www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Bupati Rohil Tinjau Pemungutan Suara Pilpeng Serentak 2026
 
Pemko Anggarkan Rp42 M untuk 16 Program Turunkan Stunting di Pekanbaru
Jumat, 12 Juli 2024 - 15:46:11 WIB
Sekda Pekanbaru, Indra Pomi Nasution (foto/int)
Sekda Pekanbaru, Indra Pomi Nasution (foto/int)

PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan dari 16,8 persen menjadi 8,7 persen pada tahun 2023. Keberhasilan ini dicapai melalui alokasi anggaran sebesar Rp42,03 miliar untuk program pencegahan stunting.

"Dalam penanganan stunting, Dinas Kesehatan telah menyediakan layanan serta rujukan untuk kasus stunting yang bekerja sama dengan rumah sakit pemerintah dan swasta," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Pekanbaru Indra Pomi Nasution pada Kamis (11/7/2024).

Indra Pomi menjelaskan bahwa upaya pencegahan stunting dimulai sejak dini, mencakup remaja putri, calon pengantin (catin), ibu hamil, dan anak balita. Salah satu langkah awal adalah pemberian tablet tambah darah pada remaja putri dan ibu hamil untuk mencegah anemia yang berpotensi menyebabkan stunting.

"Dinkes juga melakukan pemeriksaan kesehatan serta edukasi terkait kesehatan reproduksi pada calon pengantin, skrining anemia pada remaja putri, ibu hamil, dan calon pengantin. Selain itu, diberikan makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita guna memenuhi kebutuhan gizi," tambahnya.

Pemeriksaan kesehatan ibu hamil dilakukan dengan USG di puskesmas, sementara balita diberikan imunisasi dasar lengkap. Promosi kesehatan juga dilakukan secara masif di masyarakat.

Lebih lanjut, Dinkes melakukan upaya penyehatan lingkungan dan menyediakan jaminan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Pelatihan bagi tenaga kesehatan (nakes) juga diadakan untuk meningkatkan kemampuan dalam menangani kasus stunting.

"Usaha penanganan stunting ini dijabarkan dalam 16 program dan 17 kegiatan dengan anggaran sebesar Rp42,03 miliar. Upaya tersebut berhasil menurunkan angka prevalensi stunting dari 16,8 persen menjadi 8,7 persen," jelas Indra Pomi dikutip pekanbaru.go.id.

Dengan berbagai program dan kerjasama lintas sektor, Pemko Pekanbaru menunjukkan komitmen kuat dalam menangani stunting dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Bupati Rohil Bistamam meninjau pemungutan suara Pilpeng serentak 2026 di Bagan Jawa (foto/afrizal)Bupati Rohil Tinjau Pemungutan Suara Pilpeng Serentak 2026
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio B.W. Wicaksana (foto/int)Ops Patuh LK 2026 Digelar di Pekanbaru, Knalpot Brong dan Balap Liar Disasar
Ilustrasi BMKG memprediksi hujan di sebagian besar Riau (foto/int)BMKG: Hujan lebat Disertai Petir Berpotensi Guyur Pekanbaru dan Sekitarnya
  Ilustrasi Kemendagri mendorong Pemda perkuat pengakuan masyarakat hukum adat lewat Perda (foto/int)Pemprov Riau Didorong Perkuat Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Dana transfer ke Riau turun Rp3,09 triliun (foto/int)Transfer ke Daerah di Riau Anjlok 17,22 Persen, DBH Turun hingga 57,62 Persen
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru naik (foto/int)Sempat Merosot, Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Selasa Ini
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved