www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Sebanyak 4.416 Jemaah dan Petugas Haji Riau Sudah Kembali ke Tanah Air
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Program MBG Dievaluasi, Insentif SPPG Disesuaikan Jumlah Penerima
Senin, 15 Juni 2026 - 19:12:40 WIB
BGN evaluasi seluruh SPPG.(ilustrasi/int)
BGN evaluasi seluruh SPPG.(ilustrasi/int)

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menyiapkan perubahan besar dalam tata kelola anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Salah satu yang menjadi fokus evaluasi adalah skema insentif bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang selama ini diberikan secara merata sebesar Rp6 juta per hari.

Wakil Ketua BGN, Agustina Arumsari menegaskan, pola pemberian insentif yang sama untuk seluruh SPPG dinilai perlu ditinjau ulang agar lebih mencerminkan kondisi riil di lapangan, terutama terkait jumlah penerima manfaat yang dilayani masing-masing satuan.

"Iya, iya (evaluasi insentif). Nanti itu termasuk. Setelah data penerima manfaat itu fix, ya, kami harapkan nanti insentifnya nggak fix Rp6 juta semua kan," kata Agustina Arumsari, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, skema yang diterapkan sebelumnya membuat SPPG dengan jumlah penerima manfaat berbeda tetap memperoleh insentif yang sama. Kondisi tersebut dinilai kurang ideal dalam pengelolaan anggaran negara.

"Yang dulu kan penerima manfaatnya 1.500 pun insentifnya Rp6 juta, 500 pun Rp6 juta. Kalau nanti kita sudah mengetahui berapa riil penerima manfaat yang menerima dari SPPG tersebut, tentu akan berdampak pada penataan ulang," ujarnya.

BGN juga membuka kemungkinan melakukan penggabungan sejumlah SPPG di wilayah tertentu apabila jumlah penerima manfaat dinilai belum optimal.

Langkah tersebut menjadi bagian dari proses refocusing anggaran yang sedang disiapkan pemerintah guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program MBG di seluruh daerah.

"Mungkin kita akan gabungkan, bisa jadi ya. Bisa jadi, oh karena di daerah sana ternyata hanya ada sekian, kita akan gabungkan SPPG ini dengan SPPG ini, dan seterusnya. Itu proses yang pasti akan mengikuti proses refocusing," jelas Arumsari.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi biaya operasional yang tidak sebanding dengan jumlah penerima manfaat, sekaligus memastikan distribusi layanan gizi berjalan lebih efisien.

Tidak hanya mempertimbangkan jumlah penerima manfaat, BGN juga tengah menyusun indikator baru yang mengaitkan insentif dengan kualitas layanan yang diberikan SPPG.

Arumsari menegaskan, keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari jumlah makanan yang diproduksi, tetapi juga dari kualitas gizi, standar keamanan pangan, serta keamanan konsumsi bagi para penerima manfaat.

"Nah, kemudian kita akan tetapkan insentifnya tidak begitu lagi dong dan tidak sama juga bentuknya. Lalu model dari insentifnya sendiri itu kita akan evaluasi," tuturnya.

"Bukan sekadar menghasilkan output berapa lalu diberikan itu. Bagaimana Anda mampu menghasilkan makanan yang berkualitas, standar makanannya, keamanannya, keamanan pangannya terpenuhi," tegasnya.

BGN menargetkan evaluasi ini mampu meningkatkan akuntabilitas penggunaan anggaran Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Dengan sistem yang lebih berbasis kebutuhan dan kinerja, pemerintah berharap tidak lagi muncul potensi pemborosan keuangan negara dalam pelaksanaan program tersebut.

"Tidak, tidak (dipukul rata). Jadi semua itu diharapkan nantinya kita akan memang bagaimana program ini tercapai, tetapi anggarannya betul-betul sesuai sasaran," ucap Arumsari.

"Jadi tidak model seperti yang sekarang yang memang ada kecenderungan untuk lebih boros, jadi boros keuangan negara," pungkasnya.

Perubahan skema insentif ini diperkirakan akan mulai diterapkan setelah data penerima manfaat MBG di seluruh daerah selesai diverifikasi dan menjadi dasar penyusunan kebijakan baru oleh BGN.

Sumber: detik.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi pemulangan jemaah haji Riau gelombang pertama tuntas (foto/int)Sebanyak 4.416 Jemaah dan Petugas Haji Riau Sudah Kembali ke Tanah Air
Astra Honda Dream Cup (AHDC) 2026 yang berlangsung di Bangkinang Sport Center.150 Bikers Komunitas Honda Ramaikan AHDC 2026 di Bangkinang Sport Center
Jajaran PT Bumi Siak Pusako (BSP) bertemu dengan DPRD Siak, Senin (15/6/2026).DPRD Siak Pertanyakan Pengelolaan Lingkungan PT BSP, Raihan Diminta Bertanggung Jawab
Ribuan umat Buddha padati Furaya Pekanbaru, Sannipata Waisak 2570 BE berlangsung meriah (foto/int)Waisak 2570 BE di Pekanbaru, Umat Buddha Diajak Tebarkan Kasih Sayang dan Perdamaian
Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Tekad Indra Pradana Abidin.Pengawasan Diperketat, DPRD Pekanbaru Ingin SPMB 2026 Bebas Pungli dan Kecurangan
  Ilustrasi sejumlah daerah di Riau berpotensi diguyur hujan lebat (foto/int)Siang hingga Malam, Sejumlah Daerah di Riau Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau (UIR).Fakultas Psikologi UIR Torehkan Sejarah, Program Profesi Psikolog Resmi Beroperasi
Ilustrasi warga Riau masih sulit menemukan Minyakita (foto/int)Khawatir Picu Inflasi, DPRD Riau Minta Disperindag Sidak Pasar Cek Pasokan Minyakita
Suzuki Sebar Teaser Mobil Baru, XL7 Facelift? (Instagram/@suzuki_id)Suzuki Beri Sinyal SUV Baru Meluncur di Indonesia, XL7 Facelift Makin Dekat?
Kawasan di bawah Jembatan Siak I Pekanbaru akan disulap jadi ruang terbuka hijau biru (foto/int)Pemko Pekanbaru Bangun Ruang Terbuka Hijau Biru di Bawah Jembatan Siak I
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved