www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Bantuan Mengalir untuk Bayi Usus Berlipat di Kepulauan Meranti, Salah Satunya dari GPEI Riau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Bupati Solok Sumbar Ngamuk, Sidang Paripurna DPRD Ditunda
Sabtu, 25 September 2021 - 05:38:12 WIB
Bupati Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Epyardi Asda
Bupati Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Epyardi Asda

SOLOK - Bupati Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Epyardi Asda kembali membuat heboh. Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) yang sedang berseteru dengan Ketua DPRD Dodi Hendra itu marah-marah dan mengamuk di gedung DPRD Solok.

Peristiwa itu terjadi saat rapat paripurna pengesahan APBD Perubahan 2021, Jumat (24/9/2021) siang. Insiden itu menyebabkan pengesahan APBD ditunda.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, Bupati Epyardi terlihat beradu argumen dengan anggota Dewan sesaat setelah sidang dimulai. Sejumlah anggota Dewan langsung melakukan interupsi terkait persoalan legalitas Ketua DPRD Kabupaten Solok Dodi Hendra sebagai pimpinan sidang.

Badan Kehormatan (BK) DPRD Solok sebelumnya menjatuhkan sanksi dan merekomendasikan agar Dodi Hendra dicopot dari Ketua DPRD. Akan tetapi keputusan tersebut tidak dianggap oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

"Karena sudah ada surat Gubernur, kita akui Dodi Hendra masih Ketua DPRD. Jadi hari ini kita tunda dulu pembahasan soal APBD, nanti kita bahas," kata salah seorang anggota Dewan, seperti yang dilansir dari detik.

Kalimat itu langsung diinterupsi anggota Dewan yang lain yang meminta paripurna mengembalikan dulu posisi Dodi sebagai Ketua DPRD.

"Kalau Dodi dimakzulkan lewat paripurna, mohon paripurna ini juga mengembalikan Dodi Hendra sebagai Ketua DPRD," sahut yang lain.

Mendengar pernyataan-pernyataan anggota Dewan itu, Bupati Epyardi, yang duduk di samping pimpinan Dewan, ikut serta pula melakukan interupsi.

"Mohon izin, saya sebagai undangan di sini. Undangan yang saya dapat di sini sebagai bupati adalah..." kalimat Epyardi terpotong karena ada anggota Dewan berbaju hijau yang langsung menyambar interupsi memprotes bahwa Epyardi Asda belum waktunya berbicara dalam persidangan itu.

"Ini Bupati main-main ini, apa hak Saudara untuk interupsi. Saudara belum dipanggil untuk bicara, ini ruangan paripurna, ruangan DPRD," ujar salah satu anggota Dewan. Protes itu ternyata datang dari Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Solok Dendi.

"Saudara jangan nunjuk-nunjuk saya," ujar Dendi saat melihat Epyardi menunjuk-nunjuk dirinya sambal berdiri.

Adu mulut berlanjut hingga Epyardi meninggalkan tempat duduknya. Pimpinan Dewan berusaha mencegah, namun Epyardi tetap berlalu. Saat melewati kursi-kursi anggota Dewan, ia kembali menunjuk-nunjuk anggota Dewan yang dimaksud. Akibat insiden itu, rapat paripurna DPRD Solok akhirnya ditunda.

Ribut-ribut di Kabupaten Solok belakangan semakin panas setelah adanya konflik antara Ketua DPRD Dodi Hendra dengan Bupati Epyardi. Salah satu kasusnya soal pencemaran nama baik, yang kini masih bergulir di Polda Sumbar.

Konflik itu kemudian juga berimbas di kalangan internal DPRD setelah Badan Kehormatan (BK) DPRD mengeluarkan keputusan memecat Dodi sebagai Ketua DPRD pada 30 September 2021.

Posisinya diisi oleh pelaksana tugas, namun keputusan tersebut tidak dianggap oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Dalam surat yang dikeluarkan 16 September 2021 dan ditandatangani Sekda Provinsi Sumbar Hansastri, Pemprov Sumbar menegaskan Ketua DPRD Kabupaten Solok masih dijabat oleh Dodi Hendra.

Legalitas itulah yang dipertanyakan para anggota Dewan. Mereka menyebut posisi Dodi harus dikembalikan terlebih dahulu sebelum paripurna dimulai.*


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Bendahara GPEI Riau, Hairun Nizat  langsung menyerahkan bantuan sejumlah uang ke orang tua bayi penderita usus berlipatBantuan Mengalir untuk Bayi Usus Berlipat di Kepulauan Meranti, Salah Satunya dari GPEI Riau
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan.Gaji Pokok Dipotong 50 Persen, BKD Riau Proses Pemberhentian Sementara Indra Agus sebagai ASN
Mitsubishi XpanderKonsumen Indonesia Lebih Pilih Mitsubishi Xpander, Ini Alasannya
Sebanyak tiga pertandingan berlangsung di babak 16 besar Piala Liga Inggris 2021/2022 dini hari tadi.Hasil Lengkap Piala Liga Inggris: Arsenal dan Chelsea Tembus Perempat Final
intPemkab Inhil Ngaku Tak Ada Dana Perbaikan Jembatan Rusak Terendam Air
  All New Ertiga Suzuki Sport9 Tahun Bersama, Ertiga jadi Mobil Kebanggaan Keluarga Indonesia
ilustrasiRamalan Zodiak Hari Ini, Capricorn, Aquarius, Pisces: Anda Akan Capai Banyak Hal
Showroom HSH Pekanbaru.
Pekan Ini Honda Siap Luncurkan 2 Sedan Baru, City dan Civic?
ilustrasiOJK Ungkap Penyebab Maraknya Pinjol Ilegal di Tanah Air
ilustrasi11 Orang Tewas dalam Serangan di Irak yang Diduga Dilakukan ISIS
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Polresta Pekanbaru Terbakar!
 
 
 
 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved