www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Korban Kecelakaan di Riau Nyaris 4.000, Pemprov Mulai Petakan Titik Rawan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pemerintah Siapkan Strategi Pengembangan AI, Indonesia Tak Ingin Hanya Jadi Pengguna
Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:48:35 WIB
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria dalam acara UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center di Yogyakarta, Kamis (13/8/2026). Foto: Humas Kemkomdigi
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria dalam acara UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center di Yogyakarta, Kamis (13/8/2026). Foto: Humas Kemkomdigi

JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan strategi pengembangan kecerdasan artifisial (AI) secara menyeluruh, mulai dari energi, infrastruktur, chip, talenta, hingga aplikasi.

Strategi tersebut disiapkan agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi AI, tetapi juga mampu mengambil peran penting dalam pengembangan ekosistem AI di tingkat global.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria mengatakan, pemerintah ingin Indonesia memiliki posisi yang lebih signifikan dalam perkembangan teknologi AI dunia.

“Pada ujungnya kita tidak ingin hanya menjadi user, kita ingin menjadi player yang signifikan di dalam pengembangan AI di tingkat global,” ujar Nezar dalam acara UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center di Yogyakarta, Kamis (13/8/2026).

Menurut Nezar, strategi tersebut menggunakan pendekatan full stack of AI yang melihat pengembangan kecerdasan artifisial sebagai sebuah ekosistem yang saling terhubung.

Ada lima lapisan utama yang menjadi perhatian pemerintah, yakni energi, infrastruktur, chip, talenta, dan aplikasi.

“Layer pertama itu energi, lalu kemudian ada infrastruktur, lalu kemudian ada chip, lalu kemudian talent, lalu baru aplikasi,” jelasnya.

Pada tahap saat ini, Indonesia masih berfokus pada pemanfaatan aplikasi berbasis foundation model yang telah tersedia. Teknologi tersebut kemudian dikembangkan melalui proses post-training agar dapat menjawab kebutuhan di berbagai sektor.

Pendekatan itu dinilai lebih realistis karena membangun model AI dari awal membutuhkan investasi besar serta waktu yang panjang.

“Kita coba menggunakan foundation model yang sudah ada, kemudian dilakukan sejumlah post-training untuk memecahkan sejumlah solusi-solusi, seperti untuk kesehatan, lalu untuk pertanian, dan juga di bidang pendidikan,” kata Nezar.

Namun, pemerintah tidak ingin pengembangan AI nasional hanya berhenti pada tingkat aplikasi. Jika hanya mengandalkan teknologi yang dikembangkan pihak lain, Indonesia dinilai berisiko tetap berada pada posisi sebagai pengguna.

Karena itu, Peta Jalan Nasional Pengembangan AI yang sedang disusun akan diarahkan untuk mendorong kolaborasi, inovasi, dan investasi di seluruh lapisan ekosistem AI.

“Kita coba melihat full stack of AI ini lebih strategis,” tegas Nezar.

Selain pengembangan aplikasi dan talenta, penguatan infrastruktur serta industri chip juga menjadi bagian dari strategi pemerintah.

Indonesia akan memanfaatkan potensi sumber daya nasional sekaligus membuka peluang kerja sama strategis untuk memperkuat posisi dalam rantai pasok teknologi AI.

Nezar menyebut keberadaan mineral kritis menjadi salah satu modal penting Indonesia untuk mendukung pengembangan industri bernilai tambah, termasuk yang berkaitan dengan ekosistem AI.

“Kita punya critical minerals yang cukup banyak dan cukup strategis,” pungkasnya.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap pengembangan AI di Indonesia tidak hanya menghasilkan pengguna teknologi, tetapi juga membangun kapasitas nasional dari sisi sumber daya manusia, infrastruktur, industri, hingga inovasi.

Sumber: Media Center Riau


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pemprov dan Jasa Raharja bidik titik rawan kecelakaan.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Korban Kecelakaan di Riau Nyaris 4.000, Pemprov Mulai Petakan Titik Rawan
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)PBBKB Riau Tembus Rp1,12 Triliun, 80 Persen Penerimaan Masih Bertumpu pada Pertamina
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/gemini AI/halloriau.com)Hotspot Sumatera Capai Ribuan Sore ini, Riau Cuma 7 Titik Tersebar di 5 Daerah Tapi Kabut Asap Pekat
Jajaran Telkomsel berfoto bersama dalam acara pembukaan program NextDev ke-12 yang mengusung tema AI-Powered Innovations di Jakarta, Kamis (8/10/2026)Telkomsel Kembali Gelar NextDev, Kali Ini Fokus pada Inovasi Berbasis AI
Gedung KPK.(foto: kpk.go.id)Sudah 4 Kali Diperiksa, KPK Kembali Panggil Ketua DPRD Kuansing
  Kabut asap kepung Riau.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Kabut Asap Riau Makin Mengkhawatirkan, PDPI Ingatkan Risiko Gagal Napas
Kasus ISPA di Riau meningkat akibat kabut asap.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)27.250 Warga Riau Terserang ISPA, Pekanbaru Paling Parah dengan 7.434 Kasus
Jukir liar kembali marak di Kota Pekanbaru.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Jukir Liar Beraksi Lagi di Pekanbaru, DPRD: Dishub Jangan Tunggu Viral
Agung Toyota Pekanbaru, Riau hari ini, Sabtu (11/7/2026) meluncurkan Toyota New Hilux terbaru mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Kedai Kopi Kimteng, Arengka.Toyota Masih Teratas, Ini Angka Lengkap Penjualan Mobil September
ilustrasi AIAQI Jambi 306, Pekanbaru 244, Ini Daftar Kota dengan Udara Terburuk
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved