www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Menyapa Nusantara
Anggaran Pangan 2027 Naik Jadi Rp195,3 Triliun, Ini Rincian Programnya
Rabu, 02 September 2026 - 11:26:00 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

JAKARTA – Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp195,3 triliun untuk program ketahanan pangan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, besaran anggaran tersebut masih dipertahankan pada level tinggi untuk mendukung berbagai program penguatan ketahanan pangan nasional.

“Anggaran ketahanan pangan tetap tinggi di Rp195,3 triliun,” kata Purbaya dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Jakarta, Jumat.

Nilai tersebut meningkat 2,3 persen dibandingkan proyeksi anggaran ketahanan pangan dalam APBN 2026 yang mencapai Rp190,9 triliun.

Penggunaan anggaran akan diarahkan untuk meningkatkan produktivitas pangan melalui berbagai upaya, termasuk intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian. Selain itu, pemerintah menyiapkan anggaran untuk menjaga stabilitas serta pasokan dan harga pangan.

Kebijakan tersebut juga mencakup peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan, penguatan ketahanan pangan yang mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim, serta upaya memperkuat kedaulatan pangan secara bertahap.

Dalam rencana penggunaannya, anggaran ketahanan pangan antara lain diperuntukkan bagi pengembangan kawasan padi seluas 2,7 juta hektare, pencetakan sawah baru seluas 100.000 hektare, serta optimalisasi lahan pertanian mencapai 200.000 hektare.

Pemerintah juga menyiapkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) prapanen untuk subsektor tanaman pangan sebanyak 23.528 unit.

Di sektor lainnya, program tersebut mencakup revitalisasi lahan garam seluas 616 hektare, pengembangan jaringan irigasi seluas 55.765 hektare, serta pembangunan 14 bendungan yang masih dalam tahap pengerjaan.

Selain itu, fasilitas di 400 kampung nelayan juga akan ditingkatkan sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

Pemerintah turut mengalokasikan anggaran untuk bantuan pangan dalam rangka mengendalikan kerawanan pangan bagi 5.000 orang. Program gerakan pangan murah juga direncanakan menjangkau 38 kelompok masyarakat.

Di sisi fiskal, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa RAPBN 2027 menargetkan defisit anggaran sebesar Rp671,2 triliun atau 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Target tersebut lebih rendah dibandingkan defisit APBN 2026 sebesar Rp689,1 triliun atau 2,68 persen terhadap PDB.

Sementara itu, pendapatan negara pada 2027 diperkirakan mencapai Rp3.426 triliun, meningkat dari Rp3.153,6 triliun dalam APBN 2026.

Adapun belanja negara direncanakan sebesar Rp4.097,2 triliun, naik dibandingkan alokasi APBN 2026 yang mencapai Rp3.842,7 triliun.

Data mengenai alokasi ketahanan pangan Rp195,3 triliun dan rincian program tersebut juga tercantum dalam pemberitaan ANTARA mengenai RAPBN 2027.

Sumber: Antaranews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Polisi bakar rakit PETI di Kuansing.(foto: mcr)Polres Kuansing Musnahkan 23 Peralatan PETI, Tak Satu pun Pelaku Diamankan
Warga binaan Lapas Bagansiapiapi jalani pemeriksaan kesehatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
  Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)Kejar Realisasi 90 Persen, Pemprov Riau Hadapi PR Utang Tunda Bayar dan Jalan Rusak
Ketua Astindo Riau, Harpina Diansari (foto/int)Astindo Riau Bidik Momentum Libur Akhir Tahun, Harga Tiket Pesawat Jadi Tantangan
Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved