www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Kasus Kebakaran Lahan di Desa Damai Bengkalis, 2 Orang Jadi Tersangka
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Seragam Siswa Jadi Ladang Bisnis, DPRD Pekanbaru Minta Disdik Awasi Sekolah Tak Pakai Modus Lama
Minggu, 05 Juli 2026 - 16:15:48 WIB
Bisnis jual beli seragam dari pihak sekolah.(ilustrasi/int)
Bisnis jual beli seragam dari pihak sekolah.(ilustrasi/int)

PEKANBARU - Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Pekanbaru telah rampung. Kini perhatian beralih pada pengadaan seragam sekolah.

Praktik monopoli pihak sekolah dengan bisnis jual beli seragam, hampir setiap tahun menjadi sorotan karena sangat memberatkan orangtua siswa demi keuntungan sekolah.

DPRD Kota Pekanbaru mengingatkan seluruh satuan pendidikan di bawah kewenangan Pemko Pekanbaru agar tidak menjadikan pengadaan seragam sebagai sumber keuntungan yang membebani orangtua peserta didik.

Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Jepta Sitohang SPd menegaskan, sekolah tidak boleh mengarahkan ataupun mewajibkan wali murid membeli seragam di toko atau penjahit tertentu.

"Kita juga sudah menandatangani fakta integritas bersama tentang ini. Mulai SPMB hingga seragam sekolah, itu tidak boleh jadi bisnis pihak sekolah," tegas Jepta Sitohang, Minggu (5/7/2026).

Menurutnya, sekolah cukup menetapkan ketentuan mengenai warna, model, dan jenis seragam yang digunakan.

Sementara itu, orangtua memiliki hak untuk membeli seragam di mana pun selama sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Jepta menilai kebebasan memilih tempat pembelian merupakan langkah penting agar tidak terjadi praktik monopoli maupun penjualan yang berpotensi merugikan masyarakat, khususnya menjelang dimulainya tahun ajaran baru ketika kebutuhan pendidikan meningkat.

Ia mengingatkan, biaya pendidikan yang harus dipersiapkan keluarga sudah cukup besar, sehingga pengadaan seragam tidak semestinya menjadi tambahan beban akibat praktik yang tidak sesuai aturan.

"Pastinya ini tak bisa hanya sekadar imbauan saja. Disdik harus mengawasi seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta yang berada di bawah kewenangannya. Pastikan tidak terjadi praktik jual beli seragam," ujarnya.

Komisi III DPRD juga meminta Disdik Kota Pekanbaru memperkuat pengawasan terhadap seluruh proses pasca-SPMB agar berjalan transparan dan bebas dari berbagai bentuk penyimpangan.

Selain persoalan seragam, DPRD mengingatkan agar tidak lagi muncul praktik-praktik lama yang kerap menjadi keluhan masyarakat, mulai dari dugaan penerimaan peserta didik melalui jalur yang tidak sesuai ketentuan hingga kewajiban membeli perlengkapan sekolah di tempat tertentu.

"Mulai murid masuk jalur belakang atau jilid dua, dan seragam yang wajib dibeli di toko tertentu. Ini modus lama, jangan dilakukan lagi," pinta Jepta.

DPRD berharap komitmen yang telah dituangkan dalam fakta integritas benar-benar dijalankan oleh seluruh pihak, sehingga pelaksanaan pendidikan pada tahun ajaran 2026/2027 berlangsung transparan, akuntabel, serta tidak menambah beban ekonomi masyarakat.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Dua orang jadi tersangka kasus karhutla di Bengkalis.(illustrasi/int)Kasus Kebakaran Lahan di Desa Damai Bengkalis, 2 Orang Jadi Tersangka
Toyota Raih 6.175 SPK di GIIAS 2026.(foto: istimewa)Innova Zenix Hybrid Mendominasi, Toyota Bukukan 6.175 SPK di GIIAS 2026
Kasatpol PP Riau, Sri Sadono ditunjuk jadi Plt Kadishub Riau.(foto: int)Sri Sadono Ditunjuk Jadi Plt Kadishub Riau, Tetap Rangkap Jabatan Kasatpol PP
Ist.Terbukti Bersalah, Joshua dkk Dimutasi, Demosi 3 Tahun dan Patsus 30 Hari
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Jauh Menurun, Riau Sumbang 25 Titik Panas Sore ini
  Kabut asap selimuti Kota Pekanbaru.(ilustrasi/int)Kualitas Udara Memburuk, PDPI Riau Ingatkan Warga Pekanbaru soal Bahaya Paparan Asap
KWT Srikandi Wonosari panen melon hidroponik.(foto: andi/halloriau.com)Melon Hidroponik Jadi Andalan Baru Warga Wonosari Inhu, Begini Strategi Pengembangannya
Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing.(foto: mcr)204 Jalur Bertarung di FPJ 2026 Kuansing, Wisata Budaya Riau Kian Mendunia
Penghargaan dari Pemcam Koto Gasib kepada PT RAPP dalam kerjasama penanggulangan karhutla.(foto: istimewa)Kolaborasi Lawan Karhutla, Pemcam Koto Gasib Beri Apresiasi kepada PT RAPP
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Ir Nofrizal M,M (foto/int)Polemik Desil Tak Sesuai Kondisi, DPRD Pekanbaru Soroti Data Penerima Bantuan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved