www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Perubahan KUA-PPAS Kuansing Disahkan, Pembahasan APBD 2026 Dikebut
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Sulap Limbah Jadi Biogas hingga Pupuk Organik, Astra Agro Raih Penghargaan Ekonomi Hijau
Jumat, 04 September 2026 - 14:46:26 WIB
Ist.
Ist.

JAKARTA - PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) kembali meraih apresiasi atas komitmennya dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan. Astra Agro menerima Anugerah Ekonomi Hijau 2026 atas peran dalam mendorong transformasi industri perkebunan yang lebih bertanggung jawab, efisien, dan berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diterima Direktur PT Astra Agro Lestari Tbk, Tingning Sukowignjo, dalam gelaran Anugerah Ekonomi Hijau 2026 yang diselenggarakan Detikcom di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta, Kamis malam (3/9). Acara tersebut turut dihadiri Founder and Chairman CT Corp Chairul Tanjung, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Mohammad Jumhur Hidayat, serta sejumlah pimpinan korporasi nasional.

Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat menekankan pentingnya keteladanan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

“Penghargaan ini penting karena perubahan tidak hanya membutuhkan regulasi dan sanksi, perubahan juga membutuhkan keteladanan, pengakuan, reputasi, dan contoh nyata bahwa pertumbuhan ekonomi dapat berjalan bersama tanggung jawab ekologis,” ujar Jumhur saat membuka pelaksanaan Anugerah Ekonomi Hijau 2026.

Penghargaan yang diterima Astra Agro merupakan apresiasi atas berbagai upaya perusahaan dalam mendorong praktik perkebunan yang bertanggung jawab, efisien, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengelolaan lingkungan yang terukur, penguatan ketelusuran rantai pasok, pengembangan inovasi dalam kegiatan operasional, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional Astra Agro.

Direktur Astra Agro Lestari, Tingning Sukowignjo, mengatakan transformasi keberlanjutan Astra Agro terus diperkuat melalui berbagai inovasi, baik di tingkat kebun maupun dalam proses operasional pabrik.

“Transformasi yang sama berjalan di pabrik. Melalui teknologi methane capture, limbah cair kelapa sawit yang semula menjadi sumber emisi yang signifikan kini ditangkap dan diubah menjadi biogas, bahan bakar boiler yang mendukung operasional pabrik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Astra Agro untuk terus meningkatkan efisiensi energi sekaligus mengurangi jejak lingkungan dari kegiatan operasional,” ujar Tingning.

Upaya tersebut juga didukung oleh inovasi yang dikembangkan tim Research and Development (R&D) Astra Agro. Melalui penelitian mikroba yang berasal dari kebun perusahaan, Astra Agro mengembangkan ASTEMIC, pupuk hayati berbahan organik yang menjadi salah satu inovasi untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

Penggunaan ASTEMIC mampu mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia hingga 25 persen. Selain membantu meningkatkan kesehatan tanah, inovasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya Astra Agro dalam menjaga produktivitas tanaman serta mendukung program peremajaan tanaman dalam jangka panjang. Tidak hanya melalui inovasi di tingkat kebun dan pabrik, upaya pengurangan dampak lingkungan juga tercermin dari capaian penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Astra Agro.

Pada 2025, Astra Agro mencatat reduksi emisi GRK Cakupan 1 dan 2 sebesar 35,69 persen dibandingkan tahun dasar 2019. Capaian tersebut telah melampaui target Astra Agro untuk mengurangi emisi GRK sebesar 30 persen pada 2030.

Pada periode yang sama, bauran energi terbarukan Astra Agro mencapai 92,30 persen dan terus diarahkan menuju target 93,40 persen pada 2030. Capaian ini menunjukkan bahwa upaya keberlanjutan tidak hanya menjadi bagian dari kebijakan perusahaan, tetapi juga diterapkan dalam kegiatan operasional sehari-hari.

Tingning mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus dorongan bagi Astra Agro untuk terus melakukan perbaikan dan menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

“Bagi kami, keberlanjutan adalah proses yang terus berjalan. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya yang telah dilakukan sekaligus menjadi dorongan bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kontribusi positif bagi lingkungan, masyarakat, dan keberlanjutan bisnis. Hal ini sejalan dengan semangat sinergi bumi dan manusia untuk satu Indonesia.” pungkasnya.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
DPRD Kuansing optimistis APBD Perubahan 2026 rampung akhir September.(foto: ultra/halloriau.com)Perubahan KUA-PPAS Kuansing Disahkan, Pembahasan APBD 2026 Dikebut
Canva.Cara Mudah Membuat Logo Usaha dengan Bantuan AI
Ist.BRK Syariah Raih Penghargaan Ketepatan Proyeksi Terbaik dari BI
Ratusan hotspot terdeteksi di Sumatera sore ini.(ilustrasi/AI/halloriau.com)672 Hotspot Kepung Sumatera Sore ini, Riau 1 Titik
Kunjungan jurnalis mitra BI Riau di salah satu ruangan Museum BI Jakarta.(foto: barkah/halloriau.com)Museum BI Tak Lagi Sekadar Cerita Uang, Kini Jadi Ruang Gagasan dan Literasi Ekonomi
  Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)16 Sekolah Pekanbaru Dapat Kucuran Rp17 Miliar, DPRD: Harus Diawasi Ketat
Sekdakab Inhu, Zulfahmi Adrian.(foto: istimewa)Sekolah di Wilayah 3T Jadi Sorotan, Pemkab Inhu Kejar Pemerataan Pendidikan
Bisnis Indonesia Goes to Campus (BGTC) 2026 bertajuk "Future Ready Generation" yang digelar di Umri (foto/riki)Hadapi Era Digital dan AI, Mahasiswa Umri Didorong Berani Berwirausaha
Ist.Perkuat Kepastian Hukum, BRK Syariah Bagansiapiapi Gandeng Kejari Rokan Hilir
Perlindungan PPPK paruh waktu, Pemprov Riau gandeng BPJS Ketenagakerjaan dan BAZNAS (foto/int)Pemprov Riau Pastikan PPPK Paruh Waktu dan Non-ASN Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved