www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Empati Publik Jadi Celah, DPRD Pekanbaru Desak Solusi Tegas Atasi Gepeng
Selasa, 20 Januari 2026 - 15:05:20 WIB
Gepeng mulai kembali marak dan meresahkan warga di Kota Pekanbaru.(ilustrasi/int)
Gepeng mulai kembali marak dan meresahkan warga di Kota Pekanbaru.(ilustrasi/int)

PEKANBARU - Fenomena gelandangan dan pengemis (gepeng) kembali menjadi sorotan serius di Kota Pekanbaru.

Aktivitas mereka yang tersebar di sejumlah persimpangan padat lalu lintas dinilai tidak hanya mengganggu ketertiban dan kenyamanan publik, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan serta melibatkan praktik eksploitasi anak.

Sejumlah titik rawan gepeng tercatat berada di kawasan lampu merah strategis, seperti simpang tiga Bandara Sultan Syarif Kasim II-Jalan Jenderal Sudirman, Arifin Achmad-Soekarno Hatta, simpang empat Mal SKA, hingga persimpangan utama lainnya.

Data yang dihimpun Komisi III DPRD Kota Pekanbaru menunjukkan, sepanjang tahun 2025 sedikitnya 300 kasus gepeng berhasil dijangkau Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru.

Namun, angka tersebut belum mencerminkan kondisi riil di lapangan karena banyak kasus bersifat berulang.

“Data yang kami terima sekitar 300 kasus gepeng yang dijangkau Dinsos. Tetapi ini banyak yang berulang. Persoalannya, Dinsos tidak memiliki kewenangan penindakan, sehingga perlu keterlibatan instansi lain,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Tekad Abidin, Selasa (20/1/2026).

Komisi III DPRD Pekanbaru menilai, tren gepeng berpotensi meningkat menjelang momen tertentu, terutama bulan Ramadan dan Idul Fitri, ketika tingkat empati masyarakat tinggi dan kerap dimanfaatkan sebagai peluang ekonomi instan.

Untuk merespons situasi tersebut, Komisi III berencana menggelar rapat kerja lintas sektor bersama Dinsos, Satpol PP, serta Komisi I DPRD Pekanbaru.

Fokus utama pertemuan itu adalah memperkuat penegakan Peraturan Daerah (Perda) secara terpadu.

“Dalam waktu dekat kita jadwalkan rapat kerja dengan Komisi I, Satpol PP, dan Dinsos. Penegakan perda harus dilakukan secara komprehensif. Kalau hanya Dinsos, tentu tupoksinya terbatas karena tidak bisa melakukan penindakan,” ujar Tekad.

Menurut politisi PDIP tersebut, penindakan merupakan kewenangan Satpol PP. Karena itu, diperlukan koordinasi yang jelas agar penanganan gepeng tidak berhenti pada penjangkauan semata, tetapi menyentuh akar persoalan.

“Kita ingin tahu apa penyebabnya, kendalanya di mana, dan solusi apa yang paling tepat. Semua akan kita bahas dalam rapat nanti,” tambahnya.

Selain penegakan aturan, DPRD juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat agar tidak memberikan uang atau sumbangan langsung kepada gepeng. Kebiasaan tersebut dinilai justru memperpanjang siklus masalah.

“Berdasarkan pengamatan, banyak gepeng bukan dari kalangan yang benar-benar tidak mampu. Tingginya empati masyarakat justru dijadikan peluang untuk meraup keuntungan. Edukasi dan sosialisasi dari Dinsos harus lebih masif,” pungkasnya.

Penulis: Mimi Purwanti
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Polisi bakar rakit PETI di Kuansing.(foto: mcr)Polres Kuansing Musnahkan 23 Peralatan PETI, Tak Satu pun Pelaku Diamankan
Warga binaan Lapas Bagansiapiapi jalani pemeriksaan kesehatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
  Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)Kejar Realisasi 90 Persen, Pemprov Riau Hadapi PR Utang Tunda Bayar dan Jalan Rusak
Ketua Astindo Riau, Harpina Diansari (foto/int)Astindo Riau Bidik Momentum Libur Akhir Tahun, Harga Tiket Pesawat Jadi Tantangan
Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved