www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Sinergi Kunci Bangun Ekosistem Sistem Resi Gudang
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Disnaker Tidak Punya Program Khusus, TKI Asal Bengkalis Bingung Cari Kerja Selama Pandemi
Selasa, 14 September 2021 - 21:58:06 WIB
Warga Bengkalis dari Malaysia tiba  di Pelabuhan Bandar Sri Laksamana, Minggu (29-3-2020). (dok. Halloriau)
Warga Bengkalis dari Malaysia tiba  di Pelabuhan Bandar Sri Laksamana, Minggu (29-3-2020). (dok. Halloriau)

BENGKALIS - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bengkalis sampai saat ini belum memiliki program untuk memberdayakan para TKI atau pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bengkalis yang dipulangkan dari Malaysia pasca pandemi Covid-19.

“Kita dari Disnaker memang tidak ada program untuk itu (pemberdayaan). Dulu memang ada kita mengusulkan, namun karena keterbatasan anggaran, usulan kita untuk sementara belum bisa diakomodir,” ujar Kadisnaker Bengkalis, Kholijah kepada  wartawan, belum lama ini.

Dikatakan, begitu pandemi Covid-19 mewabah sejak 2020 lalu, ribuan PMI dari Kabupaten Bengkalis yang bekerja di Malaysia dipulangkan secara bertahap. Total secara pasti, Kholijah mengaku sudah lupa tapi dalam kisaran ribuan dan mereka ini saat di Malaysia bekerja di berbagai sektor.

“Dulu saat awal-awal dipulangkan, kita memang ada mendata. Data ini kita perlukan untuk usulan program baik dari Disnaker maupun instansi lain. Kan  ada tu dari Dinas lain program bantuan kepada PMI,” katanya.

Menurut Kholijah, rencananya data ini akan dimasukkan dalam program Pemerintah berupa kartu prakerja. Ternyata, untuk ikut kartu prakerja harus dilakukan sendiri oleh masyarakat dan ada tahapan-tahapan yang haru dilalui.

“Artinya, program ini tergantung dari PMI sendiri, kalau mereka berminat ya harus mengikuti alur yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah. Jadi dalam hal ini, kita di Disnaker tidak bisa berbuat banyak,” ujar Kholijah yang sampai saat ini tidak mendapatkan informasi apakah ada dari PMI tersebut yang lulus program kartu prakerja.

Sementara itu, sejumlah warga Bengkalis yang selama ini bekerja di Malaysia mengaku bingung selama berada di kampung halaman karena tidak tahu apa yang harus dikerjakan. Kalaupun ada pekerjaan dari proyek-proyek Pemda maupun Desa, jumlahnya sangat terbatas.

Karena itu, mereka berharap pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga pintu masuk ke Malaysia bisa dibuka kembali.

“Harapan kita itu lah, macam mana Covid segera berakhir. Risau lama-lama di kampung tak ada kerja,” ujar seorang PMI asal Bengkalis, Kirol.

Kirol sudah cukup lama bekerja di Malaysia. Bersama teman-temannya yang juga warga Bengkalis, pria lajang ini bekerja di perkebunan sawit.

Sulitnya PMI Covid-19 juga diakui Kepala Desa Teluk Pambang Ali. Menurut Ali, karena belum bisa berangkat ke Malaysia, sebagian PMI warga Pambang bekerja serabutan.

“Bekerja apa saja yang penting halal dan bisa untuk menafkahi keluarga,” ujarnya

Sebelumnya diberitakan Pemerintah Malaysia sampai saat ini masih menutup jalur masuk TKI Indonesia ke Malaysia. Sementara di sisi lain, ribuan TKI asal Kabupaten Bengkalis yang sempat dipulangkan oleh Pemerintah Malaysia pada tahun 2020 lalu berharap Pandemi Covid-19 segera berakhir agar mereka bisa kembali ke Malaysia untuk bekerja.

KJRI Johor Bahru melalui Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya, Andita Putri Purnama mengatakan sampai hari ini belum ada pengumuman dari Pemerintah Malaysia mengenai pembukaan kembali perbatasan, terutama untuk pekerja asing.

 “Terlebih saat ini Malaysia masih dalam masa lockdown/PPN (mirip sepert PPKM di Indonesia,red),” ujarnya melalui pesan whatsapp kepada wartawan, Kamis (9/9/2021).

Andita yang resmi menjabat Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya KJRI Johor Bahru sejak Januari 2021 mengatakan, biasanya kalau sudah ada pembukaan kembali untuk pekerja asing masuk ke Malaysia, Pemerintah Malaysia akan mengumumlah ke publik. “Jika sudah ada informasi terkait hal ini, nanti kami infokan ya, Pak,” ujar Andita.

Penulis: Zulkarnaen
Editor: Rico


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
IntSinergi Kunci Bangun Ekosistem Sistem Resi Gudang
Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana (foto Arsip Bappebti)Tindak Tegas, Kemendag Blokir 249 Domain Situs Perdagangan Berjangka Komoditi Tanpa Izin
ilustrasiHujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Wilayah Riau
ilustrasiTak Bisa Urus Parkir, Kadishub Yuliarso Sebaiknya Mundur
Rumah Yatim Cabang Riau salurkan program bantuan tunai biaya hidup, bantuan bahan-bahan pokok, serta bantuan kitab Alquran untuk warga prasejahtera serta beberapa MDTA di Kecamatan SukajadiBerbagai Program Bantuan Dibagikan Rumah Yatim kepada Warga Kecamatan Sukajadi Pekanbaru
  IlustrasiRiau Usulkan Pembebasan Lahan Percepatan 4 Jalan Tol ke Pusat
Tokoh masyarakat Riau asal Meranti Wan Abu Bakar menyerahkan formatur kepengurusan PerMasKab Kepulauan Meranti kepada ketua terpilih, NazaruddinNazaruddin Pimpin PerMasKab Kepulauan Meranti Pekanbaru Periode 2021-2026
Juru bicara (jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau, Indra Yovi30 Anak di Riau Meninggal Akibat Covid-19, Orang Tua Harus Waspada
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga Wamendag: Sinergi Kunci Bangun Ekosistem SRG untuk Sejahterakan Petani
ZodiakRamalan Zodiak Hari Ini 18 September 2021
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Tim Verifikasi Diskominfotik Inhu Kunjungi halloriau.com
 
 
 
 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved