www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Kloter Terakhir Jemaah Haji Pekanbaru Berangkat, 237 Orang Menuju Embarkasi Batam
 
Rakyat Malaysia Lebih Makmur dari RI, tapi Pajak Mobilnya Lebih Murah
Jumat, 17 April 2026 - 09:09:00 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA - Pajak mobil di Malaysia jauh lebih rendah dibandingkan di Indonesia. Padahal, pendapatan per kapita masyarakat mereka lebih tinggi dibandingkan di sini. Kok bisa begitu, ya?

Sekretaris Umum (Sekum) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara menjabarkan, komposisi pajak mobil di Indonesia bisa berkisar 36-128 persenan untuk mobil bensin. Sementara di Malaysia hanya berkisar 10-85 persenan.

Padahal, menurut data yang dimuat Gaikindo, GDP Indonesia hanya US$ 4.900. Sedangkan Malaysia sudah tembus US$ 12.600 atau 2,5 kali lipat lebih besar dibandingkan Indonesia.

"Indonesia saat ini GDP-nya di kisaran US$ 5 ribu, Malaysia berapa, Thailand berapa, kita bisa bikin perbandingan," ujar Kukuh Kumara kepada detikOto di kantor Gaikindo, Menteng, Jakarta Pusat.

"Saat ini, dengan GDP di bawah Malaysia, pajak di Malaysia lebih rendah. Jadi itu kajian-kajian yang perlu dilakukan, supaya kita nggak egois dan masyarakat merasakan manfaatnya. Kembali biar industri tumbuh, ekonomi juga tumbuh," tambahnya.

Komposisi pajak mobil di Indonesia terdiri dari berbagai komponen, yakni PKB (Pajak Kendaraan Bermotor), Bea Balik Nama, PPN (Pajak Pertambahan Nilai), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), hingga biaya penerbitan STNK, pelat nomor, dan BPKB.

Sementara di Malaysia, tak ada pungutan BBNKB. Selain itu, luxury tax atau PPnBM-nya sangat kecil. Bahkan, tak sampai 1 persen. Itulah mengapa, tak heran jika harga kendaraan di Tanah Melayu umumnya lebih murah dibandingkan di Indonesia.

Bukan hanya pajak pembelian mobil baru, pajak tahunan di Malaysia juga lebih murah. Kukuh memberikan gambaran sederhana soal betapa terjangkaunya pajak tahunan di sana.

"Ambil contoh, Avanza di Indonesia pajak tahunannya Rp 4-5 juta setahun. Kendaraan sama diekspor ke Malaysia, di sana pajak tahunannya Rp 600 ribu setahun. Jadi itu perbandingannya," kata dia.

Sumber: Detik


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ratusan jemaah calon haji Pekanbaru diberangkatkan ke Batam (foto/tribunpku)Kloter Terakhir Jemaah Haji Pekanbaru Berangkat, 237 Orang Menuju Embarkasi Batam
Suratman terpilih nahkodai KTNA Riau periode 2026–2031 (foto/ist)Terpilih Nahkodai KTNA Riau, Suratman Siap Perkuat Ketahanan Pangan
Wedding Showcase 2026.Living World Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Maison Blush Wedding Showcase 2026, Pameran Pernikahan Mewah Pertama di Riau
  PSDKU PNP Pelalawan menggelar PKTOS 2026, wadah pengembangan bakat dan sportivitas mahasiswa (foto/Andy)PSDKU PNP Pelalawan Gelar PKTOS 2026, Wadah Pengembangan Bakat dan Sportivitas Mahasiswa
BMKG mencatat 21 hotspot atau titik panas di Sumatera, Riau menjadi wilayah terbanyak kedua (foto/int)Termasuk Riau, BMKG Catat 21 Hotspot di Sumatera
Reses Ketua DPRD Kuansing, Juprizal di Desa Cengar (foto/ultra)Reses Ketua DPRD Kuansing, Perbaikan Jalan Jadi Usulan Prioritas Warga Cengar
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved