PEKANBARU - Peran vital BRI dalam membantu pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru, Riau seakan tak terganti. Banyak pemilik usaha kecil yang terbantu dengan kredit usaha rakyat (KUR) BRI.
Setidaknya itulah yang dirasakan Gandung Cahyono, pemilik Warung Mieso Ayam dan Bakso di Jalan UKA, Kelurahan Air Putih, Pekanbaru. Baginya BRI sudah banyak membantunya, khususnya dalam permodalan disaat masa sulit, seperti waktu pandemi COVID-19 beberapa tahun yang lalu.
"Saya buka usaha sejak 2015 sampai sekarang diberi kemudahan dana KUR. Dari yang awalnya Rp10 juta hingga Rp25 juta," ujar Gandung, Jumat (28/3/2024).
"Alhamdulillah BRI sangat membantu kami berkembang dan bertahan waktu pandemi Covid, semua alami kesulitan. Tapi hanya BRI yang berani memberikan bantuan pinjaman dana Rp10 juta tanpa agunan. Uang tersebut saya manfaatkan untuk menambah alat produksi usaha dan gaji karyawan," sambungnya.
Untuk membayar cicilan KUR semasa pandemi Covid-19, sebenarnya BRI bisa memberikan keringanan atau penangguhan pembayaran. Tetapi karena usaha misoe dan baksonya tetap jalan, Gandung tak begitu kesulitan membayar angsuran.
"Karena waktu wabah corona, banyak yang beli bakso untuk dibawa pulang. Pastinya dibeli untuk semua keluarganya. Syukurnya penjualan bakso tak parah terkana imbas pandemi Covid-19," tutur pria 36 tahun itu.
Saat ini rata-rata penjualan mieso dan bakso Gayeng bisa 50 porsi sehari. Tetapi kalau weekend atau akhir pekan penjualan bisa naik tiga hingga empat kali lipat.
Selain itu dulu yang awalnya cuma punya dua karyawan, sekarang dirinya ada enam karyawan. Selain itu dirinya juga menambah usaha lainnya seperti cilok gerobakan di tiga tempat, dan ada satu usaha cucian kendaraan yang berlokasi di Jalan UKA, Km 3 Garuda Sakti.
"Semoga BRI selalu membantu permodalan UMKM khususnya di Pekanbaru. Karena BRI sudah sangat dekat dengan UMKM, kalau pinjam dana ke tempat lain, syaratnya juga cukup sulit. Belum lagi kalau bunganya tidak bersahabat. Tetapi kalau dengan BRI tentunya lebih mudah," katanya.
Sementara itu Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Pekanbaru, Reza Syahrizal Setiaputra mengatakan pihaknya terus meningkatkan portofolio pembiayaan untuk segmen UMKM. Upaya ini dilakukan sebagai cara memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
"Penyaluran KUR di sektor UMKM untuk tahun 2025 tetap dimaksimalkan. Dengan mendorong realisasi KUR diharapkan bisa membuat UMKM naik kelas," ujarnya, Rabu (26/3/2025).
Apalagi UMKM punya dampak ke masyarakat sekitar cukup besar. Jika UMKM tumbuh dan berkembang, tentunya berdampak pada terbuka lapangan pekerjaan dan memberdayakan masyarakat yang tinggal di sekitar usaha.
Penulis: Riki