www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
DBH Migas Siak Anjlok Jadi Rp36 M, Bupati Afni Minta Ini ke Pejabat Kemenkeu
 
Kabut Asap Pekat Selimuti Pekanbaru, Asita Riau Khawatir Pariwisata Kembali Terpukul
Senin, 24 Agustus 2026 - 16:35:58 WIB
 Ketua DPD Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) Riau, Dede Firmansyah (foto/ist)
Ketua DPD Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) Riau, Dede Firmansyah (foto/ist)

PEKANBARU - Kabut asap kembali menyelimuti Kota Pekanbaru dan semakin pekat pada Senin (24/8/2026). Kondisi kualitas udara yang masuk kategori Sangat Tidak Sehat bahkan membuat Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengimbau agar aktivitas pembelajaran bagi siswa PAUD, TK, SD, dan SMP/MTs dilakukan secara daring.

Situasi tersebut mendapat perhatian serius dari Ketua DPD Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) Riau, Dede Firmansyah. Ia meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kabut asap yang dinilai berpotensi kembali memukul sektor pariwisata.

“Pak Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Kapolda, dan Pak Pangdam Tuanku Tambusai agar segera menyikapi ini. Mengingat kabut asap bukan hanya sumbernya dari Riau, tetapi juga provinsi tetangga. Perlu sinergi antar pimpinan masing-masing daerah. Jangan sampai ada ego sektoral,” kata Dede Firmansyah kepada halloriau.com, Senin (24/8/2026).

Menurut Dede, pemerintah tidak boleh menunggu kondisi semakin parah hingga kabut asap mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru. Ia mengingatkan, sebelumnya wisatawan mancanegara, khususnya dari Malaysia, cukup banyak berkunjung ke Riau.

Karena itu, ia meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla). Menurutnya, penanganan tidak boleh dilakukan secara setengah hati, terlebih jika kebakaran semakin meluas dan membahayakan masyarakat.

“Aparat harus tegas segera menindak siapa ini pelaku pembakaran ini. Jangan anggap santai, jangan tunggu jatuh korban. Kalau memang daerah lain kesulitan memadamkan Karhutla agar bisa dibantu,” katanya.

Dede juga menyinggung ketegasan pemerintah pada era Presiden Joko Widodo dalam menangani bencana kabut asap. Ia berharap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga mengambil langkah tegas agar persoalan Karhutla tidak kembali berulang setiap tahun.

"Zaman Presiden Jokowi jelas ancamannya, daerah yang tidak bisa mengatasi Karhutla, Kapolda, Pangdam, Kapolres hingga Danreme nya bisa dicopot. Sehingga pada masa Presiden Jokowi kabut asap relatif terkendali. Saya yakin Presiden Prabowo Subianto juga punya ketegasan yang sama," ujar dia.

Ia menilai perhatian pemerintah pusat terhadap persoalan Karhutla di Riau sudah terlihat, terlebih Presiden Prabowo Subianto disebut turun langsung ke Riau dan memimpin rapat penanganan Karhutla.

Menurut Dede, instruksi pemerintah pusat sudah jelas, yakni memastikan titik api yang masih berada di Riau segera dipadamkan. Pemerintah pusat juga disebut siap mengerahkan helikopter water bombing untuk membantu penanganan Karhutla.

Dede berharap koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri semakin solid sehingga kabut asap tidak kembali menjadi bencana yang mengganggu kehidupan masyarakat maupun perekonomian daerah.

"Kita percaya sinergi Kapolda dan Pangdam serta Gubernur Riau bisa antisipasi Karhutla. Pokoknya no asap, jangan lagi bencana asap yang melumpuhkan perekonomian khususnsya sektor pariwisata terulang,” harapnya.

Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Bupati Afni temui pejabat Kemenkeu pertanyakan DBH Migas Siak anjlok jadid Rp36 miliar (foto/int)DBH Migas Siak Anjlok Jadi Rp36 M, Bupati Afni Minta Ini ke Pejabat Kemenkeu
ilustrasi.BSU Rp900 Ribu Periode Oktober-Desember 2026 Cair, Cek Info Disini!
ilustrasi.Nasib Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Ditentukan MK Malam Ini
  Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru kembali turun (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Turun Lagi, 1 Gram Kini Rp2,57 Juta
Ilustrasi asap masih menyelimuti Riau (foto/int)Asap Masih Tebal di Riau, BMKG Imbau Warga Batasi Kegiatan Luar Ruangan
Pameran Honda di salah satu mal di Pekanbaru.Honda Brio RS 2026, Hatchback Sporty yang Cocok untuk Mobilitas Warga Pekanbaru
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved