www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Diduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Sidang Korupsi PUPR Riau
Wahid-SF Debat Panas di Ruang Sidang, Buka Tabir Ketidakharmonisan Usai Pilgub 2024
Rabu, 03 Juni 2026 - 16:30:13 WIB
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto dihadirkan sebagai saksi dalam sidang Gubri nonaktif Abdul Wahid.(foto: int)
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto dihadirkan sebagai saksi dalam sidang Gubri nonaktif Abdul Wahid.(foto: int)

PEKANBARU - Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi berupa pemerasan terkait anggaran proyek di Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau menghadirkan momen yang menarik perhatian publik.

Selain mengupas pokok perkara, persidangan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (3/6/2026), juga memperlihatkan dinamika hubungan politik antara Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto dan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.

SF Hariyanto dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam perkara yang menjerat Abdul Wahid.

Dalam kasus tersebut, Abdul Wahid duduk di kursi terdakwa bersama Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau nonaktif M Arief Setiawan serta mantan Tenaga Ahli Gubernur Riau, Dani M Nursalam.

Persidangan menjadi sorotan karena menjadi pertemuan pertama antara SF Hariyanto dan Abdul Wahid sejak operasi tangkap tangan KPK yang menyeret sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Di hadapan majelis hakim, Abdul Wahid mengawali dialog dengan mengungkapkan rasa senangnya dapat kembali bertemu dengan SF Hariyanto.

"Saya senang melihat Pak SF ada di sini. Sebelumnya belum pernah ketemu saat OTT," kata Abdul Wahid dalam persidangan.

Percakapan kemudian bergeser ke pembahasan mengenai kontestasi Pemilihan Gubernur Riau 2024.

Abdul Wahid mempertanyakan apakah dirinya pernah secara langsung meminta dukungan untuk menjadi gubernur.

"Apakah saya meminta jadi gubernur?" tanya Abdul Wahid kepada SF Hariyanto.

Pertanyaan tersebut sempat memancing perhatian majelis hakim yang mempertanyakan kaitannya dengan substansi perkara korupsi yang sedang disidangkan. Meski demikian, hakim tetap memberikan kesempatan kepada saksi untuk menjawab.

Menanggapi pertanyaan itu, SF Hariyanto menjelaskan bahwa pada awalnya dirinya tidak berniat maju dalam Pilgub Riau karena mempertimbangkan etika birokrasi.

Saat itu, mantan Gubernur Riau, Syamsuar masih berencana ikut dalam kontestasi politik tersebut.

"Saya disuruh maju berhadapan dengan kandidat dan Pak Syamsuar ingin maju. Pak Syamsuar atasan saya dan secara etika tidak bagus melawan atasan saya," ujar SF Hariyanto.

Menurut SF, situasi politik berubah ketika Syamsuar memutuskan ikut bertarung dalam Pilgub.

Kondisi itu membuat dirinya justru mendorong Abdul Wahid untuk maju sebagai calon gubernur.

"Di tengah perjalanan Pak Syamsuar maju di Pilgub. Saya minta Abdul Wahid yang maju," katanya.

SF kemudian menirukan respons yang diterimanya saat itu.

"Ya, majulah," ucap SF Hariyanto.

Ia menambahkan bahwa skema politik yang akhirnya disepakati adalah Abdul Wahid maju sebagai calon gubernur, sementara dirinya mendampingi sebagai calon wakil gubernur.

Dialog tersebut menjadi salah satu bagian yang paling menyita perhatian selama persidangan karena menggambarkan hubungan politik kedua tokoh yang sebelumnya berpasangan dalam Pilgub Riau 2024, namun kini bertemu dalam situasi yang berbeda di ruang sidang tindak pidana korupsi.

Sementara itu, persidangan kasus dugaan korupsi proyek di lingkungan Dinas PUPR-PKPP Riau masih berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi dan pendalaman sejumlah fakta yang berkaitan dengan dugaan pemerasan anggaran proyek.

Sumber: klikmx.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Polisi Amankan Perempuan di Pelalawan, Tiga Anak Diduga Dipaksa Mengamen hingga Malam HariDiduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
Ilustrasi harga sawit Riau tembus Rp3.696 per kilogram (foto/int)Petani Sawit Tersenyum, Harga TBS Swadaya Riau Menguat Jadi Rp3.696 per Kg
Salah satu mahasiswa menyampaikan orasinya dalam unjuk rasa di  Jakarta Pusat beberapa waktu lalu (foto/Kompas)Massa Mahasiswa dan Masyarakat Demo di Jakarta Hari Ini, 4.576 Polisi Dikerahkan
Gerbang UIR.UIR Duduki Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Riau versi EduRank 2026
Polres Rokan Hilir berhasil ungkap kasus pencurian dupa di Kelenteng Hai Cuking (foto/afrizal)Polres Rohil Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Dupa di Kelenteng Hai Cuking
  Kena imbas pembangunan Waduk Tenayan Raya, warga mendatangi Komisi I minta bantuan (foto/Mimi)Kena Imbas Pembangunan Waduk Tenayan Raya, Warga Datangi Komisi I Minta Bantuan
Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian menjadi inspektur upacara peringatan Hari Krida Pertanian (foto/ist)Upacara Hari Kesadaran Nasional, Pemkab Inhu Fokus pada Pertanian dan Pencegahan Stunting
Penyerahan bantuan 80 buku bacaan kepada SD Negeri 005 Lubuk Gaung sebagai bagian dari upaya mendukung literasi dan pendidikan bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan.PT ESM Donasikan 80 Buku Bacaan untuk Dukung Literasi Anak di Lubuk Gaung
Kepala Dinas Perhubungan Kuansing, Hendri Wahyudi (foto/int)Dishub Kuansing Tuntaskan Pemasangan 13 Lampu PJU di Arena Utama MTQ Riau
Hendry Munief meluncurkan buku Jejak 1 Tahun Pengabdian, angkat kinerja sebagai anggota DPR RI (foto/ist)Hendry Munief Luncurkan Buku Jejak 1 Tahun Pengabdian, Angkat Kinerja sebagai anggota DPR RI
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved