Inilah Daftar Laba Bank BUMN Sepanjang 2023, Bank BRI Juaranya
Selasa, 13 Februari 2024 - 06:17:11 WIB
|
ilustrasi Bank BRI |
Baca juga:
|
JAKARTA - Bank BUMN atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) telah melaporkan laporan keuangan mereka sepanjang tahun 2023. Yang meliputi PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN). Dalam laporan tersebut, bank-bank BUMN ini mencatatkan laba bersih yang signifikan. Bahkan, ada yang mencatatkan kenaikan laba tertinggi sepanjang sejarah.
Diketahui Bank BUMN dengan laba terbesar adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). Pada tahun 2023, BRI mencatatkan laba bersih sebesar Rp60,4 triliun.
Direktur Utama BRI, Sunarso, menyatakan bahwa pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan kualitas aset yang meningkat. Pada akhir Desember 2023, BRI mencatatkan aset sebesar Rp1.965 triliun, tumbuh 5,3% secara tahunan.
"Pertumbuhan aset tersebut juga diiringi oleh perolehan laba dimana selama satu tahun BRI memperoleh laba Rp60,4 triliun atau tumbuh 17,5% yoy,” kata Sunarso dalam paparan kinerja kuartal IV BRI 2023, Rabu (31/1/2024).
Bank BUMN terbesar selanjutnya yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan laba bersih senilai Rp55,1 triliun. Realisasi itu tumbuh 33,7% secara year on year (YoY). Perolehan laba tersebut juga menjadi yang terbesar sejak Bank Mandiri didirikan 25 tahun lalu.
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan capaian kinerja signifikan tersebut selaras dengan kondisi ekonomi yang secara nasional masih resilien menghadapi volatilitas pada 2023.
“Dari berbagai tantangan yang ada di tahun 2023, kondisi ekonomi Indonesia masih resilien didorong peningkatan konsumsi rumah tangga, investasi, dan inflasi yang masih terjaga. Di sisi lain ruang kinerja fiskal Indonesia masih besar untuk dapat terus mendukung perekonomian,” terang Darmawan di Jakarta, Rabu (31/1).
Selain itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI membukukan laba bersih tahun 2023 sebesar Rp20,9 triliun. Angka ini meningkat 14,2% secara tahunan (year on year/YoY).
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, pertumbuhan laba sepanjang tahun lalu seiring dengan kemampuan bank dalam membukukan tingkat pengembalian ekuitas atau return on equity (ROE) sebesar 15,2%, naik 120 basis poin (bps) dibandingkan dengan capaian sebelum pandemi Covid-19 atau 2019.
"Pencapaian ini diperoleh di tengah nilai modal atau ekuitas yang terus meningkat, sehingga menggambarkan naiknya tingkat profitabilitas perusahaan," ujar Royke dalam Press Conference Kinerja Full Year 2023 BNI, Jumat (26/1/2024), seperti yang dilansir dari okezone. (*)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: [email protected]
(mohon dilampirkan data diri Anda) |
Komentar Anda :