PEKANBARU - Program bus sekolah gratis untuk pelajar tingkat SD dan SMP resmi mulai beroperasi di Kota Pekanbaru.
Kehadiran layanan transportasi tanpa biaya ini diharapkan mampu mempermudah akses pendidikan sekaligus memberikan pilihan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi para siswa.
Program yang mulai dijalankan pada Senin (13/7/2026) tersebut merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru di bawah kepemimpinan Walikota, Agung Nugroho dan dilaksanakan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru.
Selain menjadi solusi transportasi bagi pelajar, keberadaan bus sekolah gratis juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan siswa terhadap kendaraan pribadi maupun angkutan yang belum menjangkau seluruh kawasan pendidikan.
Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Putri Varadina mengapresiasi langkah pemerintah menghadirkan layanan tersebut.
Menurutnya, program ini dapat membantu siswa yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan akses transportasi menuju sekolah.
Meski demikian, ia mengingatkan agar keberhasilan program tidak hanya berhenti pada tahap peluncuran, tetapi juga diikuti dengan penguatan layanan secara berkelanjutan.
"Mudah-mudahan kapasitasnya bisa bertambah, terutama menjangkau daerah-daerah yang memang membutuhkan karena mungkin Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) tidak memadai atau ukurannya tidak bisa sampai ke sekolah-sekolah yang berada di jalan akses lebih kecil," kata Putri Varadina, Selasa (14/7/2026).
Menurut Putri, penambahan armada menjadi langkah penting agar semakin banyak pelajar dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.
Ia juga menilai perluasan rute menuju kawasan permukiman dan sekolah yang belum terlayani angkutan umum harus menjadi perhatian pemerintah.
Dengan demikian, manfaat program bus sekolah gratis tidak hanya dirasakan oleh siswa yang berada di pusat kota, tetapi juga pelajar di wilayah dengan akses transportasi yang masih terbatas.
Ke depan, evaluasi terhadap operasional bus sekolah, termasuk kondisi armada, efektivitas rute, hingga kebutuhan penambahan unit diharapkan dilakukan secara berkala.
Langkah tersebut dinilai penting agar layanan transportasi pendidikan di Pekanbaru dapat berkembang sesuai kebutuhan masyarakat dan mendukung pemerataan akses pendidikan.