PEKANBARU – Tim SAR gabungan berhasil menemukan Nurfazira (6), bocah yang sebelumnya dilaporkan terjatuh dan tenggelam di perairan sekitar Dermaga TPI Purnama, Kota Dumai. Korban ditemukan pada Rabu (24/6/2026) pagi dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian intensif selama dua hari.
Peristiwa nahas tersebut bermula pada Selasa (23/6/2026) ketika Kantor Basarnas Pekanbaru menerima laporan dari Hendra, petugas KKP Dumai, mengenai seorang anak yang terjatuh ke perairan di sekitar Dermaga TPI Purnama.
Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, menjelaskan korban saat itu sedang berjalan di area dermaga bersama tiga orang saudaranya. Diduga korban kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke perairan dan hanyut terbawa arus yang cukup kuat.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Dumai yang berjumlah lima personel segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian, tim langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian,” katanya, Rabu (24/6/2026).
Menurut Budi, upaya pencarian awal sebenarnya telah dilakukan oleh nelayan dan masyarakat setempat sesaat setelah kejadian. Namun korban belum berhasil ditemukan sehingga operasi SAR resmi digelar.
Pada hari pertama pencarian, Tim Rescue USS Dumai melakukan penyelaman hingga kedalaman sekitar empat meter di sekitar lokasi korban dilaporkan tenggelam. Meski demikian, pencarian belum membuahkan hasil.
“Memasuki hari kedua operasi, Rabu (24/6/2026), Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing dan evaluasi pencarian sebelum melanjutkan operasi dengan metode penyisiran permukaan serta penyelaman,” sebutnya.
Tim SAR gabungan kemudian memperluas area pencarian hingga sekitar 0,038 nautical mile persegi dengan fokus pada sejumlah titik yang telah ditentukan berdasarkan analisis arus dan lokasi kejadian.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 08.30 WIB, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada jarak kurang lebih 13 meter dari lokasi kejadian awal.
“Selanjutnya korban dievakuasi menuju RSUD Dumai untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka,” katanya dikutip dari MCRiau.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR terhadap satu orang yang terjatuh dari Dermaga TPI Purnama Kota Dumai resmi diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.
Basarnas Pekanbaru juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan, nelayan, dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
“Terima kasih atas sinergi, dedikasi, dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat selama pelaksanaan operasi SAR,” tutupnya.