www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BRK Syariah Perkuat Digitalisasi Layanan Kesehatan, Integrasikan SIPD E-BLUD dan CMS untuk Seluruh Puskesmas di Inhil
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


TPA Muara Fajar II Diperluas Tahun Ini, Pekanbaru Bersiap Tinggalkan Sistem Open Dumping
Minggu, 31 Mei 2026 - 23:00:23 WIB
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra (foto/int)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra (foto/int)

PEKANBARU - Pemko Pekanbaru mulai mengambil langkah strategis untuk mengatasi persoalan sampah yang terus meningkat tiap tahunnya. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar II yang saat ini menjadi pusat penampungan sampah kota bakal diperluas dan dikembangkan dengan sistem lebih modern.

Pengembangan TPA Muara Fajar II dijadwalkan mulai berjalan pada tahun 2026. Ini dilakukan menyusul kondisi TPA yang mulai mendekati batas kapasitas akibat tingginya volume sampah yang masuk setiap hari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengatakan bahwa kawasan TPA yang baru nantinya akan menerapkan sistem Sanitary Landfill, berbeda dengan metode Open Dumping yang selama ini digunakan.

"Proses perluasan TPA rencananya berlangsung tahun ini, nantinya bakal menerapkan sistem Sanitary Landfill," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, Minggu (31/5/2026).

Menurutnya, penerapan sistem Sanitary Landfill menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan sesuai dengan arahan pemerintah pusat. Saat ini, proses perencanaan dan pembersihan lahan telah mulai dilakukan.

"Maka saat ini kita sedang buat perencanaannya dan land clearing, lokasinya tidak jauh dari lokasi TPA sekarang. Prosesnya bertahap," jelasnya.

Selama ini, TPA Muara Fajar II menampung seluruh sampah dari 15 kecamatan di Kota Pekanbaru. Dengan produksi sampah yang mencapai sekitar 1.300 ton per hari, kapasitas TPA yang ada dinilai tidak akan mampu bertahan dalam jangka panjang tanpa adanya penambahan area.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa perluasan TPA menjadi solusi penting untuk menjamin keberlanjutan pengelolaan sampah di ibu kota Provinsi Riau tersebut.

"Kita akan memperluas kapasitas dari TPA yang lama, sekaligus menambah daya tampungnya," ujar Agung.

Berdasarkan hasil perhitungan pemerintah, kapasitas TPA Muara Fajar II yang ada saat ini diperkirakan hanya mampu menampung sampah hingga tahun 2029. Karena itu, langkah antisipasi dilakukan lebih awal agar tidak terjadi krisis penampungan sampah di masa mendatang.

"Berdasarkan perhitungan kondisi TPA sekarang hanya bisa menampung sampah hingga tahun 2029. Maka kita butuh tempat agar sampah bisa ditampung di TPA," ujarnya dikutip dari Pekanbaru.go.id.

Agung menambahkan, Pemerintah Kota Pekanbaru telah menyiapkan sejumlah tahapan pengembangan, termasuk pembelian lahan tambahan untuk mendukung perluasan kawasan TPA Muara Fajar II. Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

Dengan pengembangan ini, Pekanbaru diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah sekaligus mengurangi dampak lingkungan yang selama ini ditimbulkan oleh sistem pembuangan terbuka. Selain menambah daya tampung, penerapan Sanitary Landfill juga menjadi langkah penting menuju pengelolaan sampah yang lebih tertata dan ramah lingkungan.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.BRK Syariah Perkuat Digitalisasi Layanan Kesehatan, Integrasikan SIPD E-BLUD dan CMS untuk Seluruh Puskesmas di Inhil
Demo BEM Universitas Riau memanas, massa desak masuk gedung DPRD Riau.Gerimis Tak Surutkan Aksi, Mahasiswa dan Polisi Bertahan di DPRD Riau
Polisi Amankan Perempuan di Pelalawan, Tiga Anak Diduga Dipaksa Mengamen hingga Malam HariDiduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
Ilustrasi harga sawit Riau tembus Rp3.696 per kilogram (foto/int)Petani Sawit Tersenyum, Harga TBS Swadaya Riau Menguat Jadi Rp3.696 per Kg
Salah satu mahasiswa menyampaikan orasinya dalam unjuk rasa di  Jakarta Pusat beberapa waktu lalu (foto/Kompas)Massa Mahasiswa dan Masyarakat Demo di Jakarta Hari Ini, 4.576 Polisi Dikerahkan
  Program terpujilah GURU.Telkomsel Perkuat Kompetensi Digital Guru, Program Terpujilah GURU Hadir di Batam
Kapolres Pelalawan lakukan pemadaman karhutla di KM 73 Pangkalan Kerinci.(foto: andi/halloriau.com)Karhutla Riau Meledak, Luas Lahan Terbakar Tembus 15 Ribu Hektare
Kena imbas pembangunan Waduk Tenayan Raya, warga mendatangi Komisi I minta bantuan (foto/Mimi)Kena Imbas Pembangunan Waduk Tenayan Raya, Warga Datangi Komisi I Minta Bantuan
Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian menjadi inspektur upacara peringatan Hari Krida Pertanian (foto/ist)Upacara Hari Kesadaran Nasional, Pemkab Inhu Fokus pada Pertanian dan Pencegahan Stunting
Penyerahan bantuan 80 buku bacaan kepada SD Negeri 005 Lubuk Gaung sebagai bagian dari upaya mendukung literasi dan pendidikan bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan.PT ESM Donasikan 80 Buku Bacaan untuk Dukung Literasi Anak di Lubuk Gaung
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved