www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Heboh Klaim Ahli Waris di Pasar Simpang Baru Panam, Pemko Pekanbaru: Ini Aset Pemerintah
 
EBT Jadi Fokus Sosialisasi KEN di Riau, Limbah Sawit Berpotensi Jadi Sumber Energi
Selasa, 29 September 2026 - 19:24:13 WIB
DEN dan Unri membahas masa depan energi Riau, EBT dan hilirisasi menjadi perhatian (foto/riki)
DEN dan Unri membahas masa depan energi Riau, EBT dan hilirisasi menjadi perhatian (foto/riki)

PEKANBARU – Pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) menjadi salah satu fokus dalam Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional (KEN) yang digelar Dewan Energi Nasional (DEN) bersama Universitas Riau (Unri) di Ruang Teater Kampar, Gedung Integrated Classroom Universitas Riau, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Akselerasi Kapasitas Publik dalam Pemahaman KEN dan Isu Strategis serta Cadangan Penyangga Energi” tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja DEN di Provinsi Riau.

Sosialisasi dipimpin Anggota DEN, Dr. Ir. Unggul Priyanto, M.Sc., dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari DEN, BRIN, Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Universitas Riau, Dinas ESDM Provinsi Riau serta PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau.

Unggul mengatakan, DEN saat ini mendorong percepatan transisi energi melalui pengembangan energi ramah lingkungan, termasuk kesiapan produksi bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF).

"Arah kebijakan energi baru yaitu pemerintah saat ini tengah serius menyusun peta jalan (roadmap) pengembangan E50 (Etanol) hingga skema coal-to-liquid (CTL/minyak dari batu bara) atas arahan presiden demi mempercepat proses substitusi bensin komersial," ungkapnya.

Menurutnya, Kebijakan Energi Nasional memproyeksikan peningkatan konsumsi listrik dan bahan bakar nabati untuk mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mengejar target Net Zero Emission (NZE) 2060.

Dalam arah kebijakan tersebut, pemerintah mendorong pengembangan E50 untuk memperluas bauran etanol dalam bensin. Pengembangan itu juga mencakup penyusunan roadmap pasokan bahan baku seperti tebu, singkong, jagung dan sorgum serta pengaturan proses pencampuran bahan bakar.

Selain itu, pengembangan biohidrokarbon juga menjadi bagian dari strategi melalui produk seperti green gasoline, Sustainable Aviation Fuel (SAF), Hydrotreated Vegetable Oil (HVO), serta bahan bakar berbasis sawit yang dapat berasal dari Crude Palm Oil (CPO), Used Cooking Oil (UCO) dan Palm Fatty Acid Distillate (PFAD).

Pengembangan tersebut antara lain dilakukan melalui proses hidrodeoksigenasi dan upgrading untuk menghasilkan bahan bakar yang dapat digunakan sebagai alternatif energi fosil.

Strategi lainnya adalah pengembangan Coal to Liquid (CTL), yakni teknologi untuk menghasilkan bahan bakar cair dari batu bara melalui proses gasifikasi, pembentukan syngas, kemudian dilanjutkan dengan teknologi seperti Fischer-Tropsch atau Methanol-to-Gasoline (MTG).

Pengembangan berbagai sumber energi tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak, memperkuat cadangan energi serta meningkatkan nilai tambah melalui hilirisasi sumber daya dalam negeri.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau, Ismon Diondo Simatupang, mengatakan Riau memiliki potensi EBT yang cukup besar untuk dikembangkan, terutama dari sektor industri kelapa sawit.

"Bisa dibilang kita di Riau ini untuk sumber daya EBT sangat potensial. Salah satu potensi yang dapat dikembangkan di Riau adalah pemanfaatan limbah industri kelapa sawit, seperti biomassa dan biogas, menjadi sumber energi," katanya.

Ia menyebutkan, bauran energi daerah Provinsi Riau pada 2025 untuk EBT telah mencapai 27,89 persen. Sementara itu, minyak bumi masih menjadi sumber energi dengan porsi terbesar, yakni 32,84 persen, disusul batu bara 23,03 persen dan gas bumi 16,25 persen.

Potensi tersebut dinilai dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan kontribusi energi terbarukan dalam bauran energi daerah, termasuk melalui pemanfaatan limbah industri dan pengembangan pembangkit berbasis energi terbarukan.

Di sisi lain, Senior Manager Distribusi PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau, Edo Adriyanto, mengatakan PLN juga memiliki program menuju zero emission atau emisi nol bersih.

Namun, penerapan program tersebut masih menghadapi tantangan karena PLN perlu memastikan kecukupan pasokan dan keandalan daya listrik pada sistem kelistrikan Riau.

Pengembangan EBT di Riau pada akhirnya diharapkan tidak hanya mendukung target transisi energi nasional, tetapi juga memperkuat ketahanan energi daerah. Pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan juga dinilai dapat membuka peluang hilirisasi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil.

Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Oknum Ahli Waris klaim lapak di Pasar Simpang Baru Panam, Pekanbaru dan minta bayar jutaan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Heboh Klaim Ahli Waris di Pasar Simpang Baru Panam, Pemko Pekanbaru: Ini Aset Pemerintah
Ratusan hewan peliharaan di Riau dapat vaksin rabies gratis.(ilustrasi/AI/halloriau.com)204 Hewan di Riau Divaksin Rabies Gratis, 170 di Antaranya Kucing
Rapat persiapan Festival Bintang Radio dalam rangka HUT ke-27 Kuansing.(foto: ultra/halloriau.com)Bukan Sekadar Hiburan, Bintang Radio Disiapkan Jadi Panggung Talenta Lokal Kuansing
  Kabut asap kiriman selimuti Inhu.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Kembali Diselimuti Kabut Asap, BPBD Inhu: Bukan dari Kebakaran Lokal
Satlantas Pekanbaru catat lonjakan pelanggaran tak pakai helm.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Pelanggaran Tak Pakai Helm di Pekanbaru Meledak, Agustus 2026 Tembus 202 Kasus
Harga TBS sawit mitra plasma di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Harga TBS Sawit Riau Turun, Petani Plasma Maksimal Rp3.912 per Kg
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved