Otomotif
BREAKING NEWS :
Diduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
 


Tak Otomatis Dapat Insentif, Ini Kriteria Mobil yang Diprioritaskan di 2026
Minggu, 04 Januari 2026 - 11:17:12 WIB
Insentif mobil di Indonesia tahun 2026.(ilustrasi/int)
Insentif mobil di Indonesia tahun 2026.(ilustrasi/int)

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan arah baru kebijakan insentif otomotif pada 2026 dengan pendekatan yang lebih selektif dan terukur.

Melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin), skema stimulus industri kendaraan bermotor diusulkan tidak lagi bersifat menyeluruh, melainkan berbasis tingkat komponen dalam negeri (TKDN), teknologi kendaraan, serta batas emisi.

Usulan tersebut telah resmi disampaikan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai bagian dari strategi menjaga daya saing industri otomotif nasional sekaligus melindungi kepentingan konsumen.

Menperin, Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, stimulus otomotif 2026 akan dirancang lebih rinci dengan mempertimbangkan klasifikasi segmen kendaraan, termasuk kendaraan listrik berbasis baterai.

“Yang paling penting, bagi kita untuk memproduksi kendaraan yang ramah lingkungan itu juga lebih detail lagi insentifnya,” ujarnya.

Agus menjelaskan, pemerintah tidak ingin insentif diberikan secara otomatis kepada seluruh produk otomotif.

Prinsip utama dalam usulan kebijakan ini adalah kontribusi terhadap industri nasional dan kepatuhan terhadap standar lingkungan.

“Prinsipnya adalah yang kami usulkan mereka yang mendapatkan manfaat terhadap insentif dan stimulus itu harus memiliki TKDN, dia harus memenuhi nilai emisi maksimal sekian. Jadi TKDN dan emisi,” tegasnya.

Pendekatan ini sekaligus menjawab isu perbedaan perlakuan insentif terhadap kendaraan listrik, khususnya antara mobil listrik dengan baterai lithium ferro phosphate (LFP) dan baterai berbasis nikel yang terintegrasi dengan ekosistem hilirisasi mineral nasional.

Selain aspek teknis, pemerintah juga mengusulkan pembatasan harga kendaraan pada setiap segmen sebagai salah satu syarat penerima insentif.

Langkah ini dimaksudkan agar stimulus benar-benar menyasar pasar yang tepat dan tidak dinikmati oleh kendaraan berharga tinggi.

“Dan kita dalam usulan ini menetapkan harga, harga yang kita terapkan dari masing-masing segmen agar mereka bisa mendapatkan manfaat, dan tentu yang harus kita garis bawahi adalah kami sangat memperhatikan konsumen,” ucapnya.

Dari sisi permintaan, pembeli mobil pertama akan menjadi kelompok yang diprioritaskan dalam skema insentif otomotif 2026.

Meski belum diuraikan secara detail, kebijakan ini diyakini akan berdampak signifikan pada segmen Low Cost Green Car (LCGC) yang selama ini menjadi pilihan utama konsumen pemula.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2019, kendaraan LCGC dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 15 persen dengan dasar pengenaan pajak hanya 20 persen dari harga jual. Dengan skema tersebut, tarif efektif PPnBM LCGC hanya sekitar 3 persen.

Model-model seperti Toyota Calya, Toyota Agya, Daihatsu Sigra, Daihatsu Ayla, serta Honda Brio Satya selama ini menjadi tulang punggung penjualan di segmen ini.

Kebijakan insentif otomotif 2026 diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan industri, mendorong penggunaan kendaraan rendah emisi, serta tetap memberikan akses kepemilikan kendaraan yang terjangkau bagi masyarakat.

Sumber: detik.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Polisi Amankan Perempuan di Pelalawan, Tiga Anak Diduga Dipaksa Mengamen hingga Malam HariDiduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
Ilustrasi harga sawit Riau tembus Rp3.696 per kilogram (foto/int)Petani Sawit Tersenyum, Harga TBS Swadaya Riau Menguat Jadi Rp3.696 per Kg
Salah satu mahasiswa menyampaikan orasinya dalam unjuk rasa di  Jakarta Pusat beberapa waktu lalu (foto/Kompas)Massa Mahasiswa dan Masyarakat Demo di Jakarta Hari Ini, 4.576 Polisi Dikerahkan
Gerbang UIR.UIR Duduki Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Riau versi EduRank 2026
Polres Rokan Hilir berhasil ungkap kasus pencurian dupa di Kelenteng Hai Cuking (foto/afrizal)Polres Rohil Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Dupa di Kelenteng Hai Cuking
  Kena imbas pembangunan Waduk Tenayan Raya, warga mendatangi Komisi I minta bantuan (foto/Mimi)Kena Imbas Pembangunan Waduk Tenayan Raya, Warga Datangi Komisi I Minta Bantuan
Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian menjadi inspektur upacara peringatan Hari Krida Pertanian (foto/ist)Upacara Hari Kesadaran Nasional, Pemkab Inhu Fokus pada Pertanian dan Pencegahan Stunting
Penyerahan bantuan 80 buku bacaan kepada SD Negeri 005 Lubuk Gaung sebagai bagian dari upaya mendukung literasi dan pendidikan bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan.PT ESM Donasikan 80 Buku Bacaan untuk Dukung Literasi Anak di Lubuk Gaung
Kepala Dinas Perhubungan Kuansing, Hendri Wahyudi (foto/int)Dishub Kuansing Tuntaskan Pemasangan 13 Lampu PJU di Arena Utama MTQ Riau
Hendry Munief meluncurkan buku Jejak 1 Tahun Pengabdian, angkat kinerja sebagai anggota DPR RI (foto/ist)Hendry Munief Luncurkan Buku Jejak 1 Tahun Pengabdian, Angkat Kinerja sebagai anggota DPR RI
Komentar Anda :

 
 
 

Suzuki.
Emisi Gas Buang Suzuki
Perawatan AC Suzuki Tips Menghemat Bahan Bakar (BBM) Saat Mengemudi Tips Mengemudi Hemat BBM ala Suzuki tanpa Modifikasi
 
 
 
MobiL
Tasti dan Autostar Kenalkan T-OPT, Suku Cadang Berkualitas Harga Terjangkau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved