www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Bupati Zukri Terima Kunker Pemkab Nias Selatan, Paparkan Strategi Optimalisasi PAD
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Puncak El Nino Diprediksi Agustus, Kementan Minta Daerah Siaga Penuh
Kamis, 18 Juni 2026 - 19:10:57 WIB
Puncak El Nino diprediksi Agustus.(ilustrasi/int)
Puncak El Nino diprediksi Agustus.(ilustrasi/int)

JAKARTA - Pemerintah pusat mengingatkan seluruh pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi ancaman kekeringan yang masih membayangi sejumlah wilayah di Indonesia.

Kementerian Pertanian (Kementan) menilai langkah antisipasi sejak dini menjadi kunci untuk menjaga produktivitas sektor pertanian di tengah potensi dampak musim kemarau yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang.

Sekjen Kementan, Suwandi mengatakan, fenomena El Nino yang memicu berkurangnya curah hujan masih menjadi ancaman serius bagi sektor pertanian nasional.

Karena itu, pemerintah daerah diminta segera mengambil langkah strategis untuk mengurangi risiko gagal panen dan kekurangan air di lahan pertanian.

“Menteri Pertanian sudah menyurati seluruh gubernur hingga bupati dan daerah tentunya berkoordinasi dengan Mendagri untuk menggerakkan langkah-langkah antisipasi kemarau,” kata Suwandi, Kamis (18/6/2025).

Menurutnya, surat yang telah dikirim Kementan berisi sejumlah arahan penting agar daerah lebih siap menghadapi dampak musim kemarau.

Salah satu fokus utama adalah pemetaan wilayah yang selama ini menjadi langganan kekeringan.

Daerah juga diminta memperkuat sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) guna mendukung upaya antisipasi, adaptasi, dan mitigasi terhadap ancaman kekeringan yang berpotensi mengganggu produksi pangan.

Selain itu, Kementan mendorong optimalisasi pengelolaan sumber daya air melalui rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan embung, pemanfaatan sumur dangkal, serta penguatan infrastruktur pendukung lainnya.

“Serta memanfaatkan pompanisasi, perpipaan dan irigasi perpompaan,” lanjut Suwandi.

Menghadapi musim kemarau, pemerintah juga meminta daerah mempercepat masa tanam di kawasan yang masih memiliki potensi air memadai. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas produksi pangan nasional.

Kementan merekomendasikan penggunaan varietas unggul yang lebih cepat panen dan memiliki ketahanan terhadap kondisi kekeringan.

Beberapa di antaranya adalah Inpago 4-13, Inpari 38-46, Situbagendit, Situpatenggang, Pajajaran, hingga Cakrabuana.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga diminta menyesuaikan pola tanam berdasarkan kondisi iklim dan ketersediaan air di masing-masing wilayah agar risiko kerugian petani dapat ditekan.

“Tingkatkan koordinasi dan sinergi antara Pemda dan seluruh pemangku kepentingan dalam pemantauan kondisi lahan pertanian,” ujarnya.

Suwandi menegaskan, strategi menghadapi musim kemarau harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tahap antisipasi sebelum kemarau terjadi, adaptasi saat kemarau berlangsung, hingga mitigasi untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Menurutnya, kesiapan sarana pendukung seperti ketersediaan air dan benih harus menjadi perhatian utama seluruh daerah agar sektor pertanian tetap mampu berproduksi secara optimal.

“Semua disiapkan dengan baik, mulai dari air, benih, dan lain sebagainya, serta selalu pantau perkiraan cuaca di daerah masing-masing,” tutupnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Bupati Pelalawan, Zukri menerima kunjungan kerja Pemkab Nias Selatan (foto/Andy)Bupati Zukri Terima Kunker Pemkab Nias Selatan, Paparkan Strategi Optimalisasi PAD
Polytron.3 Rekomendasi AC 1/2 PK Low Watt Terbaik untuk Ruangan Cepat Dingin dan Hemat Listrik
Korban yang terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin, Kampar ditemukan meninggal (foto/int)Korban Jatuh di Sungai Kampar Ditemukan Sejauh 5,4 Km dari Lokasi Awal
Aliansi Mahasiswa Pemerhati Hukum Provinsi Riau (AMPHR) mendatangi Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, Rabu (15/7/2026).AMPHR Desak Kemenag Riau Evaluasi Total MAN 1 Pekanbaru, Minta Kepala Sekolah Dicopot Jika Dugaan Pungutan Terbukti
Ilustrasi Riau masih rawan Karhutla (foto/ist)Riau Terdeteksi 28 Hotspot, Bengkalis Terbanyak
  UIN Suska Riau harumkan nama Riau, borong prestasi di ajang esai nasional (foto/ist)Mahasiswa UIN Suska Riau Sabet Juara Umum Lomba Esai Nasional Lewat Inovasi Berbasis Kearifan Lokal
Pemprov Riau-Komnas HAM membahas sengketa lahan Rohul dan Kampar (foto/int)Pemprov Riau-Komnas HAM Fokus Penanganan Sengketa Lahan di Rohul dan Kampar
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar (foto/int)Jadi Ketua Jaringan IMT-GT, Pemko Pekanbaru Mantapkan Langkah Jadi Green City
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru bertahan tinggi (foto/int)Cek Harga Emas Antam Hari Ini di Pekanbaru
Ilustrasi waspada hujan lebat disertai petir dan angin kencang di Riau (foto/int)Sebagian Besar Riau Berpotensi Diguyur Hujan, Ini Peringatan BMKG
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved