www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Diduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pemborosan Anggaran Fantastis Terungkap, DPR Minta Audit Total Program MBG
Jumat, 12 Juni 2026 - 18:16:54 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, mendesak pemerintah segera melakukan audit menyeluruh terhadap ribuan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga bermasalah.

Desakan itu disampaikan menyusul temuan adanya pembengkakan jumlah titik SPPG yang berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran negara hingga lebih dari Rp1 triliun per bulan.

Menurut Yahya, audit harus dilakukan untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran maupun operasional program yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah tersebut.

"Jika terdapat kejanggalan atau penyimpangan pembayaran, hendaknya dilakukan audit terhadap seluruh dapur yang terindikasi bermasalah," kata Yahya Zaini kepada wartawan, Jumat (12/6/2026).

Politikus Partai Golkar itu menegaskan Badan Gizi Nasional (BGN) harus lebih cermat dan selektif dalam melakukan pencairan dana operasional kepada setiap dapur MBG.

Ia mengingatkan agar pembayaran tidak dilakukan secara otomatis tanpa verifikasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

"BGN harus berhati-hati dan memastikan pembayaran dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai ada pembayaran yang tidak sesuai dengan pengeluaran riil yang dilakukan oleh setiap dapur," ujarnya.

Yahya juga meminta BGN memberikan sanksi tegas terhadap pengelola dapur yang terbukti melakukan pelanggaran atau penyimpangan dalam pelaksanaan program.

Menurutnya, dapur yang terbukti bermasalah harus dihentikan sementara operasionalnya hingga seluruh persoalan dapat diselesaikan.

"Jika terbukti terjadi penyimpangan, sebaiknya dapur tersebut diberikan sanksi berupa penghentian sementara operasionalnya sampai proses evaluasi dan perbaikan dilakukan," tegasnya.

Ia menilai kasus ini harus menjadi momentum bagi BGN untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap tata kelola program MBG agar lebih transparan, akuntabel, dan efisien.

"Ini menjadi momentum bagi BGN untuk memperbaiki seluruh kelemahan dan kekurangan yang ada. Jangan sampai kasus kelebihan pembayaran atau pemborosan anggaran kembali terjadi di masa mendatang," katanya.

Yahya menekankan bahwa setiap rupiah yang digunakan dalam program MBG harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak boleh terbuang akibat lemahnya pengawasan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkap adanya pembengkakan jumlah titik SPPG yang diduga berkaitan dengan praktik jual beli titik.

Menurut Zulhas, target awal pembangunan dapur MBG di luar wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) hanya sebanyak 21 ribu titik. Namun berdasarkan laporan terbaru, jumlahnya meningkat menjadi 27.877 titik atau bertambah 6.877 titik dari rencana awal.

Selain itu, di wilayah 3T yang semula direncanakan sebanyak 2.000 titik, jumlahnya dilaporkan meningkat menjadi 8.617 titik.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya pemborosan anggaran dalam jumlah besar apabila tidak segera dilakukan verifikasi dan penataan ulang terhadap seluruh titik yang telah terdaftar dalam program MBG.

Karena itu, DPR meminta pemerintah, Badan Gizi Nasional, serta aparat penegak hukum untuk mengusut setiap indikasi penyimpangan dan memastikan program MBG berjalan sesuai tujuan awal, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat secara efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Sumber: Warta Ekonomi


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Polisi Amankan Perempuan di Pelalawan, Tiga Anak Diduga Dipaksa Mengamen hingga Malam HariDiduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
Ilustrasi harga sawit Riau tembus Rp3.696 per kilogram (foto/int)Petani Sawit Tersenyum, Harga TBS Swadaya Riau Menguat Jadi Rp3.696 per Kg
Salah satu mahasiswa menyampaikan orasinya dalam unjuk rasa di  Jakarta Pusat beberapa waktu lalu (foto/Kompas)Massa Mahasiswa dan Masyarakat Demo di Jakarta Hari Ini, 4.576 Polisi Dikerahkan
Gerbang UIR.UIR Duduki Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Riau versi EduRank 2026
Polres Rokan Hilir berhasil ungkap kasus pencurian dupa di Kelenteng Hai Cuking (foto/afrizal)Polres Rohil Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Dupa di Kelenteng Hai Cuking
  Kena imbas pembangunan Waduk Tenayan Raya, warga mendatangi Komisi I minta bantuan (foto/Mimi)Kena Imbas Pembangunan Waduk Tenayan Raya, Warga Datangi Komisi I Minta Bantuan
Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian menjadi inspektur upacara peringatan Hari Krida Pertanian (foto/ist)Upacara Hari Kesadaran Nasional, Pemkab Inhu Fokus pada Pertanian dan Pencegahan Stunting
Penyerahan bantuan 80 buku bacaan kepada SD Negeri 005 Lubuk Gaung sebagai bagian dari upaya mendukung literasi dan pendidikan bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan.PT ESM Donasikan 80 Buku Bacaan untuk Dukung Literasi Anak di Lubuk Gaung
Kepala Dinas Perhubungan Kuansing, Hendri Wahyudi (foto/int)Dishub Kuansing Tuntaskan Pemasangan 13 Lampu PJU di Arena Utama MTQ Riau
Hendry Munief meluncurkan buku Jejak 1 Tahun Pengabdian, angkat kinerja sebagai anggota DPR RI (foto/ist)Hendry Munief Luncurkan Buku Jejak 1 Tahun Pengabdian, Angkat Kinerja sebagai anggota DPR RI
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved