www.halloriau.com  
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Deretan Mobil Baru yang Bakal Meluncur Akhir 2021: Ada Avanza hingga Xpander
 
Kemenkeu dan BPKP Riau Gelar Pelatihan Aplikasi Pengelolaan Keuangan Desa
Rabu, 22 September 2021 - 14:24:16 WIB
Kepala Kantor Wilayah DJPb Riau, Ismed Saputra memberikan sambutan.
Kepala Kantor Wilayah DJPb Riau, Ismed Saputra memberikan sambutan.

PEKANBARU - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Riau dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau bekerjasama dengan Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP) menyelenggarakan pelatihan aplikasi pengelolaan keuangan desa.

Pelatihan ini diikuti staf dan pegawai Kanwil DJPb dan DJP Riau untuk meningkatkan pemahaman mengenai aplikasi tersebut.

Kepala Kantor Wilayah DJPb Riau, Ismed Saputra mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) baik DJPb maupun DJP Riau. Yakni dengan memperdalam pemahaman mengenai aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) dan SIA BUMDES yang dikembangkan oleh BPKP bersama Kemendagri.

"Tujuan kita adalah untuk meningkatkan kualitas SDM kita, karena tugas kita ini juga melakukan pembinaan, serta monitoring terkait penyerapan dana desa, kalau dari pajak yaitu meng-collect pendapatan pajak dari tata kelola keuangan yang ada di desa," kata Ismed kepada halloriau.com, Rabu (22/9/2021).

"Jadi ini untuk meningkatkan kapasitas SDM kita. Artinya pengetahuan pegawai ini, harus tahu lebih luas bagaimana kepala desa itu menatausahakan transaksi. Sehingga bukan hanya memonitoring saja, tetapi mengingatkan juga, mendorong bagaimana tata kelolanya agar lebih baik," jelasnya.

Kementerian Keuangan, sebagai bendahara umum negara yang mencairkan dana desa mengharapkan desa-desa dapat mengelola uang yang telah diberikan dari negara dengan akuntabel dan tentunya benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat di desa.

Besarnya anggaran yang telah dikeluarkan dan adanya kewajiban perpajakan pada dana desa, kata Ismed, perlu mendapatkan perhatian dari semua pihak.

"Untuk aplikasi kan sejauh ini sudah diterapkan oleh BPKP. Kalau dari sisi Ditjen Perbendaharaan kan hanya penyaluran dana desa, kemudian memonitoringnya. Kalau kita sudah tahu aplikasinya seperti apa, paling tidak setiap kita ke desa, bukan hanya mendorong belanja desa, tetapi juga kita memberikan pemahaman mengenai pembukuannya seperti apa," ujar Ismed.

Ismed mengatakan, dengan pelatihan ini, pegawai Kementerian Keuangan diharapkan dapat membantu aparat desa dalam mengelola keuangannya karena saat ini banyak program dari pemerintah yang sasaran utamanya adalah penduduk desa dan jumlah anggarannya sangat besar.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPKP Riau, Fauqi Achmad Kharir mengatakan, aplikasi SISKEUDES dan SIA BUMDES dibuat untuk membantu pemerintah desa dalam pengelola keuanga desa agar akuntabel, transparan dan juga dari sisi pelaporan supaya lebih cepat dan valid.

"Aplikasi ini juga membantu DJPb agar prosesnya semakin cepat, sehingga pencairan dana juga semakin cepat ke masyarakat, terutama sekarang untuk pemulihan ekonomi nasional. Dan saat ini memang fokusnya untuk padat karya dan juga penanganan covid-19," kata Fauqi.

Saat ini, kata Fauqi, untuk aplikasi SISKEUDES telah diimplementasikan ke seluruh desa di Riau yang jumlahnya 1.591 desa. Artinya pengimplementasiannya sudah 100 persen. Sedangkan untuk aplikasi SIA BUMDES, pengimplementasiannya baru mencapai kurang dari 10 persen.

"Kita juga melakukan pengawasan secara periodik dengan sampling di tiga kabupaten dan 6 desa. Kemudian kita bekerjasama dengan inspektorat daerah dan kita mengembangkan model pengawasan dengan IT, yang namanya itu SISWAKEUDES atau Sistem Pengawasan Keuangan Desa, sehingga bisa terjangkau semuanya dengan cepat," jelas Fauqi.

"Sehingga nanti akan nampak mana desa yang penyerapannya masih rendah, penyetoran pajak belum ada, dan lainnya. Bisa di lihat secara keseluruhan nanti bisa dilihat di tingkat kabupaten," jelasnya.

Penulis: Bayu
Editor: Satria


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ilustrasiDeretan Mobil Baru yang Bakal Meluncur Akhir 2021: Ada Avanza hingga Xpander
Mitsubishi XpanderMenanti Kejutan Baru dari Mitsubishi Xpander di Segmen Low MPV
Polisi Rusia menahan seekor kucing karena mencoba menyelundupkan narkoba ke penjaraCoba Selundupkan Narkoba ke Penjara, Seekor Kucing Ditahan Polisi Rusia
  ilustrasiRamalan Zodiak Hari Ini: Aries, Leo dan Pieces Siap-Siap Bertemu Cinta
Gubri Syamsuar bersama Wagubri Edy Natar Nasution melakukan peninjauan tugu perbatasan antara Provinsi Riau-Sumbar.Tinjau Tugu Perbatasan Rohul-Pasaman, Ini Kata Gubri
ilustrasiKasus Covid-19 Melandai, Durasi Pembelajaran Tatap Muka di Pekanbaru Ditambah
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Penyambungan Pipa Proyek IPAL di Simpang Jl Teratai-Jl Ahmad Dahlan
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved