www.halloriau.com  
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Gubernur Riau Dukung Kolaborasi Para Pihak, API Riau Dongkrak 23 UKM Fesyen di Riau
 
Program Desa Sawit Mandiri Asian Agri, Tingkatkan Perekonomian Desa
Kamis, 30 Desember 2021 - 12:09:58 WIB
Asian Agri, perusahaan perkebunan kelapa sawit Group Royal Golden Eagle (RGE), tidak hanya mementingkan kemajuan core bisnisnya saja, melainkan ikut berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan petani.
Asian Agri, perusahaan perkebunan kelapa sawit Group Royal Golden Eagle (RGE), tidak hanya mementingkan kemajuan core bisnisnya saja, melainkan ikut berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan petani.

PELALAWAN - Asian Agri, perusahaan perkebunan kelapa sawit Group Royal Golden Eagle (RGE), tidak hanya mementingkan kemajuan core bisnisnya saja, melainkan ikut berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan petani.

Melalui program Corporate Social Responsibily (CSR), Asian Agri menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, baik di bidang sosial, lingkungan hidup hingga peningkatan aspek ekonomi masyarakat.

Salah satu peran penting Asian Agri dalam aspek ekonomi adalah mengajak masyarakat berkolaborasi dan bersinergi dalam Program Desa Sawit Mandiri.

Program unggulan dari Asian Agri ini menawarkan kepada masyarakat yang berprofesi petani sawit khususnya, pembinaan pengelolaan kebun sawit terbaik dan ramah lingkungan.

Tujuan akhirnya adalah terjadinya peningkatan ekonomi petani sawit yang berkelanjutan, dengan hasil produksi yang meningkat.

Program Desa Sawit Mandiri telah dilakukan Asian Agri di tiga provinsi: Sumatera Utara (Sumut), Riau dan Jambi. Di penghujung tahun 2021, program ini menyentuh petani Desa Ukui 2, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Menurut Dedi Raimond Pardede, GM PT IIS unit bisnis Asian Agri, perusahaan ingin berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan petani Desa Ukui 2.

"Secara pengelolaan kebun sawit milik masyarakat Desa Ukui 2 belum mengikuti strandar yang benar, seperti penanaman yang dilakukan tidaklah menghasilkan produksi yang maksimal. Dengan kerjasama Desa Sawit Mandiri, Asian Agri akan membina para petani untuk memperoleh kebun sawit yang layak tanam," ungkapnya, Rabu, 29 Desember 2021.

Dedi menambahkan, melalui program Desa Sawit Mandiri hasil produksi yang kelak dihasilkan akan dapat dipergunakan untuk kesejahteraan desa, dalam hal ini dapat dipergunakan untuk perbaikan fasilitas umum desa atau yang lain.

"Sesuai perjanjian selama masa 3 tahun, yaitu tanaman belum menghasilkan tandan buah, maka semua biaya operasional ditanggung oleh pihak perusahaan. Pihak desa hanya menyiapkan lahan seluas 2.7 ha  yaitu tanah kas desa untuk ditanami kelapa sawit berbibit Topaz. Setelah mencapai umur kurang lebih 3 tahun, yaitu saat tanaman sudah berbuah, maka diserahkan kepada pihak desa sepenuhnya, baik itu biaya òperasional dan hasil produksinya. Setelah diserahkan kewajiban dari perusahaan adalah tetap melakukan pendampingan dan monitor terhadap perkembangan tanaman tersebut," beber Dedi.

Harapan perusahaan, tambahnya, setelah diserahkan langsung kepada petani, agar tetap dirawat dengan baik, supaya produksinya dapat meningkat dan tentunya hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Sementara itu, Tarmizi, Kades Ukui 2  mengucapkan terima kasih kepada PT IIS - Asian Agri yang telah mengajak petani untuk berkolaborasi dalam program Desa Sawit Mandiri. "Berharap ke depan kesejahteraan dan perkembangan desa kami akan diperoleh," ucapnya.

Dengan adanya sawit Desa Sawit Mandiri ini, pihaknya bersama masyarakat berjanji untuk tetap merawatnya dengan baik sesuai arahan dari perusahaan.

"Harapan kami warga desa, karena umur sawit ini panjang tentunya sudah ada sumber pendapatan lain desa untuk peningkatan PAD. Dengan adanya hasil dari kebun sawit ini, maka penghasilannya akan kami kelola dengan benar dan transparan untuk kemajuan desa," cetusnya.

H Atan, tokoh adat dan masyarakat Desa Ukui 2, merasa bangga desanya mendapat perhatian dari PT Inti Indosawit Subur melalui program Desa Sawit Mandiri. "Ini baru yang pertama di wilayah Kecamatan Ukui 2 ini," ujarnya.

Ia menilai, harga sawit semakin lama makin tinggi. "Harapan itu yang kami inginkan, ke depan ekonomi masyarakat desa juga akan meningkat," katanya.  (rilis)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sebanyak 23 pelaku UKM Fesyen di Riau mengikuti pelatihan desain fesyen kerjasama API Riau, Wiyasa dan PT APR, Rabu (19/1/2022), di Pekanbaru.Gubernur Riau Dukung Kolaborasi Para Pihak, API Riau Dongkrak 23 UKM Fesyen di Riau
Forum Mahasiswa Pemerhati Hukum Riau melakukan aksi unjuk rasa di Kejati Riau.Kejati Riau Didesak Ungkap Aktor Intelektual Korupsi RSUD Bangkinang
Ilustrasi.Minyak Goreng Harga Rp14 Ribu Ludes di Toko-toko Ritel Pekanbaru
  Ilustrasi.BPS Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA Sederajat, Cek Kualifikasinya!
Ketua Komisi V DPRD Riau Eddy YatimEddy Yatim Soal Minyak Goreng Subsidi: Jangan Ada yang 'Bermain'!
Pameran Alfa Scorpii di Pasar Fajar Jalan Fajar, Pekanbaru.Pameran di Pasar Fajar, DP Yamaha Gear 125 Cuma Rp2 Jutaan
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Jasa Raharja Riau Kunjungi Metro Riau Group
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved