PEKANBARU - Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho dan turut dihadiri Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) serta unsur Forkopimda turun langsung untuk melakukan pemotongan kabel fiber optik di Jalan Ronggo Warsito, Kecamatan Sail, Jumat (5/6/2026).
Langkah tegas wali kota disambut baik oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri SE. MM. Ia menilai penertiban tersebut menjadi langkah awal dalam penataan kabel optik agar tertata dengan baik dan rapi.
Menurut Azwendi, kebijakan Pemko Pekanbaru dalam menata kabel fiber optik yang selama ini terlihat semrawut di sejumlah ruas jalan protokol harus dilakukan secara konsisten agar persoalan kabel jaringan yang tidak tertata tidak menjadi masalah lebih besar di masa depan.
"Harus konsisten ya. Kebijakan ini sangat bagus sekali untuk wilayah kota besar seperti Pekanbaru, kalau semrawutnya kabel-kabel ini tidak diatasi dari awal, nanti ke depannya pemerintah kota akan semakin repot," kata Azwendi, Selasa (9/6/2026).
Ia berharap penataan kabel tidak hanya dilakukan di satu lokasi, tetapi dapat diperluas ke seluruh jalan protokol di Kota Pekanbaru demi mendukung keindahan kota.
Kabel-kabel yang banyak melintang diudara sebaiknya mulai diturunkan ke bawah tanah menggunakan sistem ducting agar tampilan kota lebih rapi dan aman.
"Harapannya untuk estetika kota, jalan-jalan protokol diprioritaskan agar kabel-kabel ini bisa diturunkan dengan pola ducting. Jangan hanya satu lokasi saja," ujarnya.
Politisi Demokrat ini juga mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, provider internet, serta pihak swasta agar program penataan kabel dapat berjalan cepat dan maksimal.
"Kami mendukung penuh. Harapannya seluruh provider, pemerintah maupun swasta bisa berkolaborasi menciptakan keindahan kota dengan kabel-kabel yang diturunkan ke bawah," jelasnya.
Selain itu, Azwendi berharap Pemko Pekanbaru dapat menyiapkan infrastruktur pendukung agar proses penataan kabel berjalan lebih cepat.
Ia juga mengingatkan para pelaku usaha, khususnya provider jaringan, agar pemasangan kabel ke depan lebih memperhatikan estetika kota dan keselamatan warga, terutama di kawasan permukiman.
"Ke depan pemasangan jaringan, terutama di pemukiman warga, harus mengacu pada keindahan kota dan keselamatan masyarakat," tutup Azwendi.