www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Hujan Ringan Bantu Redam Kebakaran Lahan di Kuala Kampar, Bara Bawah Tanah Masih Membara
 
Sumbar Banjir dan Longsor, Harga Cabai di Riau Tembus Rp150 Ribu/kg
Minggu, 30 November 2025 - 18:55:05 WIB
Pedagang cabai.(ilustrasi/int)
Pedagang cabai.(ilustrasi/int)

PEKANBARU - Harga cabai merah di sejumlah pasar di Riau melonjak drastis dalam beberapa hari terakhir.

Kenaikan ini dipicu terganggunya pasokan dari Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh setelah wilayah tersebut dilanda bencana banjir dan longsor.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Provinsi Riau, Taufik OH menerangkan, harga cabai yang sebelumnya berada di kisaran Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram, kini melesat hingga tiga kali lipat.

“Harga cabai saat ini mencapai Rp140 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram. Pasokan dari Sumbar dan Sumut menurun karena akses jalan terputus akibat bencana,” ujar Taufik, Minggu (30/11/2025).

Menurutnya, selain cabai, harga sayur mayoritas masih stabil dan tidak mengalami peningkatan signifikan.

Namun jika kondisi logistik tidak segera pulih, potensi kenaikan lebih tinggi masih dapat terjadi.

Disperindag Riau telah berkoordinasi dengan pengelola pasar induk untuk mencari alternatif pasokan cabai dari daerah lain, termasuk Jawa dan Jambi.

“Kami sudah menghubungi jaringan pemasok dari Jawa. Sebagian sudah masuk, tapi jumlahnya belum mampu menutupi pasokan dari Sumbar dan Sumut yang biasanya lebih besar,” jelas Taufik.

Ia menegaskan, masa pemulihan bencana di daerah pemasok diperkirakan memerlukan waktu panjang. Oleh sebab itu, langkah antisipatif harus dipercepat guna menekan lonjakan harga.

Sementara itu, kebutuhan pokok lain seperti beras, telur, dan minyak goreng dipastikan relatif aman.

Ketersediaan beras Bulog dan distribusi dari distributor lokal masih mampu memenuhi kebutuhan hingga perayaan hari besar keagamaan mendatang.

“Stok beras dan minyak masih aman. Harga juga tidak mengalami kenaikan berarti,” kata Taufik.

Sejumlah warga mengeluhkan mahalnya cabai di pasar. Diana, warga Pekanbaru, menyebut pengeluaran keluarga jadi membengkak dalam tiga hari terakhir.

“Walaupun mahal, tetap harus beli. Sekarang pemakaian cabai saya hemat-hemat dulu. Semoga pemerintah segera turunkan harga, jangan sampai dimanfaatkan pihak tertentu,” keluhnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Tim Manggala Agni padamkan karhutla di Kuala Kampar.(foto: mcr)Hujan Ringan Bantu Redam Kebakaran Lahan di Kuala Kampar, Bara Bawah Tanah Masih Membara
Jorge Martin juarai sprint race MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Sensasi Le Mans! Jorge Martin Menang Sprint Race MotoGP Prancis 2026, Marquez Terlempar di Lap Akhir
Trofeo Mini Soccer dalam rangka HPN yang digelar PWI Riau.(foto: istimewa)Trofeo Mini Soccer HPN 2026 Satukan PWI, PLN dan BRK Syariah di Pekanbaru
  LAM Riau terus perjuangkan DIR.(foto: int)Naskah 600 Halaman Sudah di DPR, Riau Terus Berjuang Jadi Daerah Istimewa
Wamenpar, Ni Luh Puspa membuka Rakernas II ASITA 2026 di Makassar (foto/ist)ASITA Tegaskan Komitmen Majukan Pariwisata Indonesia Lewat Kolaborasi Nasional
Francesco Bagnaia raih pole di MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Dari Q1 ke Front Row! Marquez Tantang Bagnaia di MotoGP Prancis 2026
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved