www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Batal hingga Malam Ini!
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


KPK Kejar Jejak 2.000 Dolar Singapura dari Amplop Suap Suhardiman ke Menhut
Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:16:00 WIB
Bupati Kuansing nonaktif, Suhardiman Amby dan Menhut, Raja Juli Antoni.(foto: int)
Bupati Kuansing nonaktif, Suhardiman Amby dan Menhut, Raja Juli Antoni.(foto: int)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aliran dana dalam kasus suap terkait pelepasan kawasan hutan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Penyidik kini menelusuri keberadaan selisih 2.000 dolar Singapura dari uang yang sebelumnya diberikan Bupati Kuansing nonaktif Suhardiman Amby kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, sejumlah saksi telah diperiksa penyidik pada Jumat (14/8/2026) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Mereka yakni mantan Penjabat Sekretaris Daerah Pemkab Kuansing Fahdiansyah, pihak swasta Novianti, Koordinator Kelompok Kerja Wilayah Sumatera Direktorat Pengukuhan Kawasan Hutan Kementerian Kehutanan Rama Andre Nugroho, serta Ketua DPRD Kuansing Juprizal.

"Penyidik melakukan pendalaman terkait dugaan pemberian sejumlah uang kepada pihak Kemenhut dan pengembaliannya," kata Budi kepada wartawan, Sabtu (15/8/2026).

Sementara itu, Kepala Cabang PT Clipan Finance Indonesia Pekanbaru Petdri Utama tidak memenuhi panggilan pemeriksaan. KPK akan menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

KPK Telusuri Selisih 2.000 Dolar Singapura

Kasus tersebut juga menyisakan pertanyaan mengenai selisih uang dalam amplop yang diberikan Suhardiman kepada Raja Juli.

Suhardiman diketahui memberikan amplop berisi 14.000 dolar Singapura kepada Raja Juli saat bertemu pada 2 Juni 2026. Namun, uang yang kemudian dikembalikan melalui pihak kementerian berjumlah sekitar 12.000 dolar Singapura.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan, penyidik masih menelusuri keberadaan selisih 2.000 dolar Singapura tersebut.

"Jadi masih ditelusuri 2 ribu itu ada di pihak mana," ujar Taufik.

Menurut Taufik, penyidik juga menemukan fakta bahwa uang yang digunakan untuk pemberian tersebut diduga dikumpulkan Suhardiman melalui pemerasan terhadap para petani Koperasi Unit Desa (KUD) secara berjenjang.

KPK memastikan proses penelusuran aliran dana akan terus dilakukan berdasarkan alat bukti yang diperoleh penyidik.

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa Tujuh Jam

Dalam proses penyidikan, Ketua DPRD Kuansing Juprizal juga menjalani pemeriksaan selama sekitar tujuh jam.

Usai diperiksa, Juprizal enggan memberikan banyak keterangan kepada wartawan. Ia menyerahkan penjelasan kepada kuasa hukumnya.

"Belum. Sama pengacara saja," kata Juprizal singkat.

Saat ditanya mengenai keberadaan selisih 2.000 dolar Singapura, Juprizal mengaku tidak mengetahuinya.

"Saya belum, enggak, enggak tahu. Enggak tahu saya," ujarnya.

Juprizal juga membantah tudingan bahwa dirinya terlibat dalam proses penukaran uang yang dikumpulkan dari para petani ke dalam mata uang asing.

"Tidak, tidak," katanya.

KPK Dalami Dugaan Aliran Dana ke Pejabat Kemenhut

Selain dugaan pemberian uang kepada Raja Juli, KPK juga mendalami dugaan aliran dana kepada pejabat lain di lingkungan Kementerian Kehutanan.

Penyidik sebelumnya menemukan indikasi adanya pemberian uang sebesar 12.500 dolar Singapura kepada pejabat Kemenhut pada Mei 2026, atau sekitar satu bulan sebelum Suhardiman bertemu Raja Juli.

Temuan tersebut menjadi bagian dari pendalaman KPK untuk mengungkap pola dan pihak-pihak yang diduga menerima aliran dana dalam perkara tersebut.

KPK juga telah menolak laporan penolakan gratifikasi yang sebelumnya disampaikan Raja Juli. Laporan tersebut ditolak karena pemberian uang yang dilaporkan telah menjadi bagian dari perkara yang sedang ditangani KPK setelah operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Suhardiman.

Saat ditanya mengenai polemik selisih uang dalam amplop tersebut, Raja Juli tidak memberikan penjelasan. Ia justru mengarahkan pembicaraan kepada agenda reforma agraria yang sedang diikutinya.

"Kita ngomongin reforma agraria hari ini," ujar Raja Juli sebelum meninggalkan lokasi.

Sumber: Tribunnews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Penerbangan dari dan ke Pekanbaru-Jakarta batal akibat terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau (foto/ist)35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Batal hingga Malam Ini!
Ilustrasi Riau terdeteksi 156 hotspot atau titik panas (foto/int)2.199 Hotspot Kepung Sumatra, Riau Terdeteksi 156 Titik
Ilustrasi pekan ini operasi pasar murah kembali digelar TPID Riau di Pekanbaru dan Siak (foto/int)Pekan Ini Operasi Pasar Murah Kembali Digelar di Pekanbaru dan Siak
Polda Riau tetapkan tersangka pembuka 111 hektare kawasan mangrove Dumai (foto/int)Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Pembukaan Lahan Ilegal 111 Ha Mangrove Dumai
Bupati Rohil, Bistamam tinjau kondisi Jembatan Sungai Tapah (foto/afrizal)Bupati Bistamam Minta PUPR Segera Susun Kajian Teknis Penanganan Jembatan Sungai Tapah
  Tersangka Karhutla 85 hektare di Meranti ditangkap (foto/int)Karhutla 85 Hektare di Meranti, Polisi Tetapkan Warga sebagai Tersangka
Mahasiswa KKN kelompok 96 Umri pasang plang jalan di Desa Sialang Indah (foto/ist)Bantu Akses Warga, Mahasiswa KKN Umri Pasang Plang Jalan Desa Sialang Indah
Ilustrasi 24 penerbangan pulang pergi Pekanbaru-Jakarta via Bandara SSK II dibatalkan (foto/riki)24 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Dibatalkan hingga Sore Ini
Daftar 19 penerbangan batal di Bandara SSK II Pekanbaru akibat erupsi Krakatau (foto/int)19 Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Batal Dampak Erupsi Anak Gunung Krakatau
Anggota DPR RI asal Riau, Hendry Munief dorong produk olahan kopi nasional bernilai tambah (foto/ist)Indonesia Produsen Kopi Terbesar Keempat Dunia, Hendry Munief Dorong Hilirisasi
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved