PEKANBARU - Pelantikan Zulhelmi Arifin atau yang akrab disapa Ami sebagai Sekretaris Daerah Kota (Sekdakoko) definitif Pekanbaru diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kinerja birokrasi sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang masih dihadapi Pemko.
Harapan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, menyusul pelantikan Zulhelmi Arifin oleh Walikota Pekanbaru Agung Nugroho di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Senin (3/8/2026).
Menurut Azwendi, posisi Sekdako merupakan jabatan strategis yang berfungsi sebagai penggerak utama birokrasi dan koordinator seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Karena itu, Sekdako dituntut mampu memastikan seluruh program pemerintah berjalan efektif serta selaras dengan target pembangunan daerah.
"Tentu masih banyak persoalan di Kota Pekanbaru. Pak Sekdako harus bisa mengakomodasi dan menyelesaikan berbagai persoalan yang ada sehingga roda pemerintahan berjalan lebih baik," ujar Azwendi, Kamis (6/8/2026).
Ia menilai, keberadaan Sekdako definitif akan memberikan kepastian dalam koordinasi pemerintahan, terutama dalam mengawal pelaksanaan program prioritas Pemko Pekanbaru.
Selain memperkuat koordinasi internal pemerintahan, Azwendi berharap Zulhelmi Arifin mampu menjalankan amanah dengan profesional serta mendukung penuh visi dan misi Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.
Menurutnya, keberhasilan pemerintahan daerah tidak hanya ditentukan oleh kepala daerah, tetapi juga bergantung pada kemampuan Sekdako dalam menggerakkan seluruh perangkat daerah agar bekerja secara efektif dan terintegrasi.
"Harapannya tentu bisa melaksanakan tugas dengan baik, menyukseskan visi dan misi Pak Walikota, serta menciptakan suasana yang kondusif, aman, dan nyaman di lingkungan Pemko Pekanbaru," katanya.
Politisi Partai Demokrat tersebut juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara Pemko Pekanbaru dan DPRD.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka akan mempercepat pembahasan berbagai kebijakan serta mendukung kelancaran program pembangunan.
Azwendi berharap, Sekdako baru dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara unsur eksekutif dan legislatif sehingga setiap kebijakan dapat diformulasikan dan dijalankan secara optimal.
"Harapannya bisa membangun komunikasi yang baik antara Pemko dan DPRD, sehingga berbagai kebijakan dapat difasilitasi dengan baik dan pemerintahan berjalan lebih maksimal," pungkasnya.