www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Harga Minyakita Meroket, DPRD Pekanbaru: Solusi Pemerintah Hanya Teori untuk PHP Masyarakat
 
Cerita UMKM Tekat Tiga Dara Melestarikan Keindahan Wastra Riau
Kamis, 27 Maret 2025 - 18:25:53 WIB
Tengku Syarifah Nuril Zahara, pemilik Candafa Tekat Tiga Dara saat menceritakan usahanya saat merintis (foto/riki)
Tengku Syarifah Nuril Zahara, pemilik Candafa Tekat Tiga Dara saat menceritakan usahanya saat merintis (foto/riki)

PEKANBARU - Suara alat tenun terdengar nyaring dari rumah di Jalan Dahlia Gang Jati, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru. Di dalam rumah, terlihat seorang gadis berjilbab abu-abu sedang menenun kain.

Gadis itu bernama Afifah Safni (21 tahun) yang akrab disapa Fifah. Ia merupakan anak dari Tengku Syarifah Nuril Zahara, pemilik Candafa Tekat Tiga Dara. Usaha kreatif yang berfokus membuat wastra nusantara atau kain tradisional khas Melayu Riau.

Fifah senang menenun atau membatik karena terinspirasi dari ibunya, Tengku Syarifah. Ibunya sudah menjadi pengrajin tenun dan sulam sejak masih muda.

Saat ditemui, Tengku Syarifah menceritakan usahanya itu sudah dirintis sejak tahun 2006. Dimulai dengan membuat kain tekat atau sulaman, kini berkembang dengan memproduksi kain tenun dan batik dengan corak khas Riau.

"Saya dari dulu memang hobi menenun dan membatik. Keterusan sampai sekarang dan alhamdulillah menjadi usaha," kata Syarifah, Rabu (26/2/2025).

Yang membuat dirinya semangat menggeluti usaha kreatif ini, karena respon pasar sangat baik. Apalagi kain produksinya memiliki ciri khas Riau. Selain juga kualitas bahannya yang baik, bahkan Syarifah berani memberikan garansi ke pembeli jika produknya rusak atau tidak sesuai.

"Kalau ada produk kami yang tidak rapi, akan kita jahit ulang. Kalau ada yang luntur, kita berani ganti dengan yang baru," sebut Syarifah. Baginya kepuasan konsumen paling utama.

Maka tidak heran, karya-karya Candafa Tekat Tiga Dara sering ikut serta dalam pameran yang diadakan pemerintah daerah hingga swasta. Sehingga pasarnya lebih luas, pembelinya juga bukan hanya dari Riau, tetapi Sumatera Utara (Sumut), Kalimantan, Jakarta, bahkan ke luar negeri Malaysia.

Untuk harga produk souvenir, mulai dari Rp 10 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Sedangkan untuk kaiin batik dihargai dari Rp 350 ribu hingga Rp 1 juta, tergantung jenis kain dan motifnya. Sedangkan untuk hiasan dinding tekat atau sulaman, bisa dibanderol hingga jutaan rupiah.

Pencapaian saat ini, bagi Syarifah tidak terlepas dari dukungan banyak pihak. Selain pemerintah daerah, dukungan Bank Rakyat Indonesia (BRI) RO Pekanbaru turut andil membuat Candafa Tekat Tiga Dara naik kelas.

Karena ibu tiga anak ini pernah terbentur masalah permodalan, terutama untuk membeli bahan yang akan dibutuhkan untuk membuat tenun dan batik. Kemudian Syarifah memberanikan diri untuk mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pinjaman ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional Office Pekanbaru.

"Kita pernah pinjam KUR BRI sebesar Rp 25 juta, untuk dipakai membeli bahan kain. Alhamdulillah pinjamannya tidak dipersulit," sebutnya.

Selain KUR, BRI juga memfasilitasi Tekat Tiga untuk mengikuti pelatihan-pelatihan. Serta memberikan peralatan penunjang transksi digital QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

"BRI sudah banyak bantu kami. Difasilitasi pelatihan, diberi mesin tenun serta pembiayaan dana KUR. Semua ini tentu sangat berarti bagi kami, karena dapat meningkatkan jumlah produksi maupun untuk memperluas pemasaran," sebut Syarifah.

Ia berharap BRI juga bisa membantu untuk menggaet generasi muda Riau agar mau terlibat melestarikan wastra nusantara atau kain tradisional Riau. Apalagi fesyen saat ini juga banyak memadukan tradisional dengan modern.

Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Lancang Kuning, Filipus Evan Adinda, mengatakan UMKM Tekat Tiga Dara termasuk binaan yang sukses naik kelas. Apalagi bisa terus berkembang berkat dukungan pembiayaan dan pelatihan yang disediakan BRI.

"Kami punya berbagai program dan penghargaan bagi UMKM yang berhasil berkembang. Bukan itu saja, BRI juga mendukung mereka untuk berpartisipasi dalam pameran dan berbagai inisiatif lainnya," sebut Filipus Evan.

Pihaknya berkomitmen untuk terus membantu UMKM di Riau, khususnya Kota Pekanbaru agar bisa mengembangkan usaha dengan memanfaatkan berbagai fasilitas dan bantuan yang tersedia. BRI tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga dukungan untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, dan pengembangan usaha lebih luas lagi.

Penulis: Riki



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Minyakita di Pekanbaru dijual di atas HET.(ilustrasi/int)Harga Minyakita Meroket, DPRD Pekanbaru: Solusi Pemerintah Hanya Teori untuk PHP Masyarakat
Gudang milik terduga narkoba di Rantau KopaR, Rohil dibakar warga yang geram.(foto: tribunpekanbaru.com)Warga Rantau Kopar: Narkoba Tak Diberantas, Aksi akan Lanjut Berjilid-jilid!
Marc Marquez crash di Sirkuit Le Mans, Prancis.(foto: int)Marc Marquez Bakal Jalani Operasi Ganda dan Absen Dua Seri MotoGP 2026 Usai Crash di Le Mans Prancis
  Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi.(foto: int)Ribuan Mahasiswa Riau Dapat Beasiswa Dana Sawit, Pemprov Siapkan Rp62 Miliar Lagi
Jorge Martin raih podium di MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Salip di Lap Akhir! Jorge Martin Rebut Podium MotoGP Prancis 2026
Bupati Rohil, H Bistamam didampingi Ketua TP-PKK Tatik Sri Rahayu saat mengunjungi pelaku UMKM di kawasan CFD seputaran Taman budaya, Batu 6 Bagansiapiapi.(foto: afrizal/halloriau.com)CFD Perdana Disambut Antusias Warga Bagansiapiapi, UMKM Lokal Ikut Terdongkrak
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved