www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Batal hingga Malam Ini!
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Lanal Dumai Sergap 16 WNA & PMI Ilegal dari Malaysia
Selasa, 01 September 2026 - 20:53:44 WIB
Lanal Dumai bongkar jalur ilegal Malaysia-Dumai, belasan penumpang gelap ditangkap.(foto: bambang/halloriau.com)
Lanal Dumai bongkar jalur ilegal Malaysia-Dumai, belasan penumpang gelap ditangkap.(foto: bambang/halloriau.com)

DUMAI - Upaya penyelundupan manusia dari Malaysia melalui "jalur tikus" di pesisir pesisir Riau kembali digagalkan.

Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai berhasil mencegat sebuah speedboat bermesin ganda yang membawa delapan Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural dan delapan Warga Negara Asing (WNA) asal Bangladesh di pesisir Pantai Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, pada Senin (31/8/2026) subuh.

Untuk bisa menyeberang ke wilayah Indonesia secara gelap, belasan penumpang tersebut dilaporkan harus merogoh kocek yang cukup dalam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, masing-masing penumpang dimintai bayaran bervariasi antara Rp6,5 juta hingga Rp9,6 juta.

Komandan Lanal Dumai, Kolonel Laut (P) Agung N Kusumaji mengungkapkan, penyergapan ini merupakan hasil kerja keras Tim Quick Response Lanal Dumai yang tergabung dalam Satgas Gabungan Tim B Giat Intelmar Kodaeral I dan Satgas Ops Intelmar Koarmada I.

"Penindakan terhadap dugaan penyelundupan manusia ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah laut serta menindak aktivitas ilegal yang berpotensi mengancam kedaulatan dan keamanan negara," tegas Agung, Selasa (1/9/2026).

Operasi intelijen ini bermula dari informasi krusial yang diterima pada Minggu (30/8/2026) mengenai adanya pergerakan kapal yang dicurigai membawa PMI dan WNA menuju pesisir Dumai.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Danunit Intel Lanal Dumai, Kapten Laut (S) Wahyu Widy Wydayat, langsung memimpin tim untuk melakukan penyekatan dan pengintaian berlapis di sekitar perairan Pantai Purnama.

Tepat pukul 06.00 WIB, target yang ditunggu akhirnya muncul. Sebuah speedboat berwarna abu-abu yang ditenagai dua mesin bertenaga 200 PK terlihat melaju kencang dan mendarat darurat di pesisir pantai.

Menyadari kehadiran aparat yang telah bersiaga, kepanikan terjadi. Sang tekong (nakhoda kapal) beserta seluruh penumpang nekat melompat dari kapal dan berlarian ke arah pantai untuk melarikan diri. Pengejaran pun tak terelakkan.

Petugas gabungan dengan sigap menyisir lokasi dan berhasil mengamankan speedboat beserta tiga PMI di tahap awal.

Penyisiran lanjutan membuahkan hasil dengan ditemukannya lima PMI tambahan dan delapan WNA Bangladesh yang bersembunyi. Sayangnya, tekong kapal berhasil lolos dan kini berstatus buron.

"Sebanyak delapan orang PMI nonprosedural dan delapan orang WNA Bangladesh berhasil diamankan. Sementara itu, tekong speedboat berhasil melarikan diri dan masih dalam penanganan lebih lanjut," tambah Agung.\

Selain mengamankan 16 penumpang gelap, petugas juga menyita sejumlah barang bukti vital di lokasi kejadian, antara lain 1 unit speedboat dengan dua mesin (200 PK) dan 8 buah paspor.

Kemudian, 6 buah Kartu Tanda Penduduk (KTP), 2 lembar fotokopi permit (izin kerja) dan 16 unit telepon seluler.

Sebagai langkah lanjutan, delapan PMI akan diserahkan kepada Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Kota Dumai.

Sementara itu, delapan WNA Bangladesh diserahkan sepenuhnya kepada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai.

Kakan Imigrasi Dumai, Ruhiyat M Tolib memastikan pendataan ketat akan segera dilakukan terhadap dokumen perjalanan dan identitas para WNA tersebut.

"Kami akan melaporkan hasil pemeriksaan ini ke Kanwil Riau. Ada kemungkinan kami akan mengajukan proses penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan pelanggaran keimigrasian yang dilakukan," pungkasnya.

Penulis: Bambang
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Penerbangan dari dan ke Pekanbaru-Jakarta batal akibat terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau (foto/ist)35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Batal hingga Malam Ini!
Ilustrasi Riau terdeteksi 156 hotspot atau titik panas (foto/int)2.199 Hotspot Kepung Sumatra, Riau Terdeteksi 156 Titik
Ilustrasi pekan ini operasi pasar murah kembali digelar TPID Riau di Pekanbaru dan Siak (foto/int)Pekan Ini Operasi Pasar Murah Kembali Digelar di Pekanbaru dan Siak
Polda Riau tetapkan tersangka pembuka 111 hektare kawasan mangrove Dumai (foto/int)Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Pembukaan Lahan Ilegal 111 Ha Mangrove Dumai
Bupati Rohil, Bistamam tinjau kondisi Jembatan Sungai Tapah (foto/afrizal)Bupati Bistamam Minta PUPR Segera Susun Kajian Teknis Penanganan Jembatan Sungai Tapah
  Tersangka Karhutla 85 hektare di Meranti ditangkap (foto/int)Karhutla 85 Hektare di Meranti, Polisi Tetapkan Warga sebagai Tersangka
Mahasiswa KKN kelompok 96 Umri pasang plang jalan di Desa Sialang Indah (foto/ist)Bantu Akses Warga, Mahasiswa KKN Umri Pasang Plang Jalan Desa Sialang Indah
Ilustrasi 24 penerbangan pulang pergi Pekanbaru-Jakarta via Bandara SSK II dibatalkan (foto/riki)24 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Dibatalkan hingga Sore Ini
Daftar 19 penerbangan batal di Bandara SSK II Pekanbaru akibat erupsi Krakatau (foto/int)19 Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Batal Dampak Erupsi Anak Gunung Krakatau
Anggota DPR RI asal Riau, Hendry Munief dorong produk olahan kopi nasional bernilai tambah (foto/ist)Indonesia Produsen Kopi Terbesar Keempat Dunia, Hendry Munief Dorong Hilirisasi
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved