www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
 
Mulai 1 September 2024 Pertalite Tidak Akan Dijual Lagi di SPBU Pertamina
Kamis, 29 Agustus 2024 - 07:59:37 WIB
Pertamax Green.
Pertamax Green.

JAKARTA - Rencana penghapusan atau pembatasan BBM bersubsidi sudah mulai terlihat.

Mulai 1 September 2024 Pertalite tidak akan dijual lagi di SPBU Pertamina.

Wacana soal bensin paling murah ini memang sudah mulai ramai sejak bulan lalu, mulai dari rencana dihapus sampai dibatasi.

Namun rencana yang paling menjadi kenyataan adalah pembatasan pembelian Pertalite.

Nantinya motor atau mobil yang memiliki kapasitas tertentu tidak bisa lagi isi bensin ini di SPBU Pertamina.

Motor di atas 250cc dan mobil di atas 1.400cc terancam tidak diperbolehkan lagi beli Pertalite.

Baru-baru ini muncul informasi kalau bensin Pertalite tidak akan dijual lagi di SPBU Pertamina.

Titik SPBU yang menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut sesuai ketentuan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas).

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari pada Selasa (27/8/2024) bilang BBM tersebut dijual dengan beberapa pertimbangan.

Seperti di luar area tempat tinggal menengah ke atas, bukan area industri dan lainnya, hingga jalur transportasi umum.

Ada alasan di balik penentuan titik SPBU yang menjual BBM subsidi itu.

Hal ini untuk memastikan penyaluran bensin yang mendapatkan subsidi dari pemerintah tersebut tepat sasaran.

Pihaknya berkomitmen untuk menyalurkan BBM bersubsidi sesuai kebijakan yang ditentukan regulator.

Sekaligus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir mengenai ketersediaan Pertalite.

Sebagai informasi, aturan pembatasan pembelian Pertalite akan rampung dalam waktu dekat.

Regulasi yang dimaksud yaitu revisi Perpres No. 191 Tahun 2014.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana menuturkan, saat ini peraturan itu masih dalam proses.

Namun tidak dirinci lebih lanjut, serta tidak dijelaskan apakah pembatasan Pertalite langsung berlaku begitu aturannya terbit.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengaku pemerintah akan melakukan pembatasan BBM subsidi pada 1 Oktober mendatang.

Hal ini menepis kabar kalau rencana pembatasan akan dimulai pada 1 September 2024.

Menteri ESDM sebelumnya, Arifin Tasrif sempat melontarkan rencana pembatasan bensin subsidi mulai 1 September 2024.

Bahlil mengaku rencana pembatasan BBM subsidi baru akan dilaksanakan dua bulan mendatang, seperti yang dilansir dari motorplus-online.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
  Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved