Transfer ke Daerah di Riau Anjlok 17,22 Persen, DBH Turun hingga 57,62 Persen
BMKG: Hujan lebat Disertai Petir Berpotensi Guyur Pekanbaru dan Sekitarnya
Sempat Merosot, Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Selasa Ini
Riau Nihil Karhutla, Sumatera Selatan Catat 75 Hotspot
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Bisnis Adira Finance Tumbuh Solid Saat Penjualan Mobil Baru Turun, Direksi Ungkap 3 Strategi
Senin, 03 Juni 2024 - 07:40:41 WIB
ilustrasi.
JAKARTA — PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF) atau Adira Finance mencatatkan penurunan pembiayaan segmen mobil baru sebesar 8% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp3,8 triliun hingga April 2024.
Chief Financial Officer (CFO) Adira Finance Sylvanus Gani mengungkap penurunan tersebut merupakan dampak dari kinerja industri otomotif di mana wholesales mobil baru turun 23% pada kuartal I/2024.
“Pembiayaan baru roda empat Adira Finance berkontribusi sebesar 41% dari total pembiayaan baru, sedangkan sisanya 38% segmen sepeda motor, dan 21% segmen non-otomotif,” kata Gani kepada Bisnis (27/5/2024).
Meski portofolio awal tahun mobil baru menyusut, saat ini untuk seluruh segmen kredit yang dikucurkan Gani menyebut Adira Finance membukukan pembiayaan hingga April 2024 sebesar Rp14,3 triliun atau meningkat 3% yoy jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Dia menilai prospek pertumbuhan pembiayaan baru baik mobil atau sepeda motor, baru maupun bekas dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk kondisi ekonomi, kebijakan pemerintah terkait industri otomotif, dan tren preferensi konsumen. Kedepannya, lanjut dia, perseroan berharap penyaluran pembiayaan dapat terus meningkat didukung oleh solidnya daya beli masyarakat dan tingkat konsumsi masyarakat.
Untuk dapat mendorong pertumbuhan pembiayaan, Gani menyebut Adira Finance telah mempersiapkan beberapa inisiatif strategi. Pertama, perseroan akan memperkuat dan meraih pangsa pasar di bisnis otomotif melalui diversifikasi produk dan menyediakan berbagai program penjualan yang menarik bagi nasabah serta memperkuat hubungan baik dengan dealer-dealer rekanan.
Kedua, memperluas jaringan ke bisnis non otomotif dengan terus melakukan diversifikasi produk yang ditawarkan untuk mendukung pertumbuhan bisnis seperti seperti produk multiguna, durables, dan lainnya. Ketiga, fokus meningkatan customer retention untuk dapat mempertahankan konsumen secara berkelanjutan.
“Terakhir, terus mengembangkan digitalisasi di dalam perusahaan dan ekosistem guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas bisnis seperti melakukan proses digital/ otomatisasi dan berinvestasi dalam platform digital yakni Adiraku, momobil.id, momotor.id, dicicilaja.co.id dan lain-lain,” pungkas Gani, seperti yang dilansir dari bisnis.(*)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)