www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Batal hingga Malam Ini!
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Karhutla 30 Hektare di Sekitar TN Zamrud Siak Akhirnya Padam, Patroli Berlanjut
Rabu, 02 September 2026 - 20:03:07 WIB
Pemadaman karhutla di Siak.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Pemadaman karhutla di Siak.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

SIAK - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda kawasan sekitar Taman Nasional Zamrud, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, akhirnya berhasil dikendalikan setelah tim gabungan berjibaku selama tujuh hari.

Sekitar 30 hektare lahan terdampak kebakaran. Meski operasi pemadaman dan pendinginan telah dinyatakan selesai, aparat belum sepenuhnya meninggalkan kawasan tersebut.

Patroli dan pemantauan masih dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar mengatakan, seluruh titik yang sebelumnya terbakar telah berhasil ditangani dan kondisi kawasan dinyatakan aman.

"Setelah tujuh hari bekerja di lapangan, Alhamdulillah penanganan Karhutla di kawasan sekitar Taman Nasional Zamrud dapat kita selesaikan," kata Sepuh, Rabu (2/9/2026).

Menurut dia, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari keterlibatan berbagai unsur dalam penanganan kebakaran.

Tim yang diterjunkan terdiri dari TNI-Polri, BPBD, pemerintah daerah, Manggala Agni, BKSDA hingga regu pemadam kebakaran perusahaan.

Berdasarkan penghitungan sementara, luas lahan yang terdampak mencapai sekitar 30 hektare.

"Seluas 30 hektare lahan yang terdampak berhasil dikendalikan setelah tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan secara intensif," ujarnya.

Penanganan Karhutla belum sepenuhnya berhenti. Tim gabungan dijadwalkan tetap melakukan patroli dan pemantauan selama tiga hari setelah operasi pemadaman berakhir.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama dari bara yang masih tersimpan di dalam gambut atau material yang mudah terbakar.

Penarikan personel dari lokasi ditandai dengan Apel Konsolidasi Akhir Penanganan Karhutla di area Beruk 03 dan 08 PT Bumi Siak Pusako (BSP), Dusun Pangkalan Lanjut, Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Selasa (1/9/2026) sore.

Apel tersebut dipimpin Kapolres Siak bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Siak Novendra Kasmara.

Selain kawasan sekitar Taman Nasional Zamrud, tim juga menyelesaikan pemadaman dan pendinginan di kawasan Tasik Betung yang berada dalam areal Cagar Biosfer Giam Siak Kecil.

"Selain kawasan sekitar Taman Nasional Zamrud, penanganan dan pendinginan Karhutla di kawasan Tasik Betung yang berada di areal Cagar Biosfer Giam Siak Kecil juga telah diselesaikan," kata Sepuh.

Setelah api berhasil dikendalikan, perhatian aparat kini bergeser pada pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Sepuh mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan menggunakan metode pembakaran.

"Operasi pemadaman memang selesai, tetapi kewaspadaan tidak boleh berhenti. Setelah ini fokus kita bergeser kepada pemantauan, pencegahan agar kebakaran tidak berulang, serta proses penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan," tegasnya.

Polda Riau juga memastikan pemantauan tetap dilakukan di kawasan yang sebelumnya terbakar.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Akmadi mengatakan, konsolidasi personel bukan berarti pengawasan terhadap kawasan Karhutla dihentikan.

"Apel konsolidasi bukan berarti kewaspadaan berakhir. Kita harus memastikan bara benar-benar mati, mencegah kebakaran berulang dan melakukan penegakan hukum apabila ditemukan unsur pidana," pungkasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Penerbangan dari dan ke Pekanbaru-Jakarta batal akibat terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau (foto/ist)35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Batal hingga Malam Ini!
Ilustrasi Riau terdeteksi 156 hotspot atau titik panas (foto/int)2.199 Hotspot Kepung Sumatra, Riau Terdeteksi 156 Titik
Ilustrasi pekan ini operasi pasar murah kembali digelar TPID Riau di Pekanbaru dan Siak (foto/int)Pekan Ini Operasi Pasar Murah Kembali Digelar di Pekanbaru dan Siak
Polda Riau tetapkan tersangka pembuka 111 hektare kawasan mangrove Dumai (foto/int)Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Pembukaan Lahan Ilegal 111 Ha Mangrove Dumai
Bupati Rohil, Bistamam tinjau kondisi Jembatan Sungai Tapah (foto/afrizal)Bupati Bistamam Minta PUPR Segera Susun Kajian Teknis Penanganan Jembatan Sungai Tapah
  Tersangka Karhutla 85 hektare di Meranti ditangkap (foto/int)Karhutla 85 Hektare di Meranti, Polisi Tetapkan Warga sebagai Tersangka
Mahasiswa KKN kelompok 96 Umri pasang plang jalan di Desa Sialang Indah (foto/ist)Bantu Akses Warga, Mahasiswa KKN Umri Pasang Plang Jalan Desa Sialang Indah
Ilustrasi 24 penerbangan pulang pergi Pekanbaru-Jakarta via Bandara SSK II dibatalkan (foto/riki)24 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Dibatalkan hingga Sore Ini
Daftar 19 penerbangan batal di Bandara SSK II Pekanbaru akibat erupsi Krakatau (foto/int)19 Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Batal Dampak Erupsi Anak Gunung Krakatau
Anggota DPR RI asal Riau, Hendry Munief dorong produk olahan kopi nasional bernilai tambah (foto/ist)Indonesia Produsen Kopi Terbesar Keempat Dunia, Hendry Munief Dorong Hilirisasi
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved