www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pemprov Riau Kebut Pelebaran Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru, Target Rampung Desember
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Mitigasi dan Tingkatkan Ekonomi
Cegah Karhutla dengan Program DMPA, PT Arara Abadi Dorong Masyarakat Beternak Baung
Rabu, 02 September 2026 - 09:35:06 WIB
Cegah Karhutla dengan program DMPA perikanan air tawar, PT Arara Abadi tingkatkan ekonomi masyarakat dengan beternak baung (foto/ist)
Cegah Karhutla dengan program DMPA perikanan air tawar, PT Arara Abadi tingkatkan ekonomi masyarakat dengan beternak baung (foto/ist)

PEKANBARU - Dalam rangka pencegahan Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) di Provinsi Riau, PT Arara Abadi salah satu unit usaha APP Group selain ikut serta Karhutla di luar konsesi, juga melaksanakan program lapangan (work field). Kegiatan berupa mitigasi pencegahan Karhutla kepada masyarakat di sekitar konsesi perusahaan melalui program DMPA (Desa Makmur Peduli Alam) dengan beternak/berkolam ikan air tawar salah satunya jenis baung.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari MOU (Memorandum Of Under Standing) yang ditanda tangani tahun 2023 lalu, antara Perusahaan PT Arara Abadi dengan Pusat Riset dan Konservasi Tumbuhan, Kebun Raya, dan Kehutanan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional). Kolaborasi ini berfokus pada pengembangan potensi perairan ikan air tawar di Riau, bekerja sama dengan Pusat Riset Zoologi Terapan dan Organisasi Riset Hayati BRIN.

Kali ini work field berbentuk domestikasi, pengumpulan data uji multilokasi, dan seleksi Ikan Baung yang dilaksanakan pada Senin (31/8/2026) di Pinang Sebatang Timur, Kabupaten Siak. Lalu Rabu (2/8) di Desa Kesumbo Ampai Kabupaten Bengkalis, yang juga beberapa bulan sebelumnya dillaksanakan penebaran bibitnya.

Dua Peneliti BRIN Otong Zainal dan Jojo Subagja turut hadir selain juga dihadiri oleh Janudianto dari APP Jojo Subagja kepada halloriau menyampaikan dosmetikasi ikan baung ini dilakukan setelah melalui uji multilokasi. Itu sebagai salah satu persyaratan untuk mendapatkan lisensi domestikasi baung Riau.

"Kita telah melakukan domestikasi baung khusus Riau ini untuk generasi kedua. Yang pertama baung yang dari alam itu, meski bisa direproduksi tapi belum punya legalitas untuk disebar luaskan sebagai kandidat budidaya. Maka untuk mendapatkan lisensi itu kita harus melakukan domestikasi dan dilanjutkan dari generasi ke generasi. Sesuai peraturan Menteri Perikanan," sebutnya.

Mengingat potensi di Riau ini banyak rawa dan kondisi perairannya tersebut cendrung lebih asam, maka ini salah satu lokasi percontohan tempat dijadikan stasiun dengan pengujian PH (tingkat keasaman dan kebasaan) rendah. "Selain itu kita juga punya pembanding dengan PH-PH Normal serta mendekat kenormalannya. Setelah kegiatan dosmetikasi dilakukan, maka kita akan melanjutkan ke depan naskah akademiknya sebagai kandidat ikan baung Riau," sebutnya.

Apalagi ikan baung dari sisi ekonomi, ikan baung juga memiliki keunggulan sebagai komoditas lokal yang memiliki nilai kuliner tinggi, khususnya di Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.

"Pengembangan budidaya ikan baung diharapkan tidak hanya membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga mendukung keberlanjutan populasi ikan lokal melalui penyediaan sumber ikan dari hasil budidaya,” sebut Jojo Subagja dari BRIN.

Sementara itu Direktur PT Arara Abadi-APP Group, Edie Haris, MZ menyampaikan bahwa kerja sama riset dan pemberdayaan masyarakat ini merupakan bagian dari strategi pencegahan Karhutla jangka panjang perusahaan di Provinsi Riau.

“Kerja sama dengan BRIN sejak 2023 terus kami perluas manfaatnya. Melalui Program DMPA, perusahaan hadir tidak hanya untuk mengelola hutan, tetapi juga memberdayakan warga setempat agar memiliki sumber penghasilan yang baik tanpa harus merusak atau membakar lahan. Semakin banyak warga yang sejahtera dari lahan yang dikelola dengan baik, semakin bersih udara kita dan semakin aman wilayah ini dari ancaman Karhutla,” ungkap Edie Haris.

Sementara itu, salah satu penerima manfaat tokoh Pemuda Desa Kesumbo Ampai, Bathin Solapan, Bengkalis, Jefri Basir mengungkapkan warga desa sangat menyambut baik kerjasama budi daya ikan baung dengan PT Arata Abadi yang menggandeng BRIN.

"Kami merasa sangat senang karena dapat belajar mengembangkan budi daya ikan Baung yang merupakan ikan lokal dengan nilai ekonomis yang tinggi. Sejauh ini program budi daya ini berjalan dengan baik dan kami harap dapat meningkatkan kesejahteraan warga Suku Sakai yang ada di desa ini," ujarnya.

Jefri berharap PT Arara Abadi dapat terus mendampingi dan mendukung kelanjutan usaha budi daya ikan baung ini sehingga makin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program ini. (rls)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pemprov Riau gesa pelebaran Jalan Sisingamangaraja, Pekanbaru.(foto: mcr)Pemprov Riau Kebut Pelebaran Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru, Target Rampung Desember
Bupati Kampar, Ahmad Yuzar saat meninjau SDN Kubang Jaya yang terbakar.(foto: mcr)SDN 018 Kubang Jaya Terbakar, 813 Siswa di Kampar Kekurangan Ruang Kelas
Dugaan pesta LGBT di Pekanbaru.(ilustrasi/inews)Video Viral Dugaan Pesta LGBT di Laksamana Muda Coffee, DPRD Pekanbaru Desak Pemeriksaan
Sekda Rohil, Sarman Syahroni.(foto: afrizal/halloriau.com)Pajak Desa Belum Dibayar Bisa Jadi Temuan Audit, Ini Peringatan Sekda Rohil
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)1.131 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau Muncul Satu Titik Sore ini
  Harimau Sumatera di Riau jalani observasi.(foto: mcr)Harimau Sumatera Masuk Kandang Jebak di Semenanjung Kampar, Ini Langkah BBKSDA Riau
Dua pembalap TGRI naik podium akhir musim.(foto: istimewa)Dua Pembalap TGRI Naik Podium Akhir Musim, Ini Hasil ITCR 1200 2026
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Aidhil Nur Putra.(foto: int)7 Arena Biliar di Pekanbaru Disidak, DPRD Ingatkan Pengelola Patuhi Aturan
DPRD Pekanbaru.(foto: tribunpekanbaru.com)APBD-P Pekanbaru Rp3,26 Triliun Masih Tunggu Evaluasi Gubri, Kapan Bisa Dibelanjakan?
Sekdaprov Riau,  Syahrial Abdi.(foto: mcr)Sekda Riau Ingatkan Bendahara Koperasi Merah Putih Jangan Salah Hitung
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved