www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Batal hingga Malam Ini!
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pengamat Minta Golkar dan Kemendagri Turun Tangan Usai Kisruh Anggota DPRD Riau
Jumat, 17 Juli 2026 - 15:51:45 WIB
Bentrok dua anggota dewan yang sama-sama kader Golkar di DPRD Riau (foto/int)
Bentrok dua anggota dewan yang sama-sama kader Golkar di DPRD Riau (foto/int)

PEKANBARU - Kericuhan yang terjadi di Gedung DPRD Riau mendapat sorotan tajam dari kalangan akademisi. Pengamat Politik Pemerintahan Universitas Riau (Unri), Adlin S.Sos, M.Si, mendesak Partai Golkar dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) segera turun tangan menyelesaikan konflik yang melibatkan sesama kader partai tersebut.

Menurut Adlin, bentrokan yang terjadi bukan sekadar persoalan individu, melainkan konflik internal Partai Golkar yang harus segera diselesaikan agar tidak semakin mencoreng citra partai maupun lembaga legislatif di mata publik.

"Kalau kita lihat, ini konflik internal Golkar. Seharusnya partai, baik fraksi maupun Ketua Golkar Riau, bisa mendamaikan anggotanya. Partai politik itu hakikatnya sarana integrasi politik, menyatukan orang-orang, bukan malah memperlihatkan bentrokan antarkader," katanya.

Ia menilai penyelesaian harus dimulai dari internal partai dengan mengaktifkan mekanisme penyelesaian konflik atau melibatkan tokoh senior yang dihormati sebagai penengah. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mencegah perpecahan semakin meluas dan berdampak terhadap kepercayaan publik maupun elektabilitas Partai Golkar.

"Harus ada katup penyelamat, aturan main yang jelas, atau tokoh pemersatu yang bisa mendamaikan pihak-pihak yang bertikai. Kalau tidak diselesaikan, perpecahan ini akan terus muncul dan merugikan Partai Golkar. Jika Golkar ingin kembali menjadi partai besar di Riau, konflik seperti ini harus dihentikan. Kekerasan tidak boleh mendapat tempat dalam demokrasi," tegasnya.

Selain meminta Partai Golkar bertindak cepat, Adlin juga menyoroti lemahnya pengawasan di lingkungan DPRD Riau. Ia menegaskan tata tertib dewan harus memuat sanksi tegas terhadap setiap tindakan kekerasan agar gedung legislatif tetap menjadi ruang yang aman dan bermartabat.

"DPRD harus menjadi tempat bekerja, bukan tempat terjadinya konflik fisik. Kalau ada tindakan yang memicu kekerasan di lingkungan DPRD, harus ada sanksi yang tegas sesuai tata tertib dewan," ujarnya.

Adlin juga meminta Kemendagri tidak tinggal diam. Sebagai institusi yang membina penyelenggaraan pemerintahan daerah, Kemendagri dinilai perlu mengevaluasi peristiwa tersebut dan memberikan sanksi apabila ditemukan pelanggaran.

"Anggota dewan adalah pejabat terhormat, sehingga perilakunya juga harus terhormat. Saya kira Kemendagri harus memanggil pihak-pihak terkait, mengevaluasi persoalan ini, dan bila perlu menjatuhkan sanksi. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi di Riau maupun daerah lain. Etika dan moral harus dijunjung tinggi," katanya.

Sebelumnya, rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Riau di Ruang Medium DPRD Riau, Kamis (16/7/2026), berakhir ricuh.

Keributan bermula dari adu mulut antara Ketua Komisi V DPRD Riau, Indra Gunawan Eet, dengan Wakil Ketua I DPRD Riau, Parisman Ihwan. Setelah rapat sempat diskors, kedua kubu kembali bertemu saat rapat dilanjutkan. Situasi kemudian memanas ketika masing-masing pihak membawa pendukung ke Gedung DPRD Riau.

Kericuhan akhirnya pecah dengan aksi saling pukul, saling maki, hingga pelemparan barang yang terjadi di ruang rapat maupun lobi DPRD Riau. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik dan memunculkan desakan agar penyelesaian dilakukan secara tegas demi menjaga marwah lembaga legislatif.

Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Penerbangan dari dan ke Pekanbaru-Jakarta batal akibat terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau (foto/ist)35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Batal hingga Malam Ini!
Ilustrasi Riau terdeteksi 156 hotspot atau titik panas (foto/int)2.199 Hotspot Kepung Sumatra, Riau Terdeteksi 156 Titik
Ilustrasi pekan ini operasi pasar murah kembali digelar TPID Riau di Pekanbaru dan Siak (foto/int)Pekan Ini Operasi Pasar Murah Kembali Digelar di Pekanbaru dan Siak
Polda Riau tetapkan tersangka pembuka 111 hektare kawasan mangrove Dumai (foto/int)Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Pembukaan Lahan Ilegal 111 Ha Mangrove Dumai
Bupati Rohil, Bistamam tinjau kondisi Jembatan Sungai Tapah (foto/afrizal)Bupati Bistamam Minta PUPR Segera Susun Kajian Teknis Penanganan Jembatan Sungai Tapah
  Tersangka Karhutla 85 hektare di Meranti ditangkap (foto/int)Karhutla 85 Hektare di Meranti, Polisi Tetapkan Warga sebagai Tersangka
Mahasiswa KKN kelompok 96 Umri pasang plang jalan di Desa Sialang Indah (foto/ist)Bantu Akses Warga, Mahasiswa KKN Umri Pasang Plang Jalan Desa Sialang Indah
Ilustrasi 24 penerbangan pulang pergi Pekanbaru-Jakarta via Bandara SSK II dibatalkan (foto/riki)24 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta di Bandara SSK II Dibatalkan hingga Sore Ini
Daftar 19 penerbangan batal di Bandara SSK II Pekanbaru akibat erupsi Krakatau (foto/int)19 Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Batal Dampak Erupsi Anak Gunung Krakatau
Anggota DPR RI asal Riau, Hendry Munief dorong produk olahan kopi nasional bernilai tambah (foto/ist)Indonesia Produsen Kopi Terbesar Keempat Dunia, Hendry Munief Dorong Hilirisasi
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved