www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Karhutla Riau Meledak, Luas Lahan Terbakar Tembus 15 Ribu Hektare
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Toleransi di Tengah Hamparan Gumuk Pasir Parangkusumo
Senin, 01 Juni 2026 - 10:13:00 WIB
Umat Islam melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 H di Gumuk Pasir, Parangkusumo, Bantul D.I Yogyakarta, Rabu (27/5/2026).
Umat Islam melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 H di Gumuk Pasir, Parangkusumo, Bantul D.I Yogyakarta, Rabu (27/5/2026).

YOGYAKARTA - “Selamat Hari Raya Idul Adha ya, Ibu,” ujar Suster Joyce kepada seorang perempuan Muslim, usai pelaksanaan Shalat Idul Adha di Gumuk Pasir Parangkusumo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pagi itu.

Sapaan singkat itu disambut senyum hangat dari ibu-ibu yang duduk di dekatnya. Usai pelaksanaan shalat, Suster Joyce tampak berbincang ringan dengan mereka yang sedang merapikan mukena dan sajadah.

Tidak tampak jarak antara Suster Joyce dengan jamaah lain, meskipun pakaian biarawati yang dikenakannya terlihat kontras di tengah ratusan perempuan yang mengenakan mukena berwarna putih dan pastel.

Penerimaan hangat dari jamaah tersebut, seketika meruntuhkan dinding pembatas yang sempat ia rasakan.

“Perasaan sungkan atau asing menjadi cair, sehingga saya merasa menjadi bagian dari semua yang ada di lapangan,” ujar Suster Joyce.

Suster Joyce merupakan biarawati dari Kongregasi Puteri Reina Rosari, sekaligus mahasiswa Program Magister Islam Nusantara di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang datang ke Gumuk Pasir Parangkusumo untuk melakukan riset mengenai pelaksanaan Shalat Idul Adha di kawasan tersebut.

“Saya sedang meneliti bagaimana Shalat Id di Gumuk Pasir menjadi titik pertemuan antar-iman, budaya lokal, ruang alam, dan media digital,” katanya.

Sajadah hamparan pasir

Sejak pagi, kawasan Gumuk Pasir Parangkusumo memang telah dipenuhi ribuan orang yang datang untuk melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah. Sejuknya udara perlahan mulai menghilang ketika matahari terbit dari ufuk timur. Langit yang sebelumnya diselimuti warna keabu-abuan mulai berubah terang, sementara hamparan pasir perlahan diterpa cahaya fajar.

Di waktu yang sama, kumandang takbir terdengar bersahut-sahutan dari pengeras suara, memecah sunyinya kawasan gumuk pasir yang biasanya lebih dikenal sebagai objek wisata dan lokasi bermain jip wisata.

Permukaan pasir perlahan dipenuhi jejak kaki jamaah yang melangkah menanjak, meninggalkan bekas yang langsung hilang tersapu angin. Di sisi lain, deru mesin sepeda motor, mobil, hingga jip wisata terdengar silih berganti memasuki kawasan, hingga sedikit demi sedikit area yang semula lengang itu berubah menjadi lautan manusia.

Di tengah kepadatan itu, warna-warni sajadah mulai dibentangkan di atas hamparan pasir. Untuk mengantisipasi butiran pasir yang menembus kain, beberapa jamaah terlebih dahulu menggelar tikar plastik atau tikar bambu sebagai alas tambahan sebelum melaksanakan ibadah.

Ketika jamaah mulai berdiri dan merapikan saf, kesunyian yang khusyuk seketika menyelimuti kawasan gumuk tersebut. Takbir, doa, dan lantunan ayat suci yang berkumandang kemudian terdengar berpadu indah dengan deru angin dan ombak dari arah pantai selatan.

Di bawah langit yang mulai terasa hangat, anak-anak pun tampak antusias ikut di samping orang tua mereka di dalam saf. Atmosfer yang tercipta di sini terasa begitu berbeda, menawarkan kekhidmatan tersendiri dibanding pelaksanaan Shalat Idul Adha di masjid atau lapangan pada umumnya.

Sumber: Antaranews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kapolres Pelalawan lakukan pemadaman karhutla di KM 73 Pangkalan Kerinci.(foto: andi/halloriau.com)Karhutla Riau Meledak, Luas Lahan Terbakar Tembus 15 Ribu Hektare
Kena imbas pembangunan Waduk Tenayan Raya, warga mendatangi Komisi I minta bantuan (foto/Mimi)Kena Imbas Pembangunan Waduk Tenayan Raya, Warga Datangi Komisi I Minta Bantuan
Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian menjadi inspektur upacara peringatan Hari Krida Pertanian (foto/ist)Upacara Hari Kesadaran Nasional, Pemkab Inhu Fokus pada Pertanian dan Pencegahan Stunting
Penyerahan bantuan 80 buku bacaan kepada SD Negeri 005 Lubuk Gaung sebagai bagian dari upaya mendukung literasi dan pendidikan bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan.PT ESM Donasikan 80 Buku Bacaan untuk Dukung Literasi Anak di Lubuk Gaung
Kepala Dinas Perhubungan Kuansing, Hendri Wahyudi (foto/int)Dishub Kuansing Tuntaskan Pemasangan 13 Lampu PJU di Arena Utama MTQ Riau
  Polisi Amankan Perempuan di Pelalawan, Tiga Anak Diduga Dipaksa Mengamen hingga Malam HariDiduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
Ilustrasi harga sawit Riau tembus Rp3.696 per kilogram (foto/int)Petani Sawit Tersenyum, Harga TBS Swadaya Riau Menguat Jadi Rp3.696 per Kg
Salah satu mahasiswa menyampaikan orasinya dalam unjuk rasa di  Jakarta Pusat beberapa waktu lalu (foto/Kompas)Massa Mahasiswa dan Masyarakat Demo di Jakarta Hari Ini, 4.576 Polisi Dikerahkan
Gerbang UIR.UIR Duduki Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Riau versi EduRank 2026
Polres Rokan Hilir berhasil ungkap kasus pencurian dupa di Kelenteng Hai Cuking (foto/afrizal)Polres Rohil Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Dupa di Kelenteng Hai Cuking
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved