www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Jabatan Sekda Kampar Masuk Seleksi Terbuka, Berikut Tahapan dan Jadwal Lengkapnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kampung Internet Dongkrak Potensi Pariwisata Desa Jeruk Manis Lombok
Senin, 27 April 2026 - 18:01:00 WIB
Rumah makan hidangan tradisional Lombok yang merupakan salah satu fasilitas dari tempat penginapan Rahma Elmas Homestay di Desa Jeruk Manis, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Rahma Elmas Homestay menjadi salah satu tempat penginapan di Desa Jeruk Manis yang digunakan wisatawan mancanegara saat berwisata ke desa tersebut.
Rumah makan hidangan tradisional Lombok yang merupakan salah satu fasilitas dari tempat penginapan Rahma Elmas Homestay di Desa Jeruk Manis, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Rahma Elmas Homestay menjadi salah satu tempat penginapan di Desa Jeruk Manis yang digunakan wisatawan mancanegara saat berwisata ke desa tersebut.

LOMBOK - Desa Jeruk Manis di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, memiliki potensi wisata alam yang besar.

Terletak di kaki Gunung Rinjani, desa yang dihuni 2.500 warga itu menawarkan berbagai objek wisata alam menarik, sebut saja Air Terjun Jeruk Manis, Air Terjun Tibu Bunter, dan Air Terjun Durian Indah, hamparan sawah bertingkat, kawasan Monkey Forest, dan suasana perdesaan yang masih asri.

Beragam potensi tersebut menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati alam, sekaligus kehidupan tradisional masyarakat desa.

Namun, besarnya potensi itu sempat terbentur oleh kendala akses internet yang belum stabil. Keterbatasan jaringan membuat promosi wisata sulit dilakukan dan wisatawan pun belum banyak melirik kawasan tersebut.

Delapan bulan yang lalu Desa Jeruk Manis menerima bantuan jaringan internet, melalui Program Kampung Internet dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi). Program tersebut hadir sebagai upaya pemerintah untuk mendorong pemerataan jaringan konektivitas, hingga ke pelosok desa.

Program tersebut terbukti mendorong pertumbuhan pariwisata dari kawasan yang kesulitan mendapat akses internet stabil menjadi tujuan wisata yang semakin dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kepala Desa Jeruk Manis Nasipudin mengatakan kehadiran akses internet membawa perubahan besar bagi masyarakat.

Dia mengingat jelas, sebelum menerima dukungan dari Program Kampung Internet, desa tersebut, bahkan masih mengalami keterbatasan jaringan telepon sehingga aktivitas warga dan pelayanan pemerintahan berjalan kurang optimal.

“Dulunya itu, jangankan akses internet, jaringan telepon saja kami masih susah di sini. Tapi dengan adanya program ini (Kampung Internet), masyarakat kami dan juga dari pemerintah desa itu bisa berkegiatan lebih maksimal,” kata Nasipudin.

Kendala yang sama juga terasa pada sektor pariwisata di desa itu. Sebelum mendapat jaringan internet stabil, wisatawan yang datang umumnya hanya singgah sebentar untuk berkunjung ke objek wisata, sedangkan dampak ekonomi lebih banyak dirasakan desa tetangga yang banyak menyediakan layanan tempat penginapan.

Setelah Program Kampung Internet berjalan, sekitar 70 titik akses internet tersebar di empat dusun di desa tersebut. Layanan itu dimanfaatkan masyarakat, pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), hingga pengelola penginapan.

Akses internet menjadi fasilitas penting bagi wisatawan, terutama tamu mancanegara yang datang berwisata sambil bekerja jarak jauh. Karena itu, penginapan perlu menyediakan jaringan internet yang memadai agar menarik, sekaligus memberi kenyamanan bagi pengunjung.

​Warga Desa Jeruk Manis sendiri mulai mendirikan usaha penginapan sejak 2023. Saat ini terdapat sekitar 50 penginapan yang tersebar di desa itu. Sejak konektivitas internet membaik, tingkat hunian meningkat tajam, bahkan pada musim sepi tetap ada tamu yang datang.

“Saya ambil contoh di tempat saya, mungkin dulu yang menginap itu lima orang, enam orang dalam satu bulan. Sekarang yang menginap bisa sampai hampir satu bulan penuh. Kan berarti sangat jauh peningkatannya,” ujar Nasipudin yang juga membuka usaha tempat penginapan.

Musim kunjungan tertinggi biasanya berlangsung pada Juli hingga September, bertepatan dengan masa liburan wisatawan Eropa. Mayoritas wisatawan asing yang datang memang berasal beberapa negara di Benua Biru itu, seperti Prancis, Jerman, dan Inggris.

Semenjak Desa Jeruk Manis terakses internet stabil, hampir seluruh promosi pariwisata, kini dilakukan melalui kanal digital, dengan memanfaatkan media sosial maupun platform lain, seperti Instagram, Google Maps, TikTok, hingga platform perjalanan wisata daring.

Selain usaha penginapan, UMKM desa juga ikut merasakan manfaat hadirnya Kampung Internet. Warga memasarkan aneka makanan ringan, keripik, kerupuk, hingga produk olahan markisa yang kini menjadi salah satu daya tarik baru bagi wisatawan.

Tidak hanya menawarkan keindahan objek wisata alam, Desa Jeruk Manis juga menawarkan konsep wisata yang mengajak pengunjung merasakan langsung kehidupan masyarakat desa.

Wisatawan asing dapat mengikuti kegiatan, seperti proses membuat kopi, membuat minyak kelapa, hingga mengolah padi menjadi beras. Paket wisata semacam itu, oleh sebagian besar wisatawan dinilai menarik karena memberi pengalaman yang tidak mereka rasakan di tempat asalnya.

Pemerintah desa turut mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dalam hal promosi wisata melalui pelatihan pemasaran digital dan keterampilan usaha. Pelatihan tersebut melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), balai latihan kerja, dan berbagai pihak lain.

Dampak ekonomi dari meningkatnya kunjungan wisatawan juga mulai dirasakan desa. Beberapa objek wisata dikelola badan usaha milik desa (BUMDes), sehingga pendapatan sektor pariwisata dapat mendorong perputaran ekonomi desa dan pemberdayaan masyarakat.

Manfaat program Kampung Internet dirasakan langsung para pelaku usaha penginapan di Desa Jeruk Manis. Salah satunya pemilik tempat penginapan Rahma Elmas Homestay, Nur Rahma, yang mengaku akses internet stabil membantu promosi usaha, sekaligus meningkatkan kepuasan tamu.

Sebelum tersedia layanan internet dari Kemkomdigi, promosi penginapan berjalan terbatas karena kendala sinyal dan biaya paket data yang harus ditanggung sendiri.

Kondisi itu membuat penginapannya kurang dikenal wisatawan, terutama turis asing yang umumnya mencari penginapan melalui platform digital.

“Internet sangat-sangat bermanfaat dan sangat-sangat membantu kami di sini. Sebelum adanya ini, terlalu sulit untuk mempromosikan apa yang ada di sini dan untuk belajar semua. Lihat semua tamu di sini, turis bisa mengakses, bisa melihat saya dari dunia jauh,” kata Nur Rahma.

Sejak akses internet tersedia, sekitar delapan bulan terakhir, jumlah tamu yang datang meningkat signifikan. Pada hari biasa, kamar yang biasanya hanya terisi empat, hingga lima kali dalam sebulan, kini bisa penuh hampir setiap hari.

Promosi, kini dilakukan melalui berbagai kanal digital, seperti Instagram, Facebook, Google Maps, hingga ulasan pelanggan di internet. Kehadiran internet yang stabil juga membuat wisatawan lebih mudah menemukan lokasi penginapan dan melakukan pemesanan.

Selain membantu promosi, internet menjadi fasilitas penting yang dicari tamu, terutama wisatawan mancanegara yang menginap dalam jangka waktu lama.

Bahkan, sejumlah tamu, bahkan tinggal hingga dua pekan dan membutuhkan koneksi internet untuk berkomunikasi maupun bekerja selama berada di Jeruk Manis.

Sebelum ada fasilitas tersebut, keluhan soal sinyal kerap disampaikan tamu. Kini kondisi itu berbalik, di mana banyak pengunjung menyatakan puas terhadap kualitas layanan penginapan.

“The first, food is so nice. The second, internet is so good, and the third, your service very nice (Pertama makanannya enak, kedua internetnya baik, dan ketiga pelayananmu sangat baik),” ujar Nur Rahma, menirukan komentar tamunya.

Nur Rahma juga menilai kehadiran internet membantu meringankan biaya operasional, terutama kuota internet. Sebelumnya, kebutuhan koneksi hanya mengandalkan paket data pribadi yang lebih mahal dan kurang stabil dibanding layanan internet yang saat ini ia gunakan.

Rahma Elmas Homestay menyediakan dua kamar dengan tarif menyesuaikan musim kunjungan. Pada hari biasa tarif dipatok Rp200 ribu sampai Rp300 ribu per malam, sementara saat musim liburan bisa mencapai Rp400 ribu per malam. Fasilitas yang ditawarkan antara lain kamar mandi dalam, air panas, serta akses WiFi gratis.

Bagi warga Desa Jeruk Manis, kehadiran internet memberi manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya membantu promosi wisata dan usaha warga, akses internet juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Ketika negara hadir, lewat program Kemkomdigi, dari wilayah yang dulu kesulitan sinyal, Desa Jeruk Manis, kini perlahan tumbuh sebagai tujuan wisata yang semakin dikenal luas.

Sumber: Antaranews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Bupati Kampar, Ahmad Yuzar.Jabatan Sekda Kampar Masuk Seleksi Terbuka, Berikut Tahapan dan Jadwal Lengkapnya
Rumah makan hidangan tradisional Lombok yang merupakan salah satu fasilitas dari tempat penginapan Rahma Elmas Homestay di Desa Jeruk Manis, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Rahma Elmas Homestay menjadi salah satu tempat penginapan di Desa Jeruk Manis yang digunakan wisatawan mancanegara saat berwisata ke desa tersebut. Kampung Internet Dongkrak Potensi Pariwisata Desa Jeruk Manis Lombok
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kiri) bersama Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi (kanan) melakukan inspeksi pasukan di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (4/6/2026). Kementerian Pertahanan menerima kunjungan kehormatan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi untuk membahas penguatan hubungan bilateral serta penandatanganan kontrak kerja sama antara Indonesia dan Jepang di bidang pertahanan.Di tengah Ketegangan Global, Jepang Gandeng Indonesia Perkuat Pertahanan
Penerapan aturan bayar pajak kendaraan tanpa KTP pemilik pertama di Riau hanya sementara.(ilustrasi/int)Tak Permanen, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Lama di Riau Hanya Sampai 31 Desember 2026
Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: int)Prestasi Diakui Nasional, Tiga Pemain PSPS Pekanbaru Masuk Daftar Elit Liga 2
  ilustrasi pameran mobil.Pasar Otomotif Indonesia Bangkit, Penjualan Mobil April 2026 Tumbuh Signifikan
Para petani saat melakukan penanaman padi bertempat di Kampung Swentab, Distrik Kemtuk Gresi, Kabupaten Jayapura, pada beberapa waktu lalu Papua Genjot Cetak Sawah Menuju Swasembada Pangan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. Menaker Pastikan Hak Jamsos Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi
Bupati Kampar instruksikan penyaluran hewan kurban sampai desa terpencil.(ilustrasi/int)Desa Ludai dan Muara Bio Jadi Fokus Distribusi Hewan Kurban di Kampar
Pemkab Pelalawan mengikuti peluncuran buku panduan pendidikan antikorupsi.(foto: andi/halloriau.com)Pelalawan Siap Integrasikan Pendidikan Antikorupsi ke Sekolah, Ini Arahan Pemerintah Pusat
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved