Gubri Sebut Pupuk Sawit Mahal Akibat Perang Rusia-Ukraina
Senin, 24 Oktober 2022 - 21:22:39 WIB
PEKANBARU - Saat ini para petani sawit di Riau tengah mengeluhkan naiknya harga pupuk yang tentu berpengaruh pada pendapatan.
Menurut Gubernur Riau Syamsuar, naiknya harga pupuk karena adanya permasalahan dalam impor bahan baku yang banyak dipasok dari Rusia.
Sementara Rusia saat ini sedang terjadi peperangan, sehingga berdampak terhadap distrubusi bahan baku pupuk ke Indonesia.
"Iya, keluhan petani sekarang itu pupuk naik, karena bahan baku banyak diimpor dari luar," kata Syamsuar dilansir mcr, Senin (24/10/2022).
"Banyak dari rusia, sementara di sana kan sedang perang, jadi kita harus maklumi," sebutnya.
Terlepas dari harga pupuk yang melonjak itu, Syamsuar juga mengimbau para petani sawit untuk melakukan replanting.
"Sudah banyak sawit yang sudah tua dan butuh peremajaan, mereka masih takut karena sawit mahal," ungkapnya.
"Mereka belum mau diremajakan, karena masih menghasilkan. Padahal itu sudah waktunya diremajakan," pungkasnya.(*)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: [email protected]
(mohon dilampirkan data diri Anda) |
Komentar Anda :