www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Starting Grid MotoGP Ceko 2026: Marquez Diuntungkan, Toprak Start Terakhir
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pemko Pekanbaru Intensif Tertibkan P2KS Lewat Operasi AMAN, 105 Orang Terjaring
Selasa, 21 Oktober 2025 - 17:33:05 WIB
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, AP, M.Si (foto/Tata)
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, AP, M.Si (foto/Tata)

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru semakin gencar melakukan penertiban terhadap para Pemerlu Penyandang Kesejahteraan Sosial (P2KS) yang beraktivitas di ruang-ruang publik.

Melalui kegiatan bertajuk Operasi AMAN P2KS (Asistensi, Manusiawi, Amanah, dan Nyaman), tim gabungan berhasil menjaring sedikitnya 105 orang yang terdiri dari pengemis, gelandangan, pedagang asongan, pak ogah, hingga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, AP, M.Si, menjelaskan bahwa operasi ini telah dimulai sejak Rabu (15/10/2025) dan akan dilaksanakan selama sepekan penuh. Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Dinsos, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta dukungan aparat TNI dan Polri.

"Tim masih terus melakukan penyisiran di beberapa titik. Hari ini, kami fokuskan di kawasan Garuda Sakti karena banyak laporan masyarakat terkait keberadaan gelandangan dan pengemis di wilayah itu," ungkap Zulfahmi.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil pendataan sementara, mayoritas yang diamankan merupakan gelandangan dan pengemis, termasuk anak-anak. Selain itu, turut diamankan sejumlah ODGJ serta pedagang asongan yang beraktivitas di area persimpangan jalan.

"Sebagian besar dari mereka ternyata pendatang dari luar daerah, seperti Sumatera Barat dan Kalimantan. Untuk yang berasal dari Sumbar sudah kita pulangkan, sementara yang dari luar pulau masih menunggu proses koordinasi karena memerlukan biaya pemulangan," jelasnya.

Zulfahmi menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung upaya pemerintah menertibkan keberadaan gepeng di Pekanbaru. Ia meminta warga untuk tidak lagi memberikan uang atau sumbangan di jalan, karena hal itu justru memperparah permasalahan sosial.

"Selama masyarakat masih memberi uang di lampu merah, akan sulit bagi kami untuk menekan jumlah gepeng di lapangan, kami juga tidak ingin ada warga yang sampai terkena sanksi. Karena itu, mari kita bantu pemerintah dengan tidak memberikan uang di jalanan. Tujuannya sederhana, agar Pekanbaru menjadi kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman untuk semua," tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tindakan memberi uang kepada gepeng merupakan pelanggaran terhadap Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 12 Tahun 2008 tentang Ketertiban Sosial. Dalam aturan tersebut disebutkan, pelanggar dapat dikenai sanksi berupa denda hingga Rp50 juta atau pidana kurungan maksimal tiga bulan.

Penulis: Tata
Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Starting grid MotoGP Ceko 2026.(infografis/halloriau.com)Starting Grid MotoGP Ceko 2026: Marquez Diuntungkan, Toprak Start Terakhir
UNDP dan delegasi Swiss datang ke Siak.(foto: siakkab.go.id)Pemkab Siak Perkuat Kolaborasi Global untuk Lindungi Hutan, Gambut dan Satwa Liar
ilustrasi.Polemik Pasar Kodim Belum Usai, Pedagang Soroti Status Penyewa dan Kenaikan Biaya
Pelantikan Pengurus DPD Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kabupaten/Kota se-Riau Pengurus IKM se-Riau Dilantik, Andre Rosiade Ajak Perantau Jadi Motor Pembangunan Daerah
Event PCX 160 Bikers Playland 2026 di Pekanbaru.(foto: barkah/halloriau.com)PCX 160 Bikers Playland 2026 di Pekanbaru: Touring Jadi Momen Penguat Hubungan Ayah dan Anak
  Hasil sprint race MotoGP Ceko 2026.(foto: int)Sprint Race MotoGP Ceko 2026: Bagnaia Tak Terbendung, Bezzecchi Kehilangan Poin
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau pagi ini.(infografis/halloriau.com)Hotspot Sumatera Menyusut, Riau Catat Tiga Titik Panas di Dua Kabupaten Pagi ini
Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat saat berkunjung ke kawasan operasional PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Kabupaten Pelalawan, Riau (Foto: Humas KLH) Kunjungi RAPP, Menteri LH Soroti Pentingnya Water Sharing dan Pengelolaan Gambut Berbasis Sains
Prakiraan cuaca di Riau sepanjang hari ini.(infografis/halloriau.com)Cuaca Riau Akhir Pekan Ini: Pekanbaru Berpotensi Diguyur Hujan pada Sore-Malam
Helikopter Mi-8 tiba di Pekanbaru.(foto: mcr)Helikopter Mi-8 Tiba di Pekanbaru, Perang Melawan Karhutla Riau Makin Kuat
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved