www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Riau Bebas Hotspot, BMKG Catat 39 Titik Panas Masih Tersebar di Sumatera
 
APHI Riau dan BPHL Wilayah III Pekanbaru Dorong Optimalisasi Multiusaha Kehutanan
Selasa, 22 Oktober 2024 - 20:44:41 WIB
Narasumber dan peserta FGD Bisnis Usaha Pemanfaatan Hutan di Provinsi Riau yang ditaja BPHL Wilayah III bekerjasama dengan APHI Komda Riau saat sesi foto bersama (foto/ist)
Narasumber dan peserta FGD Bisnis Usaha Pemanfaatan Hutan di Provinsi Riau yang ditaja BPHL Wilayah III bekerjasama dengan APHI Komda Riau saat sesi foto bersama (foto/ist)

PEKANBARU – Balai Pemanfaatan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah III Pekanbaru bersama Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Komisariat Daerah Provinsi Riau menggelar forum diskusi bisnis pemanfaatan hutan di Provinsi Riau, Selasa (22/10), bertempat di Ballroom Hotel Pangeran, Pekanbaru. Forum ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait pengelolaan multiusaha kehutanan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Acara ini diikuti oleh 100 peserta dari 52 perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pengelolaan Hutan (PBPH). Diskusi dipandu oleh Silahuddin Muhammad Karmansyah, S.Hut, M.Si, bersama Ir. Ali Teddy Iskandar dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau.

Pada sesi Focus Group Discussion (FGD), Dr. Mat Nuril, S.IP, M.Si, Kepala Bidang Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan DLHK Provinsi Riau, menyampaikan kebijakan pembangunan kehutanan daerah yang mendukung pemanfaatan hutan secara optimal. "Kebijakan ini mendorong pengelolaan hutan secara terpadu, baik dari hasil hutan kayu maupun non-kayu," ujarnya.

Direktur Usaha Pemanfaatan Hutan, yang diwakili oleh Deni Priatna, S.Hut, M.Si, memberikan paparan tentang penyusunan dan penerapan rencana kerja multiusaha kehutanan pada area PBPH. Menurutnya, pendekatan multiusaha ini bisa meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan dalam pengelolaan hutan.

Sementara itu, Irwan Maulana, S.Hut dari Direktorat BUPH Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, menjelaskan proses bisnis perizinan pemanfaatan hutan. "Pemanfaatan hutan harus mencakup berbagai aspek, termasuk jasa lingkungan dan hasil hutan bukan kayu, seperti produk pangan, untuk mengoptimalkan kawasan hutan," katanya.

Kepala BPHL Wilayah III, Fifin Arfiana Jogasara, S.Hut, M.Si, menekankan bahwa FGD ini menjadi langkah penting untuk merumuskan kebijakan yang lebih baik dalam pengelolaan hutan. "Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi wadah diskusi untuk memperkuat usaha pemanfaatan hutan yang lebih berkelanjutan," ungkap Fifin.

Muller Tampubolon, SE, MM, Ketua APHI Komda Riau, menambahkan bahwa pengelolaan hutan di Riau harus berorientasi pada diversifikasi usaha, tidak hanya hasil hutan kayu, tapi juga pemanfaatan kawasan untuk jasa lingkungan dan hasil hutan bukan kayu. "Pola agroforestry dan silvipasture merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi krisis pangan melalui pemanfaatan hutan yang beragam," jelas Muller.

Model multiusaha kehutanan ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi kawasan hutan, menciptakan lapangan pekerjaan baru, serta meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Lebih dari itu, multiusaha kehutanan dapat menjadi instrumen penyelesaian konflik lahan, mendukung ketahanan pangan dan energi, serta menyelesaikan kegiatan non-kehutanan yang telah ada di dalam kawasan hutan. (rilis)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi nihil hotspot di Riau (foto/int)Riau Bebas Hotspot, BMKG Catat 39 Titik Panas Masih Tersebar di Sumatera
Ilustrasi BMKG prediksi hujan turun siang hingga malam di sejumlah daerah Riau (foto/int)Hujan Masih Mengintai Sebagian Riau, Ini Daerah Berpotensi Diguyur
Ist.Dugaan Korupsi Pengadaan di Siak, Tiga Pejabat UKPBJ Jadi Tersangka
  Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja turun langsung ke Rohil, verifikasi tiga calon PAW anggota Bawaslu (foto/int)3 Kandidat Berebut Kursi PAW Bawaslu Rohil, Ketua Rahmat Bagja Pimpin Langsung Seleksi
DPRD Riau Desak Pemprov Segera Tuntaskan Pengelolaan Hotel Aryaduta Pekanbaru
Bupati Rohul, Anton kala menghadiri rapat penyampaian hasil deteksi Participating Interest (PI) 10 persen, Rabu (24/6/2026) di Kantor Gubernur Riau Pemkab Rohul Minta Kejelasan Hak PI 10 Persen WK West Kampar
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved