www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Batal hingga Malam Ini!
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Api Lama Bangkit Lagi di Bengkalis dan Inhu, Titik Karhutla Baru Muncul di Meranti
Jumat, 04 September 2026 - 16:12:15 WIB
Pemadaman karhutla di Bengkalis, Riau butuh helikopter water boombing.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Pemadaman karhutla di Bengkalis, Riau butuh helikopter water boombing.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Status 'padam' pada lahan terbakar di Riau rupanya kerap menjadi ilusi mematikan. Tragedi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menunjukkan siklus mengerikannya.

Bekas lahan yang diklaim telah aman dan hanya menyisakan 'asap tipis' kini kembali berkobar hebat di Sungai Guntung Hilir, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), dan Pematang Pudu, Kabupaten Bengkalis.

Kondisi yang berulang ini memaksa pemerintah daerah kembali mengerahkan helikopter water bombing pada Jumat (4/9/2026), menyoroti betapa rentan dan sulitnya mitigasi Karhutla di kawasan gambut Riau.

Kebangkitan api dari sisa abu ini menjadi catatan kritis bagi sistem pendinginan (cooling) lahan.

Bara yang bersembunyi di bawah permukaan gambut membuktikan bahwa padam di permukaan belum tentu aman secara keseluruhan.

Di saat tim gabungan harus berjibaku memadamkan api yang 'bangkit dari kubur' di Inhu dan Bengkalis, konsentrasi mereka harus kembali terpecah menyusul meledaknya titik api baru di Desa Gemala Sari, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kalaksa BPBD-Damkar Riau, Edy Afrizal, tidak menampik kenyataan bahwa api lama yang kembali mengganas menjadi tantangan serius hari ini.

Operasi udara yang menelan biaya tinggi mau tak mau menjadi strategi pamungkas di tengah keterbatasan akses.

"Hari ini water bombing kita fokuskan ke Rantau Mempesai dan Sungai Guntung Hilir di Inhu. Sungai Guntung Hilir sebelumnya sudah sempat padam, tapi ternyata api muncul lagi," tegas Edy Afrizal, Jumat (4/9/2026).

Situasi serupa juga terjadi di Bengkalis. Kawasan Pinggir dan Pematang Pudu yang sempat membuat petugas bisa sedikit bernapas lega, kini harus kembali diguyur ratusan liter air dari udara akibat eskalasi api yang mendadak.

"Di Pematang Pudu sebelumnya juga sudah padam. Tinggal asap tipis saja di bekas lokasi yang terbakar. Tapi sekarang apinya berkobar lagi, jadi harus kita tangani kembali," ungkapnya.

Mengandalkan pemadaman darat saja terbukti bagai menegakkan benang basah di medan Riau.

Edy menegaskan, armada udara bukan sekadar pelengkap, melainkan perpanjangan tangan bagi pasukan di darat yang sering kali mati langkah akibat akses medan yang ekstrem.

Sinergi antara helikopter dan pasukan gabungan darat, terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni, dan BPBD, mutlak diperlukan. Terutama ketika titik api berada jauh dari sumber air alami.

"Tim darat tetap bekerja. Water bombing ini kita gunakan untuk membantu mereka, terutama di lokasi yang memang sulit ditangani hanya dari darat," pungkasnya.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Penerbangan dari dan ke Pekanbaru-Jakarta batal akibat terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau (foto/ist)35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Batal hingga Malam Ini!
Ilustrasi Riau terdeteksi 156 hotspot atau titik panas (foto/int)2.199 Hotspot Kepung Sumatra, Riau Terdeteksi 156 Titik
Ilustrasi pekan ini operasi pasar murah kembali digelar TPID Riau di Pekanbaru dan Siak (foto/int)Pekan Ini Operasi Pasar Murah Kembali Digelar di Pekanbaru dan Siak
Polda Riau tetapkan tersangka pembuka 111 hektare kawasan mangrove Dumai (foto/int)Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Pembukaan Lahan Ilegal 111 Ha Mangrove Dumai
Bupati Rohil, Bistamam tinjau kondisi Jembatan Sungai Tapah (foto/afrizal)Bupati Bistamam Minta PUPR Segera Susun Kajian Teknis Penanganan Jembatan Sungai Tapah
  Tersangka Karhutla 85 hektare di Meranti ditangkap (foto/int)Karhutla 85 Hektare di Meranti, Polisi Tetapkan Warga sebagai Tersangka
Mahasiswa KKN kelompok 96 Umri pasang plang jalan di Desa Sialang Indah (foto/ist)Bantu Akses Warga, Mahasiswa KKN Umri Pasang Plang Jalan Desa Sialang Indah
Ilustrasi 24 penerbangan pulang pergi Pekanbaru-Jakarta via Bandara SSK II dibatalkan (foto/riki)24 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Dibatalkan hingga Sore Ini
Daftar 19 penerbangan batal di Bandara SSK II Pekanbaru akibat erupsi Krakatau (foto/int)19 Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Batal Dampak Erupsi Anak Gunung Krakatau
Anggota DPR RI asal Riau, Hendry Munief dorong produk olahan kopi nasional bernilai tambah (foto/ist)Indonesia Produsen Kopi Terbesar Keempat Dunia, Hendry Munief Dorong Hilirisasi
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved