www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


DPRD Pekanbaru Pertanyakan Realisasi PAD 2026 yang Ditargetkan Rp1,3 Triliun
Senin, 10 Agustus 2026 - 07:46:00 WIB
Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, Zainal Arifin SE MH.
Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, Zainal Arifin SE MH.

PEKANBARU – DPRD Kota Pekanbaru menyoroti realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 yang ditargetkan mencapai Rp1,3 triliun. Hingga awal Agustus, Komisi II DPRD Pekanbaru mengaku belum memperoleh informasi rinci mengenai capaian PAD yang telah dihimpun Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Target PAD 2026 sebesar Rp1,3 triliun tersebut meningkat dibandingkan realisasi PAD tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp1,2 triliun.

Komisi II DPRD Pekanbaru menilai perlu ada evaluasi terhadap perkembangan penerimaan daerah untuk memastikan target yang telah ditetapkan dapat tercapai hingga akhir tahun.

Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, Zainal Arifin SE MH, mengatakan pihaknya membutuhkan penjelasan langsung dari Bapenda terkait perkembangan realisasi PAD, termasuk capaian dari masing-masing sektor pendapatan.

"Ini perlu penjelasan langsung dari Bapenda terkait perkembangan realisasi PAD, termasuk capaian masing-masing sektor pendapatan," kata Zainal kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (8/8/2026).

Menurut Zainal, data mengenai realisasi PAD penting bagi DPRD untuk mengukur sejauh mana kinerja penerimaan daerah berjalan dan mengetahui potensi sektor yang masih dapat dioptimalkan.

Ia mengatakan Komisi II berencana memanggil Bapenda Pekanbaru dalam rapat dengar pendapat atau hearing pada pekan ini.

"Pekan ini kita panggil hearing Bapenda. Kita ingin tahu sejauh mana realisasi PAD sampai hari ini. Termasuk juga kita hearing untuk R-APBD 2027," ujarnya.

Zainal menegaskan, DPRD membutuhkan data yang jelas dan terukur mengenai kondisi penerimaan daerah. Data tersebut nantinya menjadi bahan evaluasi untuk mencari peluang peningkatan PAD sekaligus mengantisipasi apabila terdapat sektor pendapatan yang belum mencapai target.

Politisi Partai Gerindra itu juga meminta adanya keterbukaan mengenai sektor-sektor yang menjadi penyumbang PAD terbesar maupun sektor yang masih menghadapi kendala.

"Makanya kita bahas bersama dalam hearing untuk mencari solusinya," katanya.

Dalam hearing tersebut, Komisi II akan meminta Bapenda memaparkan secara rinci perkembangan PAD 2026, termasuk capaian setiap sektor pendapatan dan berbagai kendala yang dihadapi dalam memenuhi target.

DPRD juga akan melihat langkah yang perlu dilakukan Pemko Pekanbaru untuk mengoptimalkan penerimaan daerah hingga akhir tahun anggaran.

Target PAD menjadi perhatian karena kondisi fiskal daerah turut memengaruhi kemampuan pemerintah dalam membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai informasi, APBD Kota Pekanbaru 2026 disahkan DPRD sebesar Rp3,049 triliun pada 17 Januari 2026. Angka tersebut turun sekitar Rp162 miliar dibandingkan APBD Murni 2025 yang mencapai Rp3,21 triliun.

Dengan kondisi tersebut, optimalisasi PAD dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kapasitas fiskal Pemerintah Kota Pekanbaru.

Sumber: Tribunnews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Polisi bakar rakit PETI di Kuansing.(foto: mcr)Polres Kuansing Musnahkan 23 Peralatan PETI, Tak Satu pun Pelaku Diamankan
Warga binaan Lapas Bagansiapiapi jalani pemeriksaan kesehatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
  Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)Kejar Realisasi 90 Persen, Pemprov Riau Hadapi PR Utang Tunda Bayar dan Jalan Rusak
Ketua Astindo Riau, Harpina Diansari (foto/int)Astindo Riau Bidik Momentum Libur Akhir Tahun, Harga Tiket Pesawat Jadi Tantangan
Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved