Rp62 Miliar Digelontorkan, 3.644 Mahasiswa Riau Dapat Beasiswa 2026
Sidak Harga MinyaKita di Pekanbaru, Polisi Temukan Pedagang Jual di Atas HET
Inhu Jadi Satu-satunya Lokasi Titik Panas di Riau Sore Ini
6 Orang Lolos Calon Direksi PT SPR, Nama Taufik Arrakhman Masuk Bursa
Program The Kurban Series, Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3 Ribu Penerima Manfaat
Kloter Terakhir Jemaah Haji Pekanbaru Berangkat, 237 Orang Menuju Embarkasi Batam
PSDKU PNP Pelalawan Gelar PKTOS 2026, Wadah Pengembangan Bakat dan Sportivitas Mahasiswa
Terpilih Nahkodai KTNA Riau, Suratman Siap Perkuat Ketahanan Pangan
Termasuk Riau, BMKG Catat 21 Hotspot di Sumatera
Living World Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Maison Blush Wedding Showcase 2026, Pameran Pernikahan Mewah Pertama di Riau
Indosat Gandeng NVIDIA, Bawa Pusat Data Generasi Baru Dilengkapi AI
Kamis, 29 Februari 2024 - 07:55:49 WIB
ISAT menjalin kerja sama strategis dengan raksasa teknologi asal AS, NVIDIA, guna mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dengan menghadirkan pusat data generasi baru yang dilengkapi dengan AI.
JAKARTA - PT Indosat Tbk. (ISAT) menjalin kerja sama strategis dengan raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS), NVIDIA, guna mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dengan menghadirkan pusat data generasi baru yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan (AI).
Nota Kesepahaman (MoU) keduanya ditandatangani oleh President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha, dan Senior Vice President of Telecom NVIDIA Ronnie Vasishta di Mobile World Congress (MWC) 2024 Barcelona.
Dengan menjadi NVIDIA Cloud Provider Partner pertama di Indonesia, Indosat, melalui anak usahanya, Lintasarta, akan menghadirkan platform AI full-stack NVIDIA untuk pelaku bisnis di Tanah Air dan memberikan akses ke teknologi GPU termutakhir dari NVIDIA dengan pusat data high-density yang terkoneksi dengan internet publik dengan kecepatan hingga 400 Gbps.
Melalui kerja sama ini, layanan AI Cloud milik Indosat dan Lintasarta yang didukung oleh NVIDIA akan mengembangkan pusat data generasi baru yang berkelanjutan, hyper-connected dan dilengkapi kecerdasan buatan.
GPU-as-a-Service (Deka GPU) milik Lintasarta menyediakan akses ke kemampuan AI/Machine Learning mumpuni yang didesain khusus untuk pekerjaan komputasi berat, termasuk penyediaan infrastruktur, platform, dan layanan bare metal.
Layanan Bare Metal adalah layanan cloud publik yang pelanggan menyewa sumber daya perangkat keras khusus dari penyedia layanan jarak jauh. Ini menawarkan sumber daya perangkat keras tanpa sistem operasi yang terinstal atau infrastruktur virtualisasi.
Kapabilitas ini akan memastikan layanan supercomputing cloud yang andal, serta memanfaatkan AI untuk menciptakan inovasi bagi penggunanya.
Vikram Sinha mengatakan teknologi ini nantinya akan diimplementasikan pada pusat data yang dioperasikan oleh BDx Indonesia, sebuah perusahaan patungan Indosat Ooredoo Hutchison, Lintasarta, dan BDx Data Center.
Sebagai technology powerhouse, kata Vikram, Indosat bercita-cita menjadi salah satu penggerak utama dari demokratisasi digitalisasi di Tanah Air. Hal ini sejalan dengan komitmen jangka panjang Indosat untuk menghubungkan dan memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia.
“Kolaborasi dengan NVIDIA akan memainkan peranan krusial dalam mencapai visi tersebut,” kata Vikram, Rabu (28/2/2024).
Sementara itu, President Director and Chief Executive Officer Lintasarta Bayu Hanantasena mengatakan perusahaan sangat antusias menyambut kerja sama dengan NVIDIA. Langkah ini menandai komitmen perusahaan dalam mendorong Indonesia menjadi yang terdepan dalam komunitas AI Cloud tingkat global.
“Kolaborasi ini juga akan memberdayakan Indonesia lewat teknologi AI dan layanan cloud termutakhir, mendorong pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan pekerjaan, dan inovasi teknologi,” kata Bayu,
Senior Vice President of Telecom NVIDIA Ronnie Vasishta mengatakan Indosat melalui Lintasarta sedang memperluas peranannya di Indonesia untuk menyediakan infrastruktur AI yang penting dan berdaulat.
“Sebagai bagian dari kolaborasi, Indosat Ooredoo Hutchison group melalui Lintasarta akan menjadi mitra cloud NVIDIA, menawarkan layanan AI Cloud yang berskala dan berkinerja tinggi mengikuti arsitektur sesuai referensi NVIDIA untuk membantu mendorong Indonesia ke garis depan komunitas AI Cloud global,” kata Ronnie.
Layanan AI Cloud yang dihasilkan keduanya nanti dapat digunakan berbagai institusi, baik pemerintah, swasta, maupun startup, termasuk infrastruktur, piranti, dan juga perangkat lunak.
Hal ini menjadi katalis inovasi untuk meningkatkan produktivitas, optimalisasi proses, serta menekankan efisiensi operasional lintas industri, seperti yang dilansir dari bisnis. (*)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)