PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Provinsi Riau pada Jumat (12/6/2026). Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada pagi hingga siang hari.
Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Yudhistira Mawaddah, mengatakan berdasarkan pemantauan citra radar cuaca, sejumlah daerah di Riau telah terpantau mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sejak pagi.
"Pada pagi hari terpantau hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Kampar, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Kota Dumai dan sebagian Kota Pekanbaru," ujar Yudhistira, Jumat (12/6/2026).
Memasuki siang hari, kondisi cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Namun, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Kota Dumai dan Kota Pekanbaru.
Sementara pada sore hingga malam hari, hujan diperkirakan masih mengguyur sejumlah daerah seperti Pelalawan, Kepulauan Meranti, Siak, Bengkalis, Kampar dan Kota Dumai.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi di beberapa wilayah.
"Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai petir dan angin kencang di wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti dan Kota Dumai pada pagi hingga siang hari," katanya.
BMKG mencatat suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara 55 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10–35 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan, kondisi gelombang laut masih tergolong aman. Tinggi gelombang di perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah.
Di sisi lain, pemantauan titik panas (hotspot) hingga pukul 23.00 WIB menunjukkan total 122 hotspot terdeteksi di wilayah Sumatera. Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau hanya mencatat satu titik panas yang berada di Kota Dumai.
Kondisi ini menunjukkan potensi kebakaran hutan dan lahan di Riau relatif terkendali dibandingkan sejumlah provinsi lain di Sumatera yang masih mencatat jumlah hotspot cukup tinggi.