www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Batal hingga Malam Ini!
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Menteri LH: Bisnis Karbon dan Biodiversitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Minggu, 26 Juli 2026 - 17:26:43 WIB
Menteri LH, Jumhur dorong pelaku usaha garap bisnis karbon (foto/kompas)
Menteri LH, Jumhur dorong pelaku usaha garap bisnis karbon (foto/kompas)

JAKARTA – Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menegaskan bahwa perlindungan lingkungan kini tidak lagi hanya dipandang sebagai kewajiban atau biaya tambahan bagi dunia usaha. Menurutnya, pelestarian ekosistem telah berkembang menjadi peluang bisnis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui perdagangan karbon dan bisnis biodiversitas.

"Paradigma membangun dengan merusak lingkungan pelan-pelan kita geser. Sekarang pertumbuhan ekonomi juga bisa dicapai melalui pelestarian lingkungan hidup. Salah satunya melalui bisnis karbon dan bisnis biodiversitas," ujar Jumhur dalam Biodiversity Business Forum, Kamis (23/7/2026).

Jumhur menjelaskan, perubahan paradigma tersebut membuka ruang investasi baru yang tidak hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi. Salah satu contohnya adalah restorasi hutan mangrove yang dinilai memiliki prospek besar melalui mekanisme perdagangan karbon.

Menurutnya, biaya penanaman dan pemeliharaan mangrove selama tiga tahun diperkirakan mencapai sekitar Rp 200 juta per hektare. Namun apabila proyek tersebut menghasilkan kredit karbon yang dapat diperdagangkan, nilai ekonominya berpotensi meningkat.

Selain memberikan keuntungan bagi pelaku usaha, proyek karbon juga dinilai mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja selama proses restorasi dan pemeliharaan kawasan.

Jumhur juga menjelaskan bahwa mekanisme perdagangan karbon memberikan insentif bagi pemegang izin kehutanan yang memilih mempertahankan tutupan hutan dibandingkan melakukan pembukaan lahan.

"Menjaga hutan tetap berdiri juga memiliki nilai ekonomi melalui mekanisme avoidance dalam perdagangan karbon," ujarnya.

Ia menambahkan, peluang serupa juga tersedia di sektor pengelolaan sampah. Penutupan tempat pembuangan akhir (open dumping) serta pemanfaatan gas metana dinilai dapat menghasilkan pengurangan emisi yang kemudian dikonversi menjadi kredit karbon.

Karena itu, Jumhur mendorong seluruh pelaku usaha mulai mempersiapkan diri menghadapi perkembangan ekonomi hijau dengan membangun kapasitas di bidang perubahan iklim, perdagangan karbon, dan kredit biodiversitas.

Menurutnya, perusahaan, baik berskala besar maupun kecil, perlu membentuk tim atau divisi khusus yang memahami mekanisme bisnis berbasis lingkungan agar mampu bersaing di tengah transisi menuju ekonomi rendah karbon.

"Saya ingin pelaku usaha Indonesia menjadi pemain utama dalam bisnis lingkungan ini. Potensinya besar dan kita jangan sampai tertinggal karena tidak memahami mekanismenya," kata Jumhur.

Sumber: kompas.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Penerbangan dari dan ke Pekanbaru-Jakarta batal akibat terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau (foto/ist)35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Batal hingga Malam Ini!
Ilustrasi Riau terdeteksi 156 hotspot atau titik panas (foto/int)2.199 Hotspot Kepung Sumatra, Riau Terdeteksi 156 Titik
Ilustrasi pekan ini operasi pasar murah kembali digelar TPID Riau di Pekanbaru dan Siak (foto/int)Pekan Ini Operasi Pasar Murah Kembali Digelar di Pekanbaru dan Siak
Polda Riau tetapkan tersangka pembuka 111 hektare kawasan mangrove Dumai (foto/int)Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Pembukaan Lahan Ilegal 111 Ha Mangrove Dumai
Bupati Rohil, Bistamam tinjau kondisi Jembatan Sungai Tapah (foto/afrizal)Bupati Bistamam Minta PUPR Segera Susun Kajian Teknis Penanganan Jembatan Sungai Tapah
  Tersangka Karhutla 85 hektare di Meranti ditangkap (foto/int)Karhutla 85 Hektare di Meranti, Polisi Tetapkan Warga sebagai Tersangka
Mahasiswa KKN kelompok 96 Umri pasang plang jalan di Desa Sialang Indah (foto/ist)Bantu Akses Warga, Mahasiswa KKN Umri Pasang Plang Jalan Desa Sialang Indah
Ilustrasi 24 penerbangan pulang pergi Pekanbaru-Jakarta via Bandara SSK II dibatalkan (foto/riki)24 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Dibatalkan hingga Sore Ini
Daftar 19 penerbangan batal di Bandara SSK II Pekanbaru akibat erupsi Krakatau (foto/int)19 Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Batal Dampak Erupsi Anak Gunung Krakatau
Anggota DPR RI asal Riau, Hendry Munief dorong produk olahan kopi nasional bernilai tambah (foto/ist)Indonesia Produsen Kopi Terbesar Keempat Dunia, Hendry Munief Dorong Hilirisasi
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved