www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Starting Grid MotoGP Ceko 2026: Marquez Diuntungkan, Toprak Start Terakhir
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


DBH Sawit Turun, Pemprov Riau Perketat Pengelolaan Anggaran
Senin, 20 April 2026 - 18:27:15 WIB
DBH Sawit Menurun, Pemprov Riau Perketat Evaluasi dan Penyesuaian Kebijakan
DBH Sawit Menurun, Pemprov Riau Perketat Evaluasi dan Penyesuaian Kebijakan

PEKANBARU - Pemprov Riau mulai melakukan penyesuaian serius terhadap pengelolaan Dana Bagi Hasil (DBH) perkebunan sawit di tengah perubahan regulasi dan tekanan fiskal yang kian terasa. Melalui rapat koordinasi yang digelar di Ruang Melati pada Senin (20/4), arah kebijakan baru mulai dipetakan.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, yang menekankan pentingnya pemahaman bersama atas perubahan aturan yang kini berlaku. Ia mengingatkan bahwa kondisi keuangan daerah tidak lagi selega sebelumnya, sehingga setiap kebijakan harus disusun secara lebih cermat.

“Kegiatan ini perlu dibahas karena secara prinsip ada perubahan regulasi terbaru. Kita tidak berdebat dengan jumlah hasil bagi sawitnya, yang jelas jumlahnya semakin menurun,” ujar Syahrial Abdi.

Penurunan nilai DBH sawit menjadi salah satu tantangan utama yang disorot dalam forum tersebut. Kondisi ini memaksa pemerintah daerah untuk lebih selektif dalam menentukan prioritas pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur yang selama ini menjadi fokus utama.

Selain itu, rapat juga membahas penyesuaian rencana kerja berdasarkan regulasi terbaru dari Kementerian Keuangan. Proses verifikasi kebutuhan daerah kini harus diselaraskan dengan besaran dana yang tersedia serta kondisi riil di lapangan.

Perubahan dari PMK 91 Tahun 2023 ke PMK 10 Tahun 2026 membawa sejumlah implikasi penting. Salah satunya adalah peluang bagi daerah untuk menerima alokasi ganda sebagai daerah penghasil sekaligus daerah perbatasan, yang sebelumnya tidak dimungkinkan.

Kebijakan baru ini diharapkan dapat menciptakan distribusi anggaran yang lebih adil, sekaligus mencerminkan karakteristik geografis dan kontribusi masing-masing daerah terhadap sektor perkebunan sawit.

Namun, perubahan tidak hanya berhenti pada skema pembagian dana. Pemanfaatan DBH juga kini lebih fleksibel, di mana minimal 15 persen anggaran dapat dialokasikan untuk kebutuhan di luar infrastruktur sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, fleksibilitas tersebut diiringi dengan pengetatan administrasi. Pemerintah daerah dituntut untuk lebih akuntabel dalam setiap proses perencanaan hingga pelaporan anggaran.

"Artinya, administrasi akan semakin ketat. Rakor ini untuk evaluasi terhadap prosedurnya," tutupnya dikutip dari MCRiau.

Dengan dinamika baru ini, Pemprov Riau dihadapkan pada tantangan untuk tetap menjaga efektivitas pembangunan, sekaligus memastikan setiap rupiah dana sawit memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Starting grid MotoGP Ceko 2026.(infografis/halloriau.com)Starting Grid MotoGP Ceko 2026: Marquez Diuntungkan, Toprak Start Terakhir
UNDP dan delegasi Swiss datang ke Siak.(foto: siakkab.go.id)Pemkab Siak Perkuat Kolaborasi Global untuk Lindungi Hutan, Gambut dan Satwa Liar
ilustrasi.Polemik Pasar Kodim Belum Usai, Pedagang Soroti Status Penyewa dan Kenaikan Biaya
Pelantikan Pengurus DPD Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kabupaten/Kota se-Riau Pengurus IKM se-Riau Dilantik, Andre Rosiade Ajak Perantau Jadi Motor Pembangunan Daerah
Event PCX 160 Bikers Playland 2026 di Pekanbaru.(foto: barkah/halloriau.com)PCX 160 Bikers Playland 2026 di Pekanbaru: Touring Jadi Momen Penguat Hubungan Ayah dan Anak
  Hasil sprint race MotoGP Ceko 2026.(foto: int)Sprint Race MotoGP Ceko 2026: Bagnaia Tak Terbendung, Bezzecchi Kehilangan Poin
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau pagi ini.(infografis/halloriau.com)Hotspot Sumatera Menyusut, Riau Catat Tiga Titik Panas di Dua Kabupaten Pagi ini
Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat saat berkunjung ke kawasan operasional PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Kabupaten Pelalawan, Riau (Foto: Humas KLH) Kunjungi RAPP, Menteri LH Soroti Pentingnya Water Sharing dan Pengelolaan Gambut Berbasis Sains
Prakiraan cuaca di Riau sepanjang hari ini.(infografis/halloriau.com)Cuaca Riau Akhir Pekan Ini: Pekanbaru Berpotensi Diguyur Hujan pada Sore-Malam
Helikopter Mi-8 tiba di Pekanbaru.(foto: mcr)Helikopter Mi-8 Tiba di Pekanbaru, Perang Melawan Karhutla Riau Makin Kuat
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved