Otomotif
BREAKING NEWS :
Diduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
 


Kemenperin Siapkan Insentif Otomotif 2026, Mobil Murah Jadi Fokus
Jumat, 02 Januari 2026 - 18:07:50 WIB
Pemerintah akan berikan insentif untuk otomotif di tahun 2026.(ilustrasi/int)
Pemerintah akan berikan insentif untuk otomotif di tahun 2026.(ilustrasi/int)

JAKARTA - Pemerintah mulai mematangkan skema insentif industri otomotif untuk tahun 2026 dengan pendekatan yang lebih selektif dan terukur.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan agar pemberian insentif tidak lagi bersifat umum, melainkan disertai pengaturan batas harga kendaraan di setiap segmen demi melindungi konsumen dan mendorong daya saing industri dalam negeri.

Usulan tersebut telah disampaikan langsung Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita kepada Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

Dalam konsep awal, insentif otomotif 2026 akan mempertimbangkan teknologi kendaraan, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta standar emisi.

“Dan kita dalam usulan ini menetapkan harga, harga yang kita terapkan dari masing-masing segmen agar mereka bisa mendapatkan manfaat, dan tentu yang harus kita garisbawahi adalah kami sangat memperhatikan konsumen,” ujar Agus.

Pengaturan batas harga dinilai penting agar insentif benar-benar berdampak pada keterjangkauan kendaraan, bukan sekadar meningkatkan margin produsen.

Setiap segmen mobil akan memiliki plafon harga tertentu agar dapat menikmati fasilitas fiskal dari pemerintah.

Selain itu, pemerintah juga memberi perhatian khusus kepada pembeli mobil pertama yang selama ini menjadi tulang punggung pertumbuhan pasar otomotif nasional.

Meski belum dirinci secara teknis, kelompok ini dipastikan masuk dalam prioritas penerima insentif.

“Dari sisi konsumen, pembeli mobil pertama menjadi salah satu fokus utama kami,” ujarnya.

Segmen Low Cost Green Car (LCGC) masih menjadi pilihan utama pembeli mobil pertama. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2019, kendaraan LCGC dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 15 persen dengan dasar pengenaan pajak hanya 20 persen dari harga jual.

Dengan skema tersebut, mobil seperti Toyota Calya, Toyota Agya, Daihatsu Sigra, Daihatsu Ayla, dan Honda Brio Satya efektif hanya dikenai PPnBM sekitar 3 persen, sehingga tetap kompetitif di pasar kendaraan entry level.

Sejalan dengan agenda transisi energi, pemerintah juga mendorong pembeli mobil pertama untuk beralih ke kendaraan listrik.

Insentif besar yang telah diberikan membuat harga mobil listrik semakin mendekati, bahkan menyaingi, harga LCGC.

Saat ini, mobil listrik produksi dalam negeri mendapat insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 10 persen.

Sementara itu, mobil listrik impor utuh (CBU) dibebaskan dari bea masuk dan PPnBM, sehingga harga jualnya semakin kompetitif.

“Kalau kita bicara soal electric car, first buyers itu menjadi prioritas kami. Angka-angkanya nanti bisa spill pelan-pelan,” pungkasnya

Beberapa model mobil listrik murah bahkan sudah dipasarkan di bawah Rp200 juta, menjadikannya alternatif baru bagi konsumen pemula yang sebelumnya hanya memiliki opsi kendaraan konvensional.

Sumber: detik.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Polisi Amankan Perempuan di Pelalawan, Tiga Anak Diduga Dipaksa Mengamen hingga Malam HariDiduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
Ilustrasi harga sawit Riau tembus Rp3.696 per kilogram (foto/int)Petani Sawit Tersenyum, Harga TBS Swadaya Riau Menguat Jadi Rp3.696 per Kg
Salah satu mahasiswa menyampaikan orasinya dalam unjuk rasa di  Jakarta Pusat beberapa waktu lalu (foto/Kompas)Massa Mahasiswa dan Masyarakat Demo di Jakarta Hari Ini, 4.576 Polisi Dikerahkan
Gerbang UIR.UIR Duduki Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Riau versi EduRank 2026
Polres Rokan Hilir berhasil ungkap kasus pencurian dupa di Kelenteng Hai Cuking (foto/afrizal)Polres Rohil Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Dupa di Kelenteng Hai Cuking
  Kena imbas pembangunan Waduk Tenayan Raya, warga mendatangi Komisi I minta bantuan (foto/Mimi)Kena Imbas Pembangunan Waduk Tenayan Raya, Warga Datangi Komisi I Minta Bantuan
Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian menjadi inspektur upacara peringatan Hari Krida Pertanian (foto/ist)Upacara Hari Kesadaran Nasional, Pemkab Inhu Fokus pada Pertanian dan Pencegahan Stunting
Penyerahan bantuan 80 buku bacaan kepada SD Negeri 005 Lubuk Gaung sebagai bagian dari upaya mendukung literasi dan pendidikan bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan.PT ESM Donasikan 80 Buku Bacaan untuk Dukung Literasi Anak di Lubuk Gaung
Kepala Dinas Perhubungan Kuansing, Hendri Wahyudi (foto/int)Dishub Kuansing Tuntaskan Pemasangan 13 Lampu PJU di Arena Utama MTQ Riau
Hendry Munief meluncurkan buku Jejak 1 Tahun Pengabdian, angkat kinerja sebagai anggota DPR RI (foto/ist)Hendry Munief Luncurkan Buku Jejak 1 Tahun Pengabdian, Angkat Kinerja sebagai anggota DPR RI
Komentar Anda :

 
 
 

Suzuki.
Emisi Gas Buang Suzuki
Perawatan AC Suzuki Tips Menghemat Bahan Bakar (BBM) Saat Mengemudi Tips Mengemudi Hemat BBM ala Suzuki tanpa Modifikasi
 
 
 
MobiL
Tasti dan Autostar Kenalkan T-OPT, Suku Cadang Berkualitas Harga Terjangkau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved