www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Karhutla Riau Belum Aman, Helikopter Water Bombing Dikerahkan ke Inhil dan Inhu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Dampak Kualitas Udara Tidak Sehat
Ortu di Pekanbaru Diminta Awasi Aktivitas Anak Saat PJJ
Rabu, 09 September 2026 - 16:38:33 WIB
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi (foto/ist)
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi (foto/ist)

PEKANBARU - Kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau membuat aktivitas pendidikan terganggu. Bahkan buruknya kualitas udara membuat Pemerintah Kota Pekanbaru dua kali mengeluarkan instruksi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) anak-anak sekolah tingkat SD dan SMP. 

Menyikapi kondisi ini, Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi meminta Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru memastikan proses belajar mengajar dari rumah tetap berjalan maksimal.

"Jadi kita juga ingin menyampaikan kepada Dinas Pendidikan, terutama untuk bagaimana mengawasi anak didiknya, untuk bagaimana bisa beraktivitas seperti biasa di rumah," ungkap Zulkardi. 

Pengawasan orang tua, kata dia, juga diperlukan agar anak tetap dapat mengikuti pembelajaran selama sekolah diliburkan

"Pengawasan orang tua yang lebih penting untuk bagaimana bisa belajar maksimal di rumah," ujarnya.

Di satu sisi, Politisi PDI Perjuangan ini menyoroti pelaksanaan Car Free Day (CFD) di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap. Ia mempertanyakan perbedaan kebijakan pemerintah kota yang meliburkan siswa SD dan SMP, namun tetap menggelar CFD.

"Kalau untuk Kota Pekanbaru itu rata-rata asapnya asap kiriman. Kiriman dari Kalimantan, terus juga dari Jambi, Palembang, hampir masuk ke wilayah Kota Pekanbaru," katanya.

Zulkardi menilai pemerintah perlu mempertimbangkan penghentian sementara CFD apabila hasil pengukuran kualitas udara menunjukkan kondisi berbahaya. Menurut dia, aktivitas olahraga di ruang terbuka justru berisiko ketika masyarakat menghirup udara yang tercemar asap.

"Ini sangat apa ya, perbedaan perlakuan antara CFD dengan libur anak sekolah. Kita minta kepada Pemerintah Kota Pekanbaru kalau misalnya nantinya hasil udara di Kota Pekanbaru sangat berbahaya, kita rekomendasikan untuk ditutup sementara dulu CFD-nya," katanya.

Zulkardi mengingatkan masyarakat yang berolahraga di tengah kabut asap dapat menghirup udara dalam jumlah lebih banyak. Kondisi itu dikhawatirkan memicu gangguan kesehatan, terutama jika kualitas udara berada pada kategori berbahaya.

Ia juga mengatakan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Pekanbaru telah menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi kabut asap memburuk dalam sepekan ke depan. Salah satunya dengan menyiapkan posko bagi masyarakat.

"Kalau misalnya seminggu ke depan asap makin tebal, kita juga Fraksi PDI Perjuangan sudah mengantisipasi. Kita siapkan posko-posko untuk masyarakat. Misalnya nanti ada gejala-gejala penyakit, bisa langsung ke posko," ujarnya.

Zulkardi berharap kabut asap di Pekanbaru segera berakhir. Ia berharap hujan turun dalam waktu dekat untuk membantu mengurangi dampak asap yang kini menyelimuti kota.

"Mudah-mudahan bencana asap di Kota Pekanbaru ini cepat selesai. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita berharap dan berdoa ada hujan yang bisa membasahi Kota Pekanbaru," kata Zulkardi.

Penulis: Mimi
Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Heli water boombing.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Karhutla Riau Belum Aman, Helikopter Water Bombing Dikerahkan ke Inhil dan Inhu
Kabut asap ganggu aktivitas belajar di Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Kabut Asap Ganggu Sekolah di Pekanbaru, DPRD Dorong Opsi PJJ hingga Libur
GDS, tersangka karhutla di Pelalawan saat diamankan di Mapolsek Tapung Hulu.(foto: andi/halloriau.com)Jejak Api di Sekitar Pondok Bawa Polisi ke GDS, 1,5 Hektare Lahan Pelalawan Terbakar
Ketua PWI Riau, H Raja Isyam Azwar.(istimewa)Berita Akurat Kalah Cepat dari Konten Viral, PWI Riau Siapkan Forum Khusus
Calon Penghulu Labuhan Tangga Besar, Meswanto SPd.(foto: afrizal/halloriau.com)Dapat Nomor Urut 3, Meswanto Targetkan Perubahan dan Penguatan Ekonomi Desa Labuhan Tangga Besar
  Hearing Komisi I DPRD Pekanbaru dengan Puskesmas Umban Sari.(foto: mimi/halloriau.com)DPRD Pekanbaru Sorot Nasib Puskesmas Umban Sari Didenda Rp60 Juta, PLN Abaikan Pelayanan Masyarakat?
Pelantikan Ketua TP PKK Bangko.(foto: afirzal/halloriau.com)Bukan Sekadar Pelantikan, Bupati Rohil Tantang TP PKK dan Bunda PAUD Bangko Beri Dampak Nyata
Rapor merah BUMD di Riau.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Rapor Merah BUMD Riau: Kinerja SPR dan PIR Menurun
Senior Vice President of ZTE Zhang Wanchun, CTO of TM Forum George Glass, CTO of XLSMART Shurish Subbramaniam, James Zhang Senior Vice President of ZTE.(foto: istimewa)XLSMART Uji AI di Jaringan Aktif, Target Autonomous Network Level 4 Makin Nyata
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Siak, Heriyanto.BUMD Siak Dievaluasi, BSP Tampil sebagai Mesin Baru Pendongkrak PAD
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved