www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Drainase Pekanbaru Sering Meluap Saat Hujan, Ternyata Ini Penyebabnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Misteri Gelombang Bono
Kamis, 01 Desember 2011 - 10:35:38 WIB
Bekudo Bono
Bekudo Bono

Sebuah legenda turun temurun, ternyata Bono di Sungai Kampar berjumlah tujuh ekor. Ini ditandai jumlah gelombang pasang yang masuk ke hilir sungai Kampar. Tapi, kini jumlahnya tinggal enam, karena satu mati ditembak Belanda. "Hitung saja jumlah gelombang bono itu," kata Atan, kepada Metro Riau, Minggu (27/11) lalu.

Cerita ini juga diyakini warga yang hidup di wilayah pesisir, dari hilir Sungai Kampar hingga hulu ke Kecamatan Langgam. Kata Atan (57), dari Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, warga menyebut bahwa Bono di Sungai Kampar berjenis kelamin Jantan, sedangnya betina berada di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir.
"Bono ini ada dua jenis. Satu jantan di Sungai Kampar, dan betina di sungai Rokan, Bagansiapi-api," katanya.

Keyakinan Atan ini ditunjukkan bahwa Bono di Kampar berkelamin jantan adanya gelombang yang tinggi (vertikal), sedangkan betina, ditandai dengan gelombang horizontal alias melebar. "Makanya, banyak kapal di Bagansiapiapi selalu terjerat (tersangkut) di tengah laut akibat Bono atau Beting sebutan orang melayu Bagan," katanya.

Sementara, warga lain di Desa Pulau Muda, menjelaskan pada musim pasang mati, Bono ini pergi menuju betina di sungai Rokan, Kabupaten Rokan Hilir. Lalu bercengkrama di Selat Melaka. Apabila pasang mulai membesar, maka kembalilah mereka ke tempat masing-masing, semakin besar arus pasang semakin gembiralah mereka berpacu memudiki sungai.

Sementara ada pula menyakini, Bono hadir sebagai hantu laut, yang datang mencari mangsa. Cerita ini sedikit yang mempercayai. Namun, tingginya gelombang dan banyaknya korban yang terisap dari kuatnya arus air membuat warga takut untuk melintasi perairanini.

"Tak terhitung lagi, sudah banyak korban yang dimakan hantu laut itu. Intinya bila kami melintasi pukul siang hari, biasanya kami menghindar hantu laut itu ke tepi sungai," kata Suaep, warga Desa Pulau Muda, yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan tangkap.

Bagi masyarakat tempatan yang sudah terbiasa dengan kedatangan Bono dan bernyali besar. Kedatangan Bono disambut dengan memacukan kapal motornya meluncur ke lidah ombak di punggung Bono bagaikan pemain selancar, atraksi ini oleh penduduk tempatan disebut 'Bekudo Bono' karena memang mirip dengan atraksi seorang joki yang sedang berusaha menjinakkan kuda liar. (And)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sampah penyebab air drainase di Pekanbaru meluap saat hujan.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Drainase Pekanbaru Sering Meluap Saat Hujan, Ternyata Ini Penyebabnya
CKG jangkau 2,5 juta warga Riau.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)2,5 Juta Warga Riau Jalani Cek Kesehatan Gratis, Hipertensi Jadi Temuan Utama
Marketing General Manager PT TAM, Resha Kusuma Atmaja (kiri) menerima penghargaan yang diserahkan oleh perwakilan media carvaganza pada ajang Carvaganza EditorToyota Sabet 5 Penghargaan Otomotif 2026, Veloz Hybrid EV Jadi Bintang
Plt Bupati Kuansing, Muklisin saat bertemu perwakilan pemerintah India.(foto: ultra/halloriau.com)22 Atlet Kuansing Terbang ke India, Bawa Nama Indonesia di Ajang Dragon Boat Internasional
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri bersama Kapolresta Pekanbaru.(foto: mimi/halloriau.com)DPRD Pekanbaru Dukung Polresta Usut Karhutla, Azwendi: Jangan Ada Pembiaran!
  Jalan koridor KM 5 Pangkalan Kerinci, Pelalawan mulai dibeton.(foto: tribunekanbaru.com) Jalan Koridor RAPP KM 5 Pelalawan Mulai Dibeton, Ada Pengalihan Arus Kendaraan
Pengungkapan kasus peredaran narkoba jairngan internasional di Bengkalis.(foto: mcr)Hampir 9 Kg Sabu Gagal Beredar di Bengkalis, Polisi Ungkap Dugaan Jaringan Malaysia
ist.ADIPEC 2026 Jadi Ajang Perluasan Kemitraan Industri Hulu Migas Indonesia 
Universitas Islam Riau (UIR).UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
 Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)Kolaborasi Pemko dan Pemprov Dinilai Langkah Penting Penanganan Banjir di Pekanbaru
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved