www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Ukraina Klaim Luncurkan Serangan Roket dan Artileri Usir Militer Rusia dari Snake Island
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Asian Agri Sudah Gelontorkan Rp1,4 Miliar untuk Program Desa Bebas Api di Riau
Jumat, 10 Juni 2022 - 13:34:00 WIB
Asian Agri kembali memberikan penghargaan kepada Desa dalam program DBA
Asian Agri kembali memberikan penghargaan kepada Desa dalam program DBA

PEKANBARU - Asian Agri terus menunjukkan kepeduliannya untuk melakukan upaya mencegah terjadinya kebakran hutan dan lahan (karhutla) di desa-desa seputaran operasional perusahaan. Hal ini selaras dengan tujuan jangka panjang Asian Agri 2030, dimana salah satu pilarnya adalah Iklim Positif.

Karenanya, sejak 2016 Asian Agri sudah menjalankan Program Desa Bebas Api (DBA) yang bersinergi dengan pemerintah, TNI/Polri serta menggandeng desa-desa di seputaran operasional untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla, baik melalui edukasi, penyuluhan, pelatihan, bantuan alat pemadam kebakaran serta memberikan dukungan pembukaan lahan tanpa bakar.

Bahkan memberikan insentif ekonomi bagi desa yang berhasil menjaga desanya bebas karhutla. Terbukti, ragam kegiatan tersebut  mampu meminimalisir terjadinya karhutla di desa-desa seputar operasional perusahaan.

Bahkan, sejak diluncurkannya program DBA di Riau, Asian Agri sudah membagikan penghargaan dengan total nominal Rp1,4miliar. Hal ini merupakan bukti nyata kepedulian perusahaan dalam upaya pencegahan karhutla, khusunya di Riau.

"Enam tahun berjalan, program DBA Asian Agri terbukti mampu meminimalisir terjadinya karhutla di desa-desa binaan perusahaan," kata Head of Operation Asian Agri Omri Samosir, Jumat (10/6/2022).

Sebelum ada program DBA, lanjut Omri Samosir, pada tahun 2015 luas lahan terbakar di desa-desa mencapai 1.771 hektare. Namun seiring berjalannya program DBA, insiden kebakaran lahan berkurang secara signifikan dan pada pertengahan tahun 2022 luas lahan yang terbakar di desa-desa binaan totalnya hanya 1,7 hektare.

"Rata-rata penurunan luas area terbakar di desa binaan pertahunnya mencapai 50 persen," tambah Omri Samosir saat memberikan sambutan di acara Penandatangan MOU dan Pemberian Penghargaan DBA di Hotel Grand Eliete, Pekanbaru.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
IlustrasiUkraina Klaim Luncurkan Serangan Roket dan Artileri Usir Militer Rusia dari Snake Island
Gubernur Riau Syamsuar dalam rakor Gubernur se-Sumatera di PekanbaruRakor Gubernur se-Sumatera, Gubri Minta Pusat Pertimbangkan Rencana Hapus Honorer
Jokowi tiba di MoskowTiba di Moskow dalam Misi Perdamaian, Jokowi Langsung ke Kremlin Bertemu Vladimir Putin
  Wamendagri John Wempi WetipoDukung Prioritas Pembangungan 2023, Ini Pesan Wamendagri untuk Pemerintah Daerah
Tim Inafis Polresta Pekanbaru melakukan evakuasi jasad yang ditemukan di semak-semak di Kecamatan Bukit RayaPria Tua di Pekanbaru yang Tewas di Semak-semak Sudah Seminggu Tak Pulang karena Pikun
IlustrasiTersangka Korupsi Penyertaan Modal Rp4,2 Miliar, Eks Bupati Inhil Indra M Adnan Ditahan
Komentar Anda :

 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2022 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved