www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Batal hingga Malam Ini!
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Napas Sesak di Kampar! ISPU Sentuh Angka 106 Akibat Bara Tersembunyi di Lahan Rimbo Panjang
Sabtu, 05 September 2026 - 20:57:31 WIB
Karhutla di Rimbo Panjang, Kampar masih menyala.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Karhutla di Rimbo Panjang, Kampar masih menyala.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

KAMPAR - Kualitas udara di wilayah Kabupaten Kampar resmi menyentuh zona kuning atau kategori Tidak Sehat.

Ancaman infeksi saluran pernapasan kini mengintai warga setelah Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mencatat angka 106 pada Sabtu (5/9/2026) siang.

Biang keladinya adalah "bom waktu" kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di lahan gambut Jalan Madura, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang yang tak kunjung takluk meski telah memasuki hari ketiga.

Fokus pemadaman kini tidak lagi sekadar pada kobaran api yang terlihat, melainkan pada bara mematikan yang menjalar diam-diam di bawah permukaan tanah.

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Kampar, Adi Candra Lukita memaparkan kondisi kritis di lapangan.

Meski secara visual luas lahan yang terbakar tertahan di angka 1,5 hektare, ancaman perluasan secara bawah tanah sangat nyata.

"Luas lahan yang terbakar masih sekitar 1,5 hektare. Tidak ada penambahan luas sampai hari ini," ungkap Adi Candra.

"Namun, api bisa saja merambat di bawah permukaan dan tidak terlihat karena lokasi berupa lahan gambut tebal," sambungnya.

Di tengah upaya memblokir pergerakan api bawah tanah, tim gabungan dihadapkan pada ironi klasik penanganan karhutla, krisis sumber air.

Kondisi parit-parit kanal yang mengering memaksa petugas mencari alternatif darurat agar mesin pompa tetap menyala.

Kasi Logistik BPBD Kampar, Edison secara gamblang mengakui kendala tersebut.

"Personel (terpaksa) memanfaatkan sumber air dari sumur warga," bebernya.

Fakta ini menunjukkan betapa krusialnya tantangan logistik yang dihadapi puluhan personel di lapangan.

Selain masalah air, anomali cuaca menjadi musuh tak kasat mata yang paling diwaspadai.

Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, yang memantau langsung pergerakan 23 personel gabungan terdiri dari 10 Polri, 2 TNI dan 11 BPBD sejak Jumat (4/9/2026), menegaskan bahwa akses jalan bukanlah kendala utama.

Lokasi karhutla justru berada di dekat akses jalan umum. Tragedi sebenarnya adalah hembusan angin ekstrem yang bertiup tanpa pola.

"Arah angin yang terus berubah-ubah membuat api sulit dikendalikan dan berpotensi menyebar ke area yang belum terjamah," tegas AKBP Boby.

Untuk mencegah bencana ekologis yang lebih luas dan menekan kabut asap yang meracuni udara, tim gabungan kini mengubah taktik.

Petugas tidak lagi sekadar mengejar titik api, melainkan membangun sistem pertahanan berlapis melalui penyekatan dan pengeblokan.

Lahan gambut di sekitar titik api yang belum terbakar kini dibasahi secara masif (pendinginan) untuk memutus jalur rambat "api neraka" di bawah tanah Rimbo Panjang.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Penerbangan dari dan ke Pekanbaru-Jakarta batal akibat terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau (foto/ist)35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Batal hingga Malam Ini!
Ilustrasi Riau terdeteksi 156 hotspot atau titik panas (foto/int)2.199 Hotspot Kepung Sumatra, Riau Terdeteksi 156 Titik
Ilustrasi pekan ini operasi pasar murah kembali digelar TPID Riau di Pekanbaru dan Siak (foto/int)Pekan Ini Operasi Pasar Murah Kembali Digelar di Pekanbaru dan Siak
Polda Riau tetapkan tersangka pembuka 111 hektare kawasan mangrove Dumai (foto/int)Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Pembukaan Lahan Ilegal 111 Ha Mangrove Dumai
Bupati Rohil, Bistamam tinjau kondisi Jembatan Sungai Tapah (foto/afrizal)Bupati Bistamam Minta PUPR Segera Susun Kajian Teknis Penanganan Jembatan Sungai Tapah
  Tersangka Karhutla 85 hektare di Meranti ditangkap (foto/int)Karhutla 85 Hektare di Meranti, Polisi Tetapkan Warga sebagai Tersangka
Mahasiswa KKN kelompok 96 Umri pasang plang jalan di Desa Sialang Indah (foto/ist)Bantu Akses Warga, Mahasiswa KKN Umri Pasang Plang Jalan Desa Sialang Indah
Ilustrasi 24 penerbangan pulang pergi Pekanbaru-Jakarta via Bandara SSK II dibatalkan (foto/riki)24 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Dibatalkan hingga Sore Ini
Daftar 19 penerbangan batal di Bandara SSK II Pekanbaru akibat erupsi Krakatau (foto/int)19 Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Batal Dampak Erupsi Anak Gunung Krakatau
Anggota DPR RI asal Riau, Hendry Munief dorong produk olahan kopi nasional bernilai tambah (foto/ist)Indonesia Produsen Kopi Terbesar Keempat Dunia, Hendry Munief Dorong Hilirisasi
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved